Krisis China Untungkan Ekspor Batu Bara, Tapi Turut Berdampak Negatif Pada Indonesia

M Nurhadi

Selasa, 05 Oktober 2021 | 11:46 WIB
Krisis China Untungkan Ekspor Batu Bara, Tapi Turut Berdampak Negatif Pada Indonesia
Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Suara.com - Ekspor Indonesia tujuan China dianggap rawan terdampak krisis yang kini melanda negeri tirai bambu tersebut. Padahal, China adalah negara tujuan ekspor terbesar RI dengan pangsa pasar lebih dari 20 persen.

Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kasan mengatakan, krisis energi yang terjadi di China bakal memberi dampak pada ekspor komoditas non-energi dari tanah air.

“Ketika terjadi gangguan pasokan listrik maka alternatif pasokan listrik akan sangat sulit diperoleh oleh pabrik-pabrik yang sifatnya energy intensive. Kalaupun ada alternatif pasokan kemungkinan harganya akan mahal sehingga menjadi tidak ekonomi bagi industri untuk beroperasi,” kata Kasan, Senin (4/10/2021) lalu.

Komoditas seperti bahan baku atau intermediate bagi industri-industri padat energi merupakan komoditas ekspor yang cukup banyak dikirim ke China.

Ekspor terbesar Indonesia tujuan China, dijelaskan Kasan yang terjadi pada periode Januari sampai Juli 2021 yakni batu bara dalam bentuk briket yang masuk kode HS 2701.

 Nilai ekspor komoditas tersebut mencapai US$3,60 miliar. Posisi batu bara disusul oleh ekspor ferro-alloys senilai US$3,31 miliar.

Ekspor komoditas itu digunakan untuk bahan baku industri besi dan baja China yang turut terganggu aktivitasnya akibat pasokan listrik yang terbatas.

Meski situasi ini membuat ekspor komoditas energi meningkat, namun hal itu tidak lain karena lebih dari dua pertiga pasokan listrik China berasal dari pembangkit bertenaga batu bara.

Meski 90 persen pasokan berasal dari penambangan dalam negeri, menurut Kasan, China bakal tetap kesulitan meningkatkan produksi dan akan melakukan impor.

baca juga

“Jika produksi batu bara Indonesia tidak terganggu, mengingat kita sekarang masuk pada musim penghujan, kami berharap ekspor komoditas energi ke China akan tetap tumbuh dengan cukup baik dengan tingginya harga dan kemampuan peningkatan produksi batu bara Indonesia di tengah shortage electricity,” kata Kasan, dilansir dari Solopos.com --jaringan Suara.com.

Hingga kini, sejumlah pabrik di 21 provinsi China telah terdampak kebijakan pasokan listrik yang ketat. Hal ini disebabkan naiknya harga batu bara yang membuat penyedia energi merugi.

 Imbas dari krisis energi ini, indeks manufaktur China menyentuh 49,6 pada September, dari level 50,1 pada Agustus 2021.

Kini, Pemerintah China sudah ancang-ancang untuk memberitahu industri energy-intensive untuk mengurangi produksi pada sisa 2021. China juga mengejar target pengurangan emisi dengan mengurangi penggunaan energi tak ramah lingkungan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Bangun Pusat Karantina Covid-19 Berkapasitas 5.000 Kamar

China Bangun Pusat Karantina Covid-19 Berkapasitas 5.000 Kamar

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 10:27 WIB

Rekor Baru China Jadi Juara Sudirman Cup 2021 Setelah Kalahkan Jepang

Rekor Baru China Jadi Juara Sudirman Cup 2021 Setelah Kalahkan Jepang

Your Say | Selasa, 05 Oktober 2021 | 08:03 WIB

Mengharukan, Bocah Ini Selamatkan Seekor Kucing di Pagar Tinggi Dengan Traffic Cone

Mengharukan, Bocah Ini Selamatkan Seekor Kucing di Pagar Tinggi Dengan Traffic Cone

Bali | Senin, 04 Oktober 2021 | 18:40 WIB

Aksi Pesawat Tempur China di Taiwan Bikin Amerika Khawatir

Aksi Pesawat Tempur China di Taiwan Bikin Amerika Khawatir

Sulsel | Selasa, 05 Oktober 2021 | 05:00 WIB

Ekspor Batu Bara Sumatera Selatan Naik Dua kali Lipat

Ekspor Batu Bara Sumatera Selatan Naik Dua kali Lipat

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 13:56 WIB

Inggris Krisis Energi, Pakar Minta Indonesia Manfaatkan Peluang Pasarkan Migas

Inggris Krisis Energi, Pakar Minta Indonesia Manfaatkan Peluang Pasarkan Migas

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Terkini

3 Laga Cuma Jadi Cadangan, Mees Hilgers Masih Dianggap Belum Layak Main 90 Menit di Eredivisie

3 Laga Cuma Jadi Cadangan, Mees Hilgers Masih Dianggap Belum Layak Main 90 Menit di Eredivisie

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Pesan Terakhir Bobotoh Persib 16 Tahun Sebelum Tewas: 'Berangkat ya, Van'

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap

SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Kebakaran Landa 14 Rumah di Tamansari Jakbar, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Kebakaran Landa 14 Rumah di Tamansari Jakbar, Lurah Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:22 WIB

Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor

Pulang Nonton Persib, Bobotoh 16 Tahun Tewas Bersimbah Darah di Jalan Raya Jakarta - Bogor

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma

Menjaga Taji Bahasa Indonesia di Tengah Gempuran Konten dan Dikte Algoritma

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Dua Pelatih Dipecat Usai Dikalahkan Persija, Shin Tae-yong Merasa Tidak Tenang

Dua Pelatih Dipecat Usai Dikalahkan Persija, Shin Tae-yong Merasa Tidak Tenang

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Viva Milk Cleanser Bengkuang untuk Kulit Apa? Ini Jenis Kulit yang Cocok

Viva Milk Cleanser Bengkuang untuk Kulit Apa? Ini Jenis Kulit yang Cocok

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:17 WIB

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar

DKI Jakarta dan Bekasi Perpanjang Kerja Sama Bantargebang, Kompensasi Disepakati Rp 362 Miliar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Pasar Otomotif Eropa Diserbu Mobil Listrik Bekas Asal China

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB

×