Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

3 Hal Ini Bikin Sri Mulyani Ketar-ketir, RI Bisa Jadi Looser atau Winner

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:53 WIB
3 Hal Ini Bikin Sri Mulyani Ketar-ketir, RI Bisa Jadi Looser atau Winner
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini perkembangan ekonomi global sangat dipengaruhi oleh tiga hal, yakni pandemi Covid-19, perubahan iklim dan perkembangan teknologi digital.

Menurut dia tiga hal ini akan menentukan sebuah negara tersebut apakah menjadi pecundang (looser) atau pemenang (winner).

"Jadi kalau saya sebutkan tiga fenomena pandemi, climate ganged an digital teknologi adalah 3 hal yang menyapu dunia yang akan mempengaruhi dan menentukan sebuah negara apakah dia akan menjadi pecundang atau looser atau dia menjadi pemenang atau winner," kata Sri Mulyani dalam sebuah webinar, Selasa (19/10/2021).

Sri Mulyani lantas menjabarkan tantangan pertama seperti pandemi menjadi yang paling menantang hingga saat ini bagi seluruh negara di dunia.

"Artinya, seluruh bangsa dan Indonesia harus menyadari bahwa fenomena ancaman seperti terjadinya pandemi tidak akan selesai atau tidak akan jadi pertama kali atau terakhir kali," ucap Sri Mulyani.

Begitu juga dengan isu perubahan iklim dimana kata dia saat ini menjadi konsen dunia karena memiliki konsekuensi yang sama dahsyatnya.

"Untuk menghadapi tantangan ini, seluruh dunia harus kompak bekerja sama karena perubahan iklim tak memiliki batasan negara," katanya.

Kerja sama negara meliputi kontribusinya menekan gas rumah kaca lewat perjanjian Paris (Paris Agreement), menggunakan teknologi dan sumber daya yang lebih ramah lingkungan, serta memformulasikan kebijakan dan menyiapkan dana untuk mengatasi hal tersebut.

Yang ketiga adalah transformasi atau teknologi digital yang akan semakin dominan dan menjadi tantangan yang sudah sering dibicarakan banyak orang.

"Namun saya ingatkan kepada Anda semuanya digital teknologi ini baru merupakan perubahan yang awal ke depan dalam waktu yang tidak terlalu lama perubahan yang di drive atau yang didorong dan terus menerus dibawa teknologi digital itu akan semakin luar biasa," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Sri Mulyani Dorong Pemulihan Ekonomi Global yang Merata

Menkeu Sri Mulyani Dorong Pemulihan Ekonomi Global yang Merata

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 17:25 WIB

Faisal Basri Kritik Sri Mulyani: Jangan Manjakan Menteri Soal Anggaran

Faisal Basri Kritik Sri Mulyani: Jangan Manjakan Menteri Soal Anggaran

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 15:54 WIB

Bicara di Forum World Bank, Sri Mulyani Singgung Pajak Karbon UU HPP

Bicara di Forum World Bank, Sri Mulyani Singgung Pajak Karbon UU HPP

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:52 WIB

Terkini

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:39 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026

Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:20 WIB

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Saling Intip Pengaruh Ekonomi ASEAN, MITEC Malaysia dan NICE Indonesia Bangun Poros MICE Regional

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Pertumbuhan Ekonomi RI Q1 2026 Capai 5,61 Persen, Purbaya Akui Sempat Tak Bisa Tidur

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:32 WIB

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Konsumsi Pemerintah di Triwulan I 2026 Tumbuh 21,81 Persen, Kontribusi ke PDB Terbatas

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:31 WIB