Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Riset: 26,7% Peminjam Pindar Gunakan Dana untuk Modal Usaha

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 15 Maret 2026 | 11:53 WIB
Riset: 26,7% Peminjam Pindar Gunakan Dana untuk Modal Usaha
pinjaman online alian fintech
  • Riset LPEM FEB UI menemukan pinjaman daring dipakai peminjam untuk membangun dan mengembangkan usaha.
  • Sebanyak 26,7 persen peminjam AdaKami menggunakan dana pinjaman tersebut sebagai modal usaha.
  • Pinjaman usaha berdampak ekonomi luas, meliputi peningkatan kapasitas produksi dan penciptaan lapangan kerja baru.

Suara.com - Riset terbaru dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia mengungkap bahwa layanan pinjaman daring atau pindar tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumsi.

Sebagian peminjam ternyata memanfaatkan dana tersebut untuk membangun dan mengembangkan usaha.

Dalam riset tersebut disebutkan sebanyak 26,7 persen peminjam layanan pinjaman daring dari platform AdaKami menggunakan dana pinjaman sebagai modal usaha.

Peneliti LPEM FEB UI, Prani Sastiono menyampaikan bahwa sebagian pengguna pindar memanfaatkan pinjaman untuk mengembangkan usaha serta membantu pelaku UMKM mengakses pembiayaan formal yang dapat meningkatkan kapasitas usaha.

Ilustrasi Modal Usaha Tanpa Jaminan (freepik)
Ilustrasi Modal Usaha Tanpa Jaminan (freepik)

Selain itu, hasil riset juga menemukan bahwa sekitar 20 persen nilai pinjaman pengguna AdaKami berada di atas Rp 5 juta.

Angka ini dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan pinjaman untuk kebutuhan konsumsi yang umumnya berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.

Lebih lanjut, Prani menjelaskan bahwa pinjaman yang dimanfaatkan untuk usaha dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Dana tersebut antara lain digunakan untuk menambah stok barang, meningkatkan kapasitas produksi hingga membuka pasar baru.

"Memang tidak semua, tapi memang ada juga yang skala usahanya naik dengan adanya pinjaman. Secara umum, manfaatnya kalau misalnya pinjaman ini digunakan untuk usaha adalah dengan adanya modal mereka bisa memulai usaha baru, beli mesin, meningkatkan omzet produksi sehingga dapat meningkatkan output produktivitas dan juga penciptaan lapangan kerja," ujarnya seperti dikutip, Minggu (15/3/2026).

Sementara, Deputi Direktur Direktorat Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi di Otoritas Jasa Keuangan, Anjar Sumarjati mengatakan bahwa industri pinjaman daring saat ini telah memberikan kontribusi penting dalam membantu kebutuhan pembiayaan masyarakat, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang belum sepenuhnya terjangkau layanan perbankan.

"Terdapat potensi Rp2.400 triliun [credit gap] yang masih perlu dipenuhi dan kami juga mengharapkan bahwa industri pindar ini dapat bertindak sebagai akselerator untuk mendukung terpenuhinya kebutuhan pendanaan UMKM tersebut," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia

Riset LPEM FEB UI Ungkap Dampak Kontribusi Pindar ke PDB Indonesia

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2026 | 16:55 WIB

AFTECH Rilis Buku Panduan Kolaborasi Pindar-Bank Perluas Akses Kredit

AFTECH Rilis Buku Panduan Kolaborasi Pindar-Bank Perluas Akses Kredit

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 14:53 WIB

Kebutuhan Konsumsi Naik, Penyaluran Pinjaman di Hari Lebaran dan Puasa Meningkat

Kebutuhan Konsumsi Naik, Penyaluran Pinjaman di Hari Lebaran dan Puasa Meningkat

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 08:33 WIB

Terkini

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Daftar Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg yang Alami Kenaikan

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:44 WIB

1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026

1 Lowongan Dilamar 12 Orang, Ini Kondisi Nyata Pasar Kerja Indonesia 2026

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:40 WIB

CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru

CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,07 Triliun, Angkat Budiman Tanjung Jadi Direktur Baru

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:24 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Tutup Selat Hormuz, Brent Tembus 96 Dolar AS

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 10:09 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:41 WIB

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Harga Emas Antam Terus Anjlok Hari Ini

Harga Emas Antam Terus Anjlok Hari Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:21 WIB

IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi

IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:13 WIB

Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap

Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:58 WIB

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:38 WIB