Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.941,066
LQ45 588,991
Srikehati 289,797
JII 354,441
USD/IDR 17.926

Potensi Pangsa Pasar Besar, Indonesia Jajaki Bisnis Potassium Bareng Belarus

M Nurhadi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 20:05 WIB
Potensi Pangsa Pasar Besar, Indonesia Jajaki Bisnis Potassium Bareng Belarus
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (ketiga dari kiri), Dirut Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi (paling kiri), dan Anggota Komisi XI Heri Gunawan di tambang potasium Belaruskali dengan kedalaman 575 meter di bawah tanah, di Soligorsk, Belarus, Sabtu (ANTARA/Risbiani Fardaniah)

Suara.com - Indonesia menjajaki peningkatan bisnis potassium dengan Belarus. Potassium merupakan bahan baku pupuk majemuk NPK dan berbagai kebutuhan lain.

"Kami berharap dengan datang ke sini bisa melihat langsung produksi potasium untuk kepastian bahan baku pupuk dan memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel pada kunjungan kerja ke Belarus, Minsk, Minggu (24/10/2021).

Sehari sebelumnya, delegasi Indonesia yang dipimpin langsung Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinasi Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu turun ke tambang potasium di kedalaman 575 meter di Soligorsk.

"Potasium menjadi komoditas utama impor kita dari Indonesia, salah satu penggunanya adalah PT Pupuk Kalimantan Timur," kata Rachmat Gobel.

Dirut PT Pupuk Kalimantan Timur (Kaltim) Rahmad Pribadi menyebut, setiap tahun Indonesia mengimpor sekitar 3 juta ton potasium yang sebagian besar untuk pupuk.

"Pupuk Indonesia sendiri mengimpor sekitar 600 ribu ton potasium atau 20 persen dari kebutuhan nasional, dari Rusia dan Kanada, di samping Belarus," kata dia.

Ia menjelaskan, potensi pasar potasium di Indonesia sangat besar, mengingat pertanian di Indonesia terus tumbuh dengan tanaman pangan yang luas hingga 6 juta hektare.

"Bila Belarus serius, harganya harus kompetitif, melakukan B to B, dan membuka kantor permanen di Jakarta," katanya.

Belaruskali sendiri sudah memiliki kantor di Kuala Lumpur, Malaysia. Namun menurut dia, tetap perlu punya kantor di Jakarta.

"Apakah itu memindahkan yang di Kuala Lumpur atau menambahkannya di Asia. Karena kalau tidak punya kantor yang permanen di Jakarta, agak susah ya," kata Rahmad.

Ia juga menyebut berencana mendorong PT Mega Eltra sebagai bagian dari anak perusahaan holding PT Pupuk Indonesia, yang juga tempat PT Pupuk Kaltim bernaung, untuk menjadi trader potasium dari Belaruskali selama harganya lebih murah.

"Apalagi Pupuk Kaltim juga berencana meningkatkan kapasitas produksi pupuk NPK hingga 450 ribu ton per tahun yang pasti membutuhkan potasium lebih besar lagi," kata Rahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adaptif Hadapi Pandemi, Pupuk Indonesia Raih Best SEO Awards 2021

Adaptif Hadapi Pandemi, Pupuk Indonesia Raih Best SEO Awards 2021

Bisnis | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Harga Sawit Meroket, Petani di Riau Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk

Harga Sawit Meroket, Petani di Riau Keluhkan Kenaikan Harga Pupuk

Riau | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 15:03 WIB

Pupuk Kaltim Tingkatkan SDM Petani Binaan Sektor Hortikultura

Pupuk Kaltim Tingkatkan SDM Petani Binaan Sektor Hortikultura

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Mendag Muhammad Lutfi Beri Penghargaan Primaniyarta 2021 ke Pupuk Kaltim

Mendag Muhammad Lutfi Beri Penghargaan Primaniyarta 2021 ke Pupuk Kaltim

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 10:52 WIB

Ratusan Sak Pupuk Abal-abal asal Sumbar Gagal Beredar di Sumsel

Ratusan Sak Pupuk Abal-abal asal Sumbar Gagal Beredar di Sumsel

Sumsel | Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:08 WIB

Polisi Gerebek Tempat Produksi Pupuk Oplosan di Natar Lampung Selatan

Polisi Gerebek Tempat Produksi Pupuk Oplosan di Natar Lampung Selatan

Lampung | Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:14 WIB

Terkini

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

IHSG Koreksi di Tengah Isu Pergantian Menkeu, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:41 WIB

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Pertamina Akselerasi Transisi Energi Nasional Lewat Inovasi Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:30 WIB

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Kabar Pasar Saham Indonesia Turun ke Frontier Market MSCI, BEI Buka Suara

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:27 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Prodi Kebidanan dan Manajemen Paling Banyak Ditutup Tahun 2026, Efek Sepi Peminat?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:48 WIB

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:20 WIB