Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Perusahaan Harry Tanoe Caplok Emiten Energi, Ingin Keruk Untung di Batu Bara?

M Nurhadi

Senin, 18 Oktober 2021 | 10:14 WIB
Perusahaan Harry Tanoe Caplok Emiten Energi, Ingin Keruk Untung di Batu Bara?
CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. [Dok HIPMI]

Suara.com - Perusahaan yang bergerak di bidang transportasi udara, PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) kini mulai mulai merambah ke sektor energi, tepatnya batu bara.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman akusisi IATA atas PT MNC Energi dari PT MNC Investama Tbk (BHIT) sebagai pemegang saham mayoritas.

Kabar ini sudah dikonfirmasi oleh Head of Investor Relations MNC Group, Natassha Yunita. Dalam keterangannya, melalui transaksi ini IATA akan menjadi induk dari semua perusahaan batu bara MNC Group.

Langkah ini menurutnya sangat baik, lantaran IATA dianggap berhasil memanfaatkan momentum yang timbul dari lonjakan harga komoditas batubara yang berkelanjutan.

Tidak hanya itu, IATA juga tengah mengusahakan akusisi perusahaan ekplorasi dan produsen tambang batu bara di Sumatera Selatan, PT Bhak Coal Resources.

Perusahaan itu tidak lain merupakan perusahaan induk dari perusahaan-perusahaan yang memiliki izin usaha atas sejumlah usaha tambang yang mencapai 10 perusahaan.

Secara keseluruhan, perkiraan sumber daya yang dikelola mencapai 1,75 miliar metrik ton (MT) dan estimasi cadangan sebesar 750 juta MT.

Sepuluh perusahaan itu diantaranya, PT Putra Muba Coal, PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal, PT Indonesia Batu Prima Energi, PT Arthaco Prima Energi, PT Sumatra Resources, PT Energi Inti Bara Pratama, PT Sriwijaya Energi Persada, PT Titan Prawira Sriwijaya, PT Primaraya Energi, dan PT Putra Mandiri Coal.

Di Kalimantan Timur, ada perusahaan produsen tambang batu bara, PT Nuansacipta Coal Investment kemudian di Papua, ada perusahaan ekplorasi minyak di wilayah itu PT Suma Sarana.

baca juga

Akusisi ini akan dijalankan setelah hasil uji dirilis atas PT MNC Energi dirilis.

Belakangan, harga batu bara memang melonjak, bahkan harga Newcastle hingga mencapai $269,5 per ton pada bulan ini, harga ter nggi sepanjang masa. Secara tidak langsung harga ini turut mengerek harga batu bara Indonesia.

Krisis energi di berbagai belahan dunia juga turut jadi faktor pendorong hal ini. Terlebih, China saat ini masih dilarang atas impor batu bara dari Australia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Krisis Energi Bekepanjangan, Inggris Kucurkan Dana Bangun PLTN

Waspada Krisis Energi Bekepanjangan, Inggris Kucurkan Dana Bangun PLTN

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 07:58 WIB

PLTU Ancam Gajah dan Harimau Sumatra yang Kian Langka

PLTU Ancam Gajah dan Harimau Sumatra yang Kian Langka

Tekno | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 23:54 WIB

Datangi Konsesi PT Tiara Bara Borneo, Ini Hasil yang Didapatkan Komisi III DPRD Samarinda

Datangi Konsesi PT Tiara Bara Borneo, Ini Hasil yang Didapatkan Komisi III DPRD Samarinda

Kaltim | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 20:59 WIB

Kenaikan Harga Batu Bara Hingga Migas Diprediksi Picu Inflasi Internasional

Kenaikan Harga Batu Bara Hingga Migas Diprediksi Picu Inflasi Internasional

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:22 WIB

Banyak Tambang Ilegal di Samarinda, DLH: Selama Kami Tahu Siapa, Kami Panggil, Biar Mafia

Banyak Tambang Ilegal di Samarinda, DLH: Selama Kami Tahu Siapa, Kami Panggil, Biar Mafia

Kaltim | Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:39 WIB

Imbas Krisis Energi, Harga Minyak Naik ke Level Tertingginya

Imbas Krisis Energi, Harga Minyak Naik ke Level Tertingginya

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:02 WIB

Terkini

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:58 WIB

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:44 WIB

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB