Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Harga Emas Dunia Berhasil Menguat di Tengah Ancaman Inflasi AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 Oktober 2021 | 08:13 WIB
Harga Emas Dunia Berhasil Menguat di Tengah Ancaman Inflasi AS
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia berhasil menguat pada perdagangan akhir pekan lalu, di tengah kekhawatiran terhadap kenaikan inflasi dan risiko pertumbuhan kontra spekulasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Mengutip CNBC, Senin (4/10/2021) harga emas di pasar spot naik 0,1% ke posisi USD1.759,13 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup naik 0,1% pada level USD1.758,4.

Dolar melemah, membuat emas lebih murah dalam mata uang lain, mendorong permintaan. Emas berada di jalur untuk kenaikan mingguan pertama sejak 3 September, naik sekitar 0,5% sejauh ini, karena penurunan dolar pada hari Kamis membantunya melambung sekitar 2%.

Penurunan dolar dan imbal hasil obligasi yang lebih rendah mendukung emas. Sementara investor melakukan reposisi untuk kuartal keempat, kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Membantu daya tarik emas, saham Eropa dan Asia jatuh di tengah kekhawatiran tentang inflasi dan kemungkinan perlambatan pertumbuhan.

"Siapa pun yang mencoba meyakinkan pelaku pasar bahwa inflasi tidak ada di sini, itu permainan bodoh," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen, seraya menambahkan bahwa melonjaknya harga energi karena krisis di China dan Eropa kemungkinan akan memukul pertumbuhan dan pendapatan dan menyebabkan volatilitas.

Oktober, yang akan mendukung emas. Prospek bahwa Fed AS mungkin masih mengurangi dukungan ekonomi tahun ini menekan emas. Beberapa analis mengatakan, karena pengurangan stimulus dan suku bunga yang lebih tinggi cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan biaya peluang emas.

Harga logam laiannya, Perak bertambah 1,5% menjadi USD22,53 per ounce, dan naik 0,5% untuk minggu ini. Platinum menguat 1,1 persen ke harga USD974,41 per ons dan palladium naik 0,8% ke level USD1.924,18 per ons.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Sedikit Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS dan Kekhawatiran Inflasi

Harga Emas Dunia Sedikit Menguat di Tengah Pelemahan Dolar AS dan Kekhawatiran Inflasi

Bisnis | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 06:24 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Jadi Rp 922.000 per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Jadi Rp 922.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 09:32 WIB

Data Ketenagakerjaan AS Anjlok, Harga Emas Dunia Meroket

Data Ketenagakerjaan AS Anjlok, Harga Emas Dunia Meroket

Bisnis | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 07:58 WIB

Terkini

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Tembus Rp82.450 per Kg, Telur Ayam Rp30.500 per Kg

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 10:39 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

5 Trik Jitu Naikin Limit Aplikasi Buy Now PayLater ke 50 Juta

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:00 WIB