Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Pekan Ini, BPJamsostek Gelar Vaksinasi di 2 Titik Berbeda di DKI Jakarta

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 04 September 2021 | 17:15 WIB
Pekan Ini, BPJamsostek Gelar Vaksinasi di 2 Titik Berbeda di DKI Jakarta
Vaksinasi di Jakarta Selatan. (Dok: BPJamsostek)

Suara.com - Di DKI Jakarta, Vaksinasi Bersama BPJamsostek, sapaan akrab BPJS Ketenagakerjaan, digelar dua kali dalam seminggu. Total hingga saat ini, sebanyak 87 ribu dosis  sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Jika ditilik dari pelaksanaan vaksinasi dalam pekan ini saja, kegiatan dilaksanakan setidaknya di 5 lokasi, yaitu Pontianak, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan 2 kegiatan lainnya di Jakarta.

Direktur Perencanaan Strategis dan TI BPJamsostek, Pramudya Iriawan Buntoro mengatakan, Vaksinasi Bersama BPJamsostek diselenggarakan di berbagai wilayah secara konsisten bagi pekerja Indonesia. Maksud dan tujuannya, tentu untuk mendukung pemerintah mempercepat pembentukan herd immunity atau kekebalan komunal, dengan memberikan vaksinasi kepada setidaknya 70% penduduk Indonesia. Langkah ini merupakan salah satu cara, agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

Para peserta kegiatan vaksinasi mayoritas berasal dari kalangan, pekerja dan terbuka pula untuk masyarakat umum. Target vaksinasi kali ini, sebagian besar merupakan para pekerja alih daya dari perusahaan peserta BPJamsostek di daerah Jakarta Selatan. Mereka antusias dalam menjalani program vaksinasi.

Antusiasme ini diharapkan memiliki dampak positif dalam menapaki masa depan Indonesia yang terbebas dari Covid-19. Dengan demikian, para pekerja dapat lebih produktif dalam bekerja dan bersama-sama membangun perekonomian Indonesia yang lebih baik.

Untuk kegiatan vaksinasi kali ini, BPJamsostek menyediakan 2.000 dosis untuk dua tahap dengan jenis Astrazeneca. Pemberian vaksin dimulai pukul 08.00 15.00 WIB, di One Belpark Mall, Jakarta Selatan, Sabtu (4/9/2021).

Pramudya mengatakan, vaksinasi penting untuk dilakukan, bukan hanya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah, tapi juga bentuk kepedulian BPJamsostek kepada masyarakat, khususnya para pekerja.

“Setelah menerima vaksin, bukan berarti bisa bebas seperti masa sebelum pandemi, tapi tetap harus menjaga prokes (prosedur kesehatan) sebagai upaya pertahanan diri sendiri, dan orang lain,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Plt. Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji, yang menyampaikan terima kasih kepada BPJamsostek, karena turut mendukung program pemerintah sebagai strategi percepatan herd immunity, khususnya di Jakarta.

Isnawa mengatakan, dari 1,7 juta warga Jakarta Selatan, 65%-nya sudah menerima vaksinasi.

"Ada dua strategi yang kami lakukan untuk mencapai herd immunity, yaitu membuka sentra vaksinasi dan vaksinasi dinamis, dengan mendatangi warga door to door untuk melakukan vaksinasi,” tuturnya.

Lebih lanjut Pramudya mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam melakukan kegiatan vaksinasi, tentunya dengan melihat ketersediaan dosis vaksin di berbagai daerah.

“Ini merupakan titik ke-18 kegiatan Vaksinasi Bersama BPJamsostek diselenggarakan dalam kurun waktu lebih kurang satu bulan, dan akan terus kami lakukan secara merata. Semoga persediaan dosis vaksin di daerah lain masih mencukupi, dan kami akan terus melakukan koordinasi agar masyarakat bisa mendapatkan vaksin,” jelasnya.

Vaksinasi ini merupakan sebuah upaya yang sangat penting bagi pekerja, agar mendapatkan perlindungan diri terhadap kemungkinan terpapar oleh Covid-19. Jika sudah divaksinasi, setidaknya pekerja sudah memiliki imunitas yang dapat membantu meringankan gejala yang diderita, atau bahkan tanpa memiliki gejala sama sekali, serta meminimalisir potensi terjadinya kejadian yang fatal.

Bersamaan dengan kegiatan ini, BPJamsostek juga menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) meninggal dunia pada ahli waris pekerja. Jumlah santunan JKK yang disampaikan kepada ahli waris pekerja mencapai lebih dari Rp1 miliar dan diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Lebih dari Target, Anies: Warga DKI Masih Ada 2,7 Juta yang Harus Divaksin

Sudah Lebih dari Target, Anies: Warga DKI Masih Ada 2,7 Juta yang Harus Divaksin

News | Sabtu, 04 September 2021 | 15:32 WIB

Jakarta Jadi Provinsi Paling Demokratis, Anies: Kita Jaga Kebebasan Berekspresi

Jakarta Jadi Provinsi Paling Demokratis, Anies: Kita Jaga Kebebasan Berekspresi

News | Sabtu, 04 September 2021 | 13:07 WIB

DKI Peringkat Satu Provinsi Paling Demokratis Berturut-turut Sejak Anies Menjabat Gubernur

DKI Peringkat Satu Provinsi Paling Demokratis Berturut-turut Sejak Anies Menjabat Gubernur

News | Jum'at, 03 September 2021 | 19:34 WIB

Pekan Pertama PTM Campuran, Wagub DKI Klaim Pembukaan Sekolah Berjalan Lancar

Pekan Pertama PTM Campuran, Wagub DKI Klaim Pembukaan Sekolah Berjalan Lancar

News | Jum'at, 03 September 2021 | 18:32 WIB

Positivity Rate Covid-19 Jakarta di Bawah Lima Persen, Anies: Pandemi Semakin Terkendali

Positivity Rate Covid-19 Jakarta di Bawah Lima Persen, Anies: Pandemi Semakin Terkendali

News | Jum'at, 03 September 2021 | 16:17 WIB

Masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Akan Berakhir, Kemendagri Siapkan Ini

Masa Jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Akan Berakhir, Kemendagri Siapkan Ini

Sulsel | Jum'at, 03 September 2021 | 16:05 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB