Harga Minyak Dunia Bakal Terdampak Melemahnya Permintaan

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 22 September 2021 | 07:32 WIB
Harga Minyak Dunia Bakal Terdampak Melemahnya Permintaan
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia naik moderat dalam sesi yang fluktuatif pada perdagangan Selasa, karena kekhawatiran tentang prospek konsumsi global yang diperkirakan lebih rendah.

Mengutip CNBC, Rabu (22/9/2021) kedua benchmark itu pada satu titik sempat melesat USD1 per barel, tetapi minyak mentah berjangka Brent memangkas kenaikan tersebut dan ditutup menguat 44 sen menjadi USD74,36 per barel, setelah merosot hampir 2 persen pada sesi Senin.

Sementara, kontrak minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) Oktober, yang berakhir pada Selasa, naik 27 sen menjadi menetap di posisi USD70,56 per barel, setelah anjlok 2,3 persen di sesi sebelumnya. Kontrak November yang lebih aktif meningkat 35 sen menjadi USD70,49 per barel.

Kontrak Brent dan WTI November sebelumnya melesat setingginya USD75,18 per barel dan USD71,48 per barel.

"Tampaknya menjadi perdagangan yang sangat gugup hari ini (Selasa)," kata Phil Flynn, analis Price Futures di Chicago.

"Ada sedikit kekhawatiran yang sedang berlangsung tentang dampak potensial dari permintaan ke depan." Tambahnya.

Kantor berita TASS mengatakan Rusia meyakini permintaan minyak global mungkin tidak pulih ke puncaknya pada 2019 sebelum pandemi, karena keseimbangan energi bergeser.

Namun, Organisasi Negara Eksportir Minyak dan sekutunya termasuk Rusia (OPEC Plus) berjuang untuk memompa cukup minyak pada Agustus untuk memenuhi konsumsi saat ini ketika dunia pulih dari pandemi virus korona.

Sementara itu, investor di seluruh aset keuangan diguncang oleh dampak dari krisis China Evergrande yang memukul nilai aset di pasar berisiko seperti ekuitas.

"Pedagang khawatir hal itu dapat memicu efek domino di perusahaan-perusahaan besar yang didorong oleh utang China, dan efek rollover bearish bagi saham dan harga komoditas," kata Nishant Bhushan, analis Rystad Energy.

"Namun, mengingat semua bank besar China dan lembaga pemberi pinjaman dikendalikan oleh pemerintah, ada secercah harapan di pasar bahwa ekonomi terbesar kedua di dunia itu akan mampu menghalau gelombang kejutan dari Evergrande." Tambahnya.

Selain itu, Federal Reserve diperkirakan mulai memperketat kebijakan moneter, yang dapat mengurangi toleransi investor terhadap aset berisiko seperti minyak. Pembuat kebijakan The Fed memulai pertemuan dua hari pada Selasa.

Produksi minyak AS masih belum pulih dari badai yang menghantam kawasan Pantai Teluk. Royal Dutch Shell, produsen minyak terbesar di Teluk Meksiko Amerika, Senin, mengatakan kerusakan fasilitas transfer offshore akibat Badai Ida akan memangkas produksi hingga awal tahun depan.

Sekitar 18 persen minyak Teluk AS dan 27 persen produksi gas alamnya tetap offline , Senin, lebih dari tiga minggu setelah Badai Ida menghujam.

Persediaan minyak mentah, bensin, dan sulingan Amerika turun, pekan lalu, menurut narasumber pasar, mengutip angka American Petroleum Institute, Selasa, karena banyak pengilangan dan fasilitas pengeboran lepas pantai tetap tutup setelah Badai Ida.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen, Ini Penyebabnya

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 07:55 WIB

Kilang Meksiko Beroperasi Penuh, Harga Minyak Dunia Anjlok

Kilang Meksiko Beroperasi Penuh, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 07:42 WIB

Ancaman Badai Nicholas Mereda, Harga Minyak Dunia Berangsur Stabil

Ancaman Badai Nicholas Mereda, Harga Minyak Dunia Berangsur Stabil

Bisnis | Jum'at, 17 September 2021 | 08:21 WIB

Terkini

BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah

BI Batasi Pembelian Tunai Dolar Mulai April, Rupiah Terus Melemah

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:57 WIB

Jelang Libur Panjang, IHSG Melonjak ke 7.106 Didorong Wall Street

Jelang Libur Panjang, IHSG Melonjak ke 7.106 Didorong Wall Street

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:45 WIB

Iran Mulai Longgarkan Selat Hormuz, Bahlil Ungkap Nasib Kapal Pertamina yang Terjebak

Iran Mulai Longgarkan Selat Hormuz, Bahlil Ungkap Nasib Kapal Pertamina yang Terjebak

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:44 WIB

Panen Cuan di Bulan Suci, UMKM Lokal Catat Kenaikan Penjualan Drastis

Panen Cuan di Bulan Suci, UMKM Lokal Catat Kenaikan Penjualan Drastis

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:21 WIB

Bahlil soal WFH Akibat Krisis Energi: Akan Menghemat Impor Migas

Bahlil soal WFH Akibat Krisis Energi: Akan Menghemat Impor Migas

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 16:05 WIB

3 Rekomendasi Aplikasi Investasi Terbaik untuk Pemula di 2026

3 Rekomendasi Aplikasi Investasi Terbaik untuk Pemula di 2026

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:36 WIB

Perkuat Stok, Bahlil Buka Opsi Impor BBM dari Rusia

Perkuat Stok, Bahlil Buka Opsi Impor BBM dari Rusia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps

Batas Nikotin Diturunkan, Industri Kretek Disebut Bisa Kolaps

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:20 WIB

500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

500 Pemudik Mengikuti Program Mudik Aman Berbagi Harapan 2026 dari Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:19 WIB

Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang

Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:01 WIB