Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

3 Hal Ini Bikin Sri Mulyani Ketar-ketir, RI Bisa Jadi Looser atau Winner

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:53 WIB
3 Hal Ini Bikin Sri Mulyani Ketar-ketir, RI Bisa Jadi Looser atau Winner
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini perkembangan ekonomi global sangat dipengaruhi oleh tiga hal, yakni pandemi Covid-19, perubahan iklim dan perkembangan teknologi digital.

Menurut dia tiga hal ini akan menentukan sebuah negara tersebut apakah menjadi pecundang (looser) atau pemenang (winner).

"Jadi kalau saya sebutkan tiga fenomena pandemi, climate ganged an digital teknologi adalah 3 hal yang menyapu dunia yang akan mempengaruhi dan menentukan sebuah negara apakah dia akan menjadi pecundang atau looser atau dia menjadi pemenang atau winner," kata Sri Mulyani dalam sebuah webinar, Selasa (19/10/2021).

Sri Mulyani lantas menjabarkan tantangan pertama seperti pandemi menjadi yang paling menantang hingga saat ini bagi seluruh negara di dunia.

"Artinya, seluruh bangsa dan Indonesia harus menyadari bahwa fenomena ancaman seperti terjadinya pandemi tidak akan selesai atau tidak akan jadi pertama kali atau terakhir kali," ucap Sri Mulyani.

Begitu juga dengan isu perubahan iklim dimana kata dia saat ini menjadi konsen dunia karena memiliki konsekuensi yang sama dahsyatnya.

"Untuk menghadapi tantangan ini, seluruh dunia harus kompak bekerja sama karena perubahan iklim tak memiliki batasan negara," katanya.

Kerja sama negara meliputi kontribusinya menekan gas rumah kaca lewat perjanjian Paris (Paris Agreement), menggunakan teknologi dan sumber daya yang lebih ramah lingkungan, serta memformulasikan kebijakan dan menyiapkan dana untuk mengatasi hal tersebut.

Yang ketiga adalah transformasi atau teknologi digital yang akan semakin dominan dan menjadi tantangan yang sudah sering dibicarakan banyak orang.

baca juga

"Namun saya ingatkan kepada Anda semuanya digital teknologi ini baru merupakan perubahan yang awal ke depan dalam waktu yang tidak terlalu lama perubahan yang di drive atau yang didorong dan terus menerus dibawa teknologi digital itu akan semakin luar biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Sri Mulyani Dorong Pemulihan Ekonomi Global yang Merata

Menkeu Sri Mulyani Dorong Pemulihan Ekonomi Global yang Merata

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Faisal Basri Kritik Sri Mulyani: Jangan Manjakan Menteri Soal Anggaran

Faisal Basri Kritik Sri Mulyani: Jangan Manjakan Menteri Soal Anggaran

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 15:54 WIB

Bicara di Forum World Bank, Sri Mulyani Singgung Pajak Karbon UU HPP

Bicara di Forum World Bank, Sri Mulyani Singgung Pajak Karbon UU HPP

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:52 WIB

Terkini

Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah

Industri Semakin Pesimistis, Permintaan Domestik Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:37 WIB

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Harita Nickel NCKL Tebar Dividen Rp2,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Daya Saing Perusahaan Kini Ditentukan Praktik Bisnis Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:29 WIB

Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online

Asosiasi Ecommerce Masih Tunggu Keputusan Tertulis soal Pajak Toko Online

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:03 WIB

Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Uang Pensiun Dipotong PPh 21, JHT Masih Kena Pajak? Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:01 WIB

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

KLH Luncurkan SRUK di 9 Juli, Garap Potensi Ekonomi Perdagangan Karbon

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:53 WIB

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Nikmati Belanja Lebih Hemat di Blibli Lewat Deretan Promo Spesial BRIDAY

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:27 WIB

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Korelasi Pidato Prabowo dengan IHSG, Isu Gorengan atau Fakta?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:18 WIB

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

CEO Talks di Universitas Andalas, Pegadaian Ajak Mahasiswa "Beli Masa Depan dengan Harga Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

×