Kunjungi PKKMB IBI Kosgoro 1957, Menpora Minta Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 11 September 2021 | 12:06 WIB
Kunjungi PKKMB IBI Kosgoro 1957, Menpora Minta Mahasiswa Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Menpora, Zainudin Amali. (Dok: DPR)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menjadi narasumber pada hari kedua kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957 secara virtual, Jumat (10/9/2021) sore.

Pada kesempatan ini, Menpora Amali diberi kesempatan untuk memaparkan materi dengan tema ‘Peran mahasiswa sebagai pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan’.

Mengawali paparannya, Menpora Amali menyampaikan apresiasi kepada IBI Kosgoro 1957, karena fokus dalam pengembangan dan melahirkan SDM di bidang bisnis dan informatika.

“Saya apresiasi dan senang mendengarkan apa yang disampaikan oleh pak rektor maupun pak wakil rektor bahwa core yang ditekuni di IBI Kosgoro adalah bisnis dan informatika. Dan memang itulah tuntutan dari kondisi saat ini,” ujarnya.

Menurut Menpora Amali, tantangan mahasiswa setelah dia lulus semakin kompleks dan berat dimana saingan sangat banyak baik dari lulusan perguruan tinggi dalam negeri maupun luar negeri. Dengan adanya mata kuliah kewirausahaan yang menjadi mata kuliah wajib di kampus ini maka pengetahun kewirausahaan menjadi modal yang baik untuk mahasiswa.

“Kita tentu tidak menginginkan lulusan dari kampus kita, begitu dia lulus akhirnya kesana kemari membawa ijazah, melamar pekerjaan dan saingannya cukup banyak. Saingan dari universitas yang ada di Indonesia, baik swasta atau perguruan tinggi swasta maupun perguruan tinggi negeri lumayan banyak. Apalagi kalau sudah kita bicara dengan lulusan perguruan tinggi dari luar negeri. Jadi sudah sangat tepat kalau IBI Kosgoro ini menempatkan kuliah kewirausahaan sebagai mata kuliah wajib,” ujarnya.

Menurut Menpora Amali, hal tersebut sejalan dengan 5 program prioritas 2020-2024 yang telah disusun Kemenpora. Salah satunya adalah pemberdayaan pemuda menjadi kreatif, inovatif, mandiri, dan berdaya saing serta menumbuhkan semangat kewirausahaan.

“Kenapa kita memunculkan program prioritas ini, karena kita sadar betul bahwa kemajuan suatu bangsa, salah satu ditentukan oleh tingkat kemakmuran masyarakat. Masyarakat yang makmur diukur dari tingkat atau presentasi seberapa besar persentase masyarakatnya yang bergerak di bidang kewirausahaan,” jelasnya.

Bila dibandingkan dengan negara-negara maju seperti China dan Amerika Serikat, jumlah pelaku usaha sudah sekitar 10 persen. Indonesia bahkan masih tertinggal jauh dari Negara tetangga Malaysia yang sudah mencapai 5 persen. Sementara Indonesia baru sekitar 3 persen.

“Ini yang membuat kami akhirnya mencetuskan program prioritas seperti itu,” ujarnya.

Di sisi lain, kedepan Indonesia akan berhadapan dengan bonus demografi, dimana usia produktif akan lebih banyak dari yang sudah tidak produktif. Oleh karena itu, maka harus harus dipersiapkan para generasi muda, khususnya para mahasiswa untuk punya bekal selain akademik yaitu kewirausahaan.

Hal tersebut menjadi penting dilakukan agar para mahasiswa setelah kuliah tidak sekadar menjadi pelamar kerja, tapi menjadi pencipta lapangan kerja, karena saat ini lapangan pekerjaan semakin hari semakin menyempit.

“Apalagi di saat-saat pandemi seperti sekarang ini, yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK, makin sempit lapangan pekerjaan dan makin banyak pencari kerja. Ini antara supply dan demand itu tidak seimbang.
Itulah sebabnya kami di Kemenpora memprioritaskan program itu,” paparnya.

Dengan demikian, dia mendorong mahasiswa IBI Kosgoro agar memiliki kemampuan, kreativitas, inovasi, kemandirian kekuatan dan daya saing. Sehingga tidak termarjinalkan dan bahkan menjadi beban pengangguran terdidik.

“IBI Kosgoro 1957 telah menetapkan kewirausahaan sebagai corenya, saya sangat setuju, dengan demikian maka ini menghasilkan lulusan-lulusan para mahasiswa yang menjadi job creator, penyedia lapangan kerja. Kita tidak ingin lulusan IBI Kosgoro 1957 menjadi job seaker, kesana kemari bergantung pada orang lain,” harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Masih Kuliah, Menpora Amali Dorong Mahasiswa Punya Usaha

Meski Masih Kuliah, Menpora Amali Dorong Mahasiswa Punya Usaha

News | Jum'at, 10 September 2021 | 17:10 WIB

Kapolri dan Panglima TNI Raih Penghargaan di Haornas 2021

Kapolri dan Panglima TNI Raih Penghargaan di Haornas 2021

News | Jum'at, 10 September 2021 | 17:03 WIB

Haornas ke-38, Menpora: Perpres No 86 Tahun 2021 Jadi Payung Hukum Resmi DBON

Haornas ke-38, Menpora: Perpres No 86 Tahun 2021 Jadi Payung Hukum Resmi DBON

Sport | Kamis, 09 September 2021 | 15:30 WIB

Haornas ke-38, Sejumlah Atlet dan Pelaku Olahraga Terima Penghargaan

Haornas ke-38, Sejumlah Atlet dan Pelaku Olahraga Terima Penghargaan

Sport | Kamis, 09 September 2021 | 13:48 WIB

Haornas ke-38, Perpres No 86 Tahun 2021 Jadi Payung Hukum DBON

Haornas ke-38, Perpres No 86 Tahun 2021 Jadi Payung Hukum DBON

Sport | Kamis, 09 September 2021 | 13:21 WIB

Besok Haornas ke-38, Kemenpora Luncurkan DBON untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Besok Haornas ke-38, Kemenpora Luncurkan DBON untuk Tingkatkan Prestasi Atlet

Sport | Rabu, 08 September 2021 | 19:43 WIB

Terkini

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:19 WIB

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 19:08 WIB

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 18:11 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:58 WIB

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:31 WIB

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:16 WIB

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB