Ternyata Indonesia Masih Gemar Impor Sampah Plastik dan Kertas

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 September 2021 | 16:03 WIB
Ternyata Indonesia Masih Gemar Impor Sampah Plastik dan Kertas
Ilustrasi sampah plastik. (Pixabay/Matthew Gollop)

Suara.com - Impor sampah plastik dan kertas ternyata masih marak dilakukan Indonesia, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sedikitnya setiap tahun sekitar 30 persen sampah plastik dan 50 persen sampah kertas datang dari luar negeri.

Sampah-sampah impor yang datang ini diklaim digunakan untuk sektor industri tertentu.

"Selama ini Indonesia masih impor sampah plastik 30 persen dan sampah kertas 50 persen. Itu sampah yang di impor sampah yang sudah terpilah dari Belanda dari New Zealand," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Indonesia Rosa Vivien Ratnawati ditulis, Senin (20/9/2021).

Untuk mengurangi impor sampah ini dirinya pun meminta kepada masyarakat agar dapat memilah sendiri sampah dari rumah untuk diberikan ke bank sampah, pasalnya dengan perilaku ini lingkaran lebih bersih dan memberi nilai tambah terhadap ekonomi.

“Sudah saatnya kita bicara tentang mari kita pilah sampah dari rumah. Bagaimana meningkatkan bank sampah dan bagaimana sampah itu terkelola," katanya.

Menurutnya, dengan pemilahan sampah dan mengumpulkannya ke bank sampah dapat mengurangi sampah impor. Sebab, selama ini Indonesia masih mengimpor plastik dan kertas yang mana masih berbentuk bahan dasar sampah.

“Bagaimana sampah jadi bahan baku daur ulang yang mandiri, tidak impor lagi. Mari kita gunakan sampah sebagai sesuatu yang meningkatkan nilai ekonomi sirkular. Tentu ini semua membutuhkan dukungan semua pihak," katanya.

Rosa menambahkan, proses pemilahan sampah akan berujung pada capaian Indonesia bersih pada 2025 mendatang. Harapannya akan mengurangi sampah sisa residu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang saat ini tingginya sudah melewati batas.

Rosa melanjutkan, pemerintah membutuhkan kerjasama dari pihak swasta dalam pengelolaan sampah tersebut. Salah satunya melalui kegiatan aksi bersih-bersih serentak di dunia atau World Cleanup Day dalam mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk memiliki kesadaran membersihkan, menjaga dan memelihara lingkungan mulai dari diri sendiri, rumah dan masyarakat.

baca juga

Director PT Tirta Fresindo Jaya Ronald Atmadja mengatakan, pilah sampah dari rumah adalah bagian penting dalam mata rantai ekonomi sirkular untuk meningkatkan tingkat pengumpulan (collection rate), dan kualitas hasil pengumpulan.

“Peran serta masyarakat dalam pilah sampah akan mendapatkan benefit ekonomi langsung, dengan menjual hasil pilah sampahya ke bank sampah, atau ke titik pengumpulan,” ucapnya.

Melalui kegiatan aksi bersih-bersih ini, kata dia, diharapkan masyarakat Indonesia makin sadar akan pentingnya memilah sampah dari rumah, dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Nilai sampah kemasan plastik jika tidak terkontaminasi dengan sampah organik maka akan bernilai lebih tinggi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Masyarakat tak Sadar Bahaya Kemasan Makanan Sekali Pakai

Banyak Masyarakat tak Sadar Bahaya Kemasan Makanan Sekali Pakai

Lifestyle | Senin, 20 September 2021 | 12:52 WIB

KLHK Minta Penambangan Emas di Sulut Disetop karena Tak Lagi Berizin

KLHK Minta Penambangan Emas di Sulut Disetop karena Tak Lagi Berizin

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 08:00 WIB

Mengejutkan! Plastik Pertama yang Dibuat Tahun 1907 Belum Terurai Hingga Kini

Mengejutkan! Plastik Pertama yang Dibuat Tahun 1907 Belum Terurai Hingga Kini

Lifestyle | Sabtu, 18 September 2021 | 19:10 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×