Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Ancaman Badai Nicholas Mereda, Harga Minyak Dunia Berangsur Stabil

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 17 September 2021 | 08:21 WIB
Ancaman Badai Nicholas Mereda, Harga Minyak Dunia Berangsur Stabil
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia relatif stabil pada perdagangan Kamis, setelah menyentuh level tertinggi sehari sebelumnya.

Stabilnya harga minyak ini dikarenakan ancaman terhadap produksi minyak mentah Teluk Amerika dari Badai Nicholas mulai mereda.

Mengutip CNBC, Jumat (17/9/2021) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 21 sen, atau 0,3 persen menjadi 75,67 dolar AS per barel, pada sesi Rabu Brent menyentuh 76,13 dolar AS per barel menuju tingkat tertinggi sejak 30 Juli.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) mengakhiri sesi tidak berubah di 72,61 dolar AS per barel setelah melejit ke level tertinggi sejak 2 Agustus, Rabu.

"Dengan harga sekarang kembali di sekitar tingkat tertinggi musim panas, kami melihat beberapa aksi ambil untung, tetapi reli terus terlihat didukung dengan baik," kata Craig Erlam, analis OANDA.

Perusahaan energi Teluk Amerika dapat memulihkan jaringan pipa dan listrik dengan cepat setelah Badai Nicholas menghantam Texas awal pekan ini, memungkinkan mereka untuk fokus pada upaya untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan Badai Ida beberapa pekan sebelumnya.

"Ketika Nicholas menyelamatkan produksi Amerika dari gangguan lebih lanjut, sulit untuk melihat bagaimana harga minyak dapat meningkat lebih jauh dalam jangka pendek," kata analis Rystad Energy, Nishant Bhushan.

Brent reli sekitar 45 persen tahun ini, didukung pengurangan pasokan oleh Organisasi Negara Eksportir Minyak ( OPEC ) dan sekutunya, ditambah beberapa pemulihan dari jatuhnya permintaan terkait pandemi tahun lalu.

Minyak juga mendapatkan dukungan dari lonjakan harga listrik Eropa, yang melesat karena sejumlah faktor termasuk stok gas yang rendah dan pasokan gas yang lebih rendah dari normal dari Rusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen

Stok Menipis, Harga Minyak Dunia Melesat 2,5 Persen

Bisnis | Kamis, 16 September 2021 | 08:01 WIB

Badai Nicholas Memberi Pengaruh ke Pergerakan Harga Minyak Dunia

Badai Nicholas Memberi Pengaruh ke Pergerakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Rabu, 15 September 2021 | 08:07 WIB

Harga Minyak Dunia Melesat Imbas Perlambatan Produksi AS Usai Terjangan Badai Ida

Harga Minyak Dunia Melesat Imbas Perlambatan Produksi AS Usai Terjangan Badai Ida

Bisnis | Selasa, 14 September 2021 | 07:47 WIB

Terkini

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

BRI KPR Solusi Permudah Miliki Rumah dan Properti Lelang dengan Cicilan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:00 WIB

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB