Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Pergurunan Tinggi Kemenhub Harus Berperan Dalam Keselamatan Bertransportasi

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 September 2021 | 11:42 WIB
Pergurunan Tinggi Kemenhub Harus Berperan Dalam Keselamatan Bertransportasi
Ilustrasi Transportasi Umum (pixabay)

Suara.com - Keselamatan di jalan harus menjadi perhatian semua pihak, tidak hanya tugas dari Pemerintah semata. Hal ini disebabkan banyaknya korban yang berjatuhan akibat kecelakaan ini.

Untuk ini, Perguruan Tinggi yang ada dibawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan keselamatan bertransportasi.

Untuk membahas hal tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) kembali menyelenggarakan Talkshow Series dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2021.

Talkshow series yang memasuki episode ke-7 ini menghadirkan Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal selaku host dengan mengambil tema "Peran PKTJ dalam Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan".

Dan pada episode kali ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, dan CEO PT. Krakatau Argo Logistics, David Rahadian, serta dipandu oleh Direktur PKTJ Tegal, Siti Maimunah.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan, disebutkan bahwa perusahaan angkutan umum wajib untuk membuat, melaksanakan dan menyempurnakan Sistem Managemen Keselamatan.

Hal ini bertujuan untuk mendorong peningkatan aspek keselamatan yang datangnya dari operator sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan yang cukup tinggi di Indonesia.

"Dalam peningkatan aspek keselamatan bertransportasi tidak hanya Pemerintah, operator dan pengemudi semata, namun kita bisa berkolaborasi untuk melakukan pembinaan atau penanganan dari pihak akademisi, dalam hal ini perguruan tinggi transportasi bawah Kemenhub seperti PKTJ Tegal," kata Budi dalam Talkshow Series episode ke-7 dengan tema 'Peran PKTJ dalam Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan' ditulis Rabu (22/9/2021).

Ia juga meminta Sekolah Transportasi untuk bisa mengambil peran yang menjadi bagian dari yang biasa lakukan. Seperti pembinaan, pelatihan dan monitoring, sehingga semakin banyak dan semakin cepat perusahaan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan.

Dijelaskan juga oleh Budi bahwa dalam sebuah perusahaan angkutan, resiko kecelakan harus dapat diansipasi. Dimana kecelakaan ini kita ketahui bersama tidak tiba-tiba namun dapat diantisipasi mulai dari hulu hingga hilirnya.

Seperti pembinaan SDM, kesiapan kendaraan dan juga psikologi awak kendaraan. Jika antara hulu dan hulirnya mendapat perhatian dengan baik maka kecelakaan dapat dihindari. 

"Harus ditekankan di sini bahwa keselamatan merupakan faktor utama untuk menjalankan bisnis transportasi, karenanya hal ini harus menjadi perhatian para opetator. Dan untuk mendorong para operator melaksanakan Sistem Managemen Keselamatan kita dari Kementerian Perhubungan setiap tahunnya memberikan reward berupa klasifikasi bintang, makin banyak bintangnya maka perusahaan angkutan ini mendapatkan rekomendasi bagus. Sedangkan untuk punishment itu berupak sanksi yang ada dalam UU yang ada baik kepada perusahaan, pengemudi ataupun kendaraannya," katanya.

Sementara itu, Direktur PKTJ Tegal, Siti Maimunah mengatakan bahwa penerapan Sistem Managemen Keselamatan sangat penting, sebab hal ini menyangkut keselamatan dibidang transportasi, khusus jalan. Terlebih hingga saat ini korban kecelakan dari kendaraan bermotor masih cukup tinggi. 

"Saya rasa banyak pihak yang menaruh perhatian dengan Sistem Managemen Keselamatan ini dan untuk menekan angka kecelakan, khusus pada angkutan umum diperlukan pembahasan yang intens agar semua pihak lebih aware terhadapn hal ini. Dan untuk ini, kami dari kalangan akademisi akan sangat siap jika diikutsertakan untuk berpartisipasi dalam melakukan pembinaan, pelatihan dan monitoring untuk penerapan sistem ini," katanya.

Pada kesempatan yang sama, CEO PT. Krakatau Argo Logistics, David Rahadian mengatakan bahwa sebagai operator angkutan logistik pihak telah menjalankan banyak sistem managemen untuk memperlancar usahanya, namun demikian pihaknya melihat Sistem Managemen Keselamatan sangat urgent dan harus diterapkan oleh managemen agar terhindar dari kerugian materi dan jiwa. 

"Alhamdulliah pada bulan Mei lalu kami telah menyempurnakan semua Sistem Managemen Keselamatan di perusahaan, dan kami merupakan perusahaan angkutan barang pertama yang memperoleh sertifikat Sistem Managemen Keselamatan tersebut," katanya.

David juga menjelaskan bahwa dalam perekrutan petugas yang bertanggungjawab di bidang Sistem Managemen Keselamatan pihak melakukan sejumlah penilaian kepada yang milliki sejumlah sertifikat keahlian. Bahkan ke depan bukan tidak mungkin perusahaannya akan merekrut lulusan dari PKTJ Tegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Ngakak! Kaesang Pangarep Sebut Kereta Ini Jadi Transportasi Persis Solo di Liga 2

Bikin Ngakak! Kaesang Pangarep Sebut Kereta Ini Jadi Transportasi Persis Solo di Liga 2

Surakarta | Selasa, 21 September 2021 | 21:18 WIB

PIP Semarang Ditunjuk Sebagai Pelaksana SKD CASN Kemenhub Tahun 2021

PIP Semarang Ditunjuk Sebagai Pelaksana SKD CASN Kemenhub Tahun 2021

Bisnis | Senin, 20 September 2021 | 15:30 WIB

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Buat Transportasi Umum Ramah Disabilitas

Hari Perhubungan Nasional, Saatnya Buat Transportasi Umum Ramah Disabilitas

Lifestyle | Jum'at, 17 September 2021 | 16:24 WIB

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB