Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Kepala Bank Sentral Amerika: Masalah Evergrande Tidak Berdampak Pada Ekonomi Global

M Nurhadi

Kamis, 23 September 2021 | 08:01 WIB
Kepala Bank Sentral Amerika: Masalah Evergrande Tidak Berdampak Pada Ekonomi Global
Ilustrasi (Dok Booking.com)

Suara.com - Pada Rabu (22/9/2021) kemarin, Kepala Federal Reserve AS Jerome Powell mengklaim, masalah utang Evergrande hanya memberi dampak pada China dan tidak akan berdampak pada sektor korporasi Amerika Serikat.

Potensi gagal bayar (default) oleh Evergrande, penerbit obligasi sampah terbesar di Asia, mendorong aksi jual tajam di Wall Street dan melebarkan spread pada obligasi imbal hasil tinggi AS pada Senin (20/9/2021), meskipun pasar telah stabil sejak saat itu.

“Dalam hal implikasinya bagi kami, tidak banyak paparan langsung ke Amerika Serikat. Bank-bank besar China tidak terlalu terekspos, tetapi Anda akan khawatir itu akan mempengaruhi kondisi keuangan global melalui saluran kepercayaan global dan hal semacam itu," kata Powell kepada wartawan setelah pertemuan kebijakan The Fed.

"Tapi saya (yakin) tidak akan (memberi dampak) paralel dengan sektor korporasi Amerika Serikat," kata dia lagi.

Terlebih, menurutnya, sejak wabah COVID-19 melanda dunia, The Fed lebih khawatir terhadap gelombang gagal bayar oleh perusahaan-perusahaan yang sangat berpengaruh.

"Mencatat bahwa hal itu tidak terwujud secara signifikan karena Undang-Undang CARES (Coronavirus Aid, Relief, and Economic Security) AS dan tindakan oleh bank sentral. Saat ini, tingkat gagal bayar perusahaan "sangat, sangat rendah," katanya, dikutip dari Antara.

Terkait Evergrande, Powell mengatakan China memiliki utang yang sangat tinggi untuk ekonomi pasar yang sedang berkembang dan bahwa pemerintahnya memberlakukan batasan baru untuk perusahaan dengan leverage tinggi.

Rabu kemarin, Evergrande sudah menyetujui untuk menyelesaikan pembayaran bunga pada obligasi domestik.

Bank sentral China juga menyuntikkan uang tunai ke dalam sistem perbankan, untuk sementara menenangkan ketakutan investor akan penularan yang telah menekan ekuitas dan aset berisiko lainnya pada awal pekan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Tapering Diprediksi Segera Dilakukan

Bank Sentral AS Tahan Suku Bunga, Tapering Diprediksi Segera Dilakukan

Bisnis | Kamis, 23 September 2021 | 07:20 WIB

Komisi I DPR Soroti AUKUS: Bukan lagi Diplomasi Kopi, Waktunya Hard Diplomacy

Komisi I DPR Soroti AUKUS: Bukan lagi Diplomasi Kopi, Waktunya Hard Diplomacy

News | Rabu, 22 September 2021 | 16:10 WIB

Pemerintah Negara Ini Minta Warganya Buang Ponsel China, Begini Alasannya

Pemerintah Negara Ini Minta Warganya Buang Ponsel China, Begini Alasannya

Jatim | Rabu, 22 September 2021 | 11:05 WIB

Keamanan Siber Lithuania Minta Warga Buang Ponsel China, Ini Penyebabnya

Keamanan Siber Lithuania Minta Warga Buang Ponsel China, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 10:56 WIB

Ketua IMF Diduga Terlibat Skandal Data Ekonomi Demi Dukung China

Ketua IMF Diduga Terlibat Skandal Data Ekonomi Demi Dukung China

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB

Sumsel Terima Dana Hibah Amerika Serikat, Berikut Ini 12 Proyek Strategisnya

Sumsel Terima Dana Hibah Amerika Serikat, Berikut Ini 12 Proyek Strategisnya

Sumsel | Rabu, 22 September 2021 | 08:24 WIB

Terkini

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:53 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB