Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Berdikari Segera Hadirkan Ribuan Sapi Indukan untuk Pengembangan Ekosistem Pangan Nasional

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:49 WIB
Berdikari Segera Hadirkan Ribuan Sapi Indukan untuk Pengembangan Ekosistem Pangan Nasional
1000 Sapi bakalan Berdikari telah bongkar muat di Pelabuhan Pare-Pare.

Suara.com - BUMN Peternakan yang tengah menggencarkan kampanye #IndonesiaBergizi, PT Berdikari (Persero) memberdayakan ekonomi masyarakat dengan menjalankan penggemukan sapi bakalan pada fasilitas milik PT Berdikari United Livestock di Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Lebih dari 1000 Sapi bakalan Berdikari telah bongkar muat di Pelabuhan Pare-Pare pada 8 Oktober 2021, dan diterima langsung oleh Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara di BULS Ranch, Sidrap dalam kegiatan santunan anak yatim serta syukuran operasional penggemukan sapi.

Kegiatan penerimaan sapi juga dihadiri Bupati Sidrap Dollah Mando, dan Direktur PT Berdikari United Live Stock Irman Yasin Limpo. Turut hadir Kadis Peternakan dan Perikanan Sidrap Samuel Kaba, Camat Pitu Riase Andi Mukti Ali serta Direktur Utama PT Berdikari Logistik Indonesia Iman Gandi.

Fasilitas milik Berdikari United Livestock di Sidrap dipilih untuk penggemukan lebih dari 1000 sapi bakalan Berdikari berjenis Brahman Cross karena beberapa faktor penting. Selain sinergi antara induk dan anak usaha, kegiatan tersebut juga diyakini akan mampu menggerakan aktivitas ekonomi dari masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, dengan luas fasilitas lebih dari 6000 ha, terdapat potensi luar biasa untuk pengembangan bisnis yang dapat menunjang amanat pemerintah kepada Berdikari sebagai BUMN Peternakan dan anggota BUMN Klaster Pangan.

“Dengan berjalannya penggemukan sapi di BULS, tentu dapat meningkatkan kemakmuran dan taraf hidup masyarakat sekitar karena kami tidak mungkin tidak berinteraksi dengan masyarakat di sekitar area operasional,” ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara dalam keterangannya ditulis Selasa (12/10/2021).

Harry melanjutkan, bahwa peternakan BULS di Sidrap tersebut dapat menggerakan ekonomi masyarakat mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga berbagai aktivitas ekonomi yang menjadi value chain dari kegiatan peternakan.

Hal tersebut diamini oleh Direktur Berdikari United Livestock Irman Yasin Limpo yang melihat potensi perkembangan bisnis peternakan BULS sebagai salah satu fasilitas dengan lahan terluas dan infrastruktur yang terlengkap di Indonesia. Harapannya adalah Sidrap tidak sekedar menjadi lumbung padi, tetapi juga lumbung sapi.

Harry menegaskan bahwa ekspansi bisnis melalui anak usahanya, tidak berhenti di penggemukan sapi bakalan. Dalam waktu dekat, Berdikari juga akan mendatangkan ribuan sapi indukan dalam rangka program Korporasi Desa Sapi.

baca juga

Pendatangan sapi indukan dimaksudkan untuk mengembangkan produktivitas serta menjaga keseimbangan populasi sapi bakalan dan indukan, sehingga ekosistem pangan nasional dapat menuju ideal.

Dengan ekspansi yang terukur dan terencana, beliau yakin Berdikari dapat mendukung seluruh upaya BUMN Klaster Pangan dengan RNI sebagai koordinator untuk menjalankan program-program pemerintah yang bertujuan agar ketahanan serta ekosistem pangan nasional semakin kuat.

Perlu diketahui, program Korporasi Desa Sapi yang digalakkan oleh Kementan RI merupakan inisiatif penambahan populasi sapi agar mempercepat proses kelahiran dan menghasilkan populasi baru, sehingga bukan sekedar memindah indukan.

Konsep korporasi peternak sendiri bertujuan untuk mengubah pola kerja peternak tradisional ke arah yang lebih modern, baik dalam paradigma berpikir, pengelolaan usaha, budidaya maupun cara pengolahan dan pemasaran produk dengan menggunakan pendekatan yang terkini, efisien, dan efektif.

Dengan begitu, diharapkan peternak Indonesia akan semakin maju dan menjadi salah satu lokomotif pergerakan ekonomi Indonesia menuju kemakmuran masyarakat yang madani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapas Sleman Punya Kampung Asimilasi, YS: Bisa Jadi Bekal Selepas Masa Tahanan

Lapas Sleman Punya Kampung Asimilasi, YS: Bisa Jadi Bekal Selepas Masa Tahanan

Jogja | Rabu, 22 September 2021 | 19:32 WIB

Berdikari Datangkan Gandum untuk Stabilisasi Harga Pakan

Berdikari Datangkan Gandum untuk Stabilisasi Harga Pakan

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 10:11 WIB

Daftar Lowongan Kerja BUMN dan Perusahaan Besar Minggu Ini, BRI Hingga Nutrifood

Daftar Lowongan Kerja BUMN dan Perusahaan Besar Minggu Ini, BRI Hingga Nutrifood

Bisnis | Jum'at, 03 September 2021 | 10:57 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×