Menko Airlangga Minta Pelajar di Luar Negeri Bantu Indonesia Keluar dari Kelas Menengah

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Minggu, 19 September 2021 | 13:42 WIB
Menko Airlangga Minta Pelajar di Luar Negeri Bantu Indonesia Keluar dari Kelas Menengah
Menko Bidang Perekonomian dan Ketua KPCPEN, Airlangga Hartarto. (Dok: Kemenko Perekonomian)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta kepada para pelajar Indonesia di luar negeri untuk membantu negara keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap.

Menurut Airlangga, Indonesia diperkirakan membutuhkan talenta digital sebanyak 9 juta orang atau 600 ribu orang per tahun dan nilai transaksi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 124 miliar atau Rp 1.700 triliun pada tahun 2025.

Dengan besarnya potensi tersebut, para pelajar yang saat ini sedang belajar di luar negeri diharapkan juga bisa mengembangkan ilmu setinggi-tingginya. Secara bersamaan, pelaku usaha, dan stakeholders lain diharapkan mampu memanfaatkan peluang untuk mengembangkan digitalisasi lebih luas lagi di Indonesia dan tidak hanya menjadi target pasar asing tetapi juga mampu menjadi pemain yang diperhitungkan di tingkat global.

"Para pelajar Indonesia di luar negeri, yang rata-rata merupakan generasi muda, memiliki peran penting sebagai game changer di masa depan terutama di era digital. Generasi muda dalam 20 tahun kedepan akan memimpin Indonesia. Sehingga tentu kita berharap generasi muda ini tidak hanya menjadi pencari kerja tetapi dapat menjadi pencipta pekerjaan," Airlangga dalam keterangannya, Minggu (19/9/2021).

Ketua KPCPEN ini menuturkan, akselerasi dalam meningkatkan kualitas SDM dan transformasi ekonomi memerlukan koordinasi dan sinergi dengan seluruh pihak. Kebutuhan tersebut didukung dengan konsep pembangunan pentahelix, di mana unsur pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media bersatu membangun kebersamaan dalam pembangunan.

Saat ini, rasio kewirausahaan di Indonesia masih rendah, yakni sebesar 3,47% dari total populasi. Padahal di tengah era digital ini, kesempatan untuk mengisi kebutuhan pasar akan talenta digital ataupun memulai usaha sendiri berbasis digital sangat terbuka lebar.
Pemerintah juga memberikan dukungan pengembangan talenta digital melalui Gerakan Nasional Literasi Digital, Digital Talent Scholarship, dan Digital Leadership Academy. Ketiga program ini akan membantu pengembangan keterampilan digital dari level basic hingga advance. Selain itu, Pemerintah juga terus mendorong digitalisasi UMKM sehingga dapat meningkatkan produktivitas UMKM.

Indonesia telah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024 melalui hasil benchmarking terhadap 42 negara. Di dalamnya juga ditentukan target-target yang harus dicapai sampai 2024 antara lain BTS yang beroperasi mencapai 9.586 BTS, kapasitas satelit mencapai 117 Gbps, data center yang mampu melayani 75% instansi Pemerintah, serta 33.000 UMKM scaling up dengan 150 startup digital aktif dan 1 juta peserta digital talent scholarship.

Dengan melaksanakan hal-hal di dalam peta jalan tersebut, diharapkan pada tahun 2024 akan terjadi penambahan pertumbuhan PDB sebesar 1%, UMKM terdigitalisasi sebesar 50%, 2,5 juta lapangan kerja baru, dan 600 ribu talenta digital yang dilatih setiap tahun.

Target-target tersebut dapat dicapai dengan enabler technology yang inovatif dan menciptakan nilai tambah tinggi seperti drone dan robot, mobil tanpa awak, 3D printing, artificial intelegence, big data analysis, cloud, dan teknologi lainnya.

baca juga

"Selanjutnya pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan apresiasi kepada PPI Dunia, yang dalam 14 tahun usianya ini telah menjadi wadah yang menghubungkan semua pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri dan sekaligus mewakili Indonesia dalam berkontribusi positif di lingkungan global," pungkas Airlangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Neraca Dagang Untung Besar, Menko Airlangga Hartarto Happy

Neraca Dagang Untung Besar, Menko Airlangga Hartarto Happy

Bisnis | Kamis, 16 September 2021 | 09:36 WIB

Presidensi G20, Apa Manfaatnya Bagi Ekonomi Indonesia?

Presidensi G20, Apa Manfaatnya Bagi Ekonomi Indonesia?

Bisnis | Selasa, 14 September 2021 | 21:32 WIB

DPR Komisi VI Salurkan Bantuan untuk Keluarga Pekerja Pariwisata Bali

DPR Komisi VI Salurkan Bantuan untuk Keluarga Pekerja Pariwisata Bali

DPR | Selasa, 14 September 2021 | 11:39 WIB

Airlangga Hartarto Laporkan Realisasi Anggaran PEN Capai 50,7 Persen dari Rp744 Triliun

Airlangga Hartarto Laporkan Realisasi Anggaran PEN Capai 50,7 Persen dari Rp744 Triliun

News | Selasa, 14 September 2021 | 06:53 WIB

Diperpanjang Hingga 20 September, Begini Hasil Sementara PPKM di Luar Jawa-Bali

Diperpanjang Hingga 20 September, Begini Hasil Sementara PPKM di Luar Jawa-Bali

News | Senin, 13 September 2021 | 23:15 WIB

Ketua KPC-PEN Sebut Seluruh Provinsi Luar Jawa-Bali Berhasil ke Luar dari Level 4

Ketua KPC-PEN Sebut Seluruh Provinsi Luar Jawa-Bali Berhasil ke Luar dari Level 4

News | Senin, 13 September 2021 | 22:22 WIB

Cerita Nazaruddin Dapat Bantuan Tunai dari 2 Menteri Jokowi

Cerita Nazaruddin Dapat Bantuan Tunai dari 2 Menteri Jokowi

Sumut | Kamis, 09 September 2021 | 19:55 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×