Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekonomi Kuartal III Diprediksi Tumbuh Lebih Kecil Dari Target Pemerintah

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:01 WIB
Ekonomi Kuartal III Diprediksi Tumbuh Lebih Kecil Dari Target Pemerintah
Ilustrasi (Pelindo I)

Suara.com - Pakar ekonomi dari Bahana Sekuritas Satria Sambijantoro memperkirakan ekonomi triwulan III 2021 mampu tumbuh 3,9 persen jika dibandingkan periode sama 2020 (year-on-year/yoy). Angka itu lebih kecil dibanding perkiraan Kementerian Keuangan sebesar 4,5 persen.

"Namun, kami memperkirakan pemulihan PDB yang kuat di masa mendatang, dengan konsumsi rumah tangga yang didukung oleh kenaikan harga komoditas dan panen beras yang melimpah diharapkan pada triwulan IV 2021," tutur Satria, Kamis (28/10/2021).

Perkiraan ini menurutnya berkaitan dengan perilaku konsumsi dan investasi yang lemah di triwulan ketiga ini diimbangi ekspor yang kuat.

Kebangkitan varian Delta COVID-19 di Indonesia terjadi antara Juni dan September 2021, yang berarti sebagian besar ekonomi di triwulan III 2021 terpengaruh oleh penguncian.

Dengan demikian, Satria menjelaskan, konsumsi dan investasi hanya akan tumbuh sekitar tiga persen (yoy) pada triwulan III 2021, sehingga menurunkan angka PDB utama.

"Kelemahan ini kemungkinan diimbangi oleh kinerja yang lebih baik dalam perdagangan luar negeri bersih, dengan ekspor kemungkinan tumbuh di atas 35 persen (yoy) karena lonjakan harga komoditas telah memperbesar surplus perdagangan ke rekor tertinggi," ungkapnya.

Sejumlah faktor juga mempengaruhi pandangannya ini, diantaranya, penguncian yang berkepanjangan di triwulan III 2021 dapat diterjemahkan menjadi permintaan terpendam untuk konsumsi rumah tangga di triwulan selanjutnya.

Penyebabnya yaitu konsumen kelas menengah melepaskan tabungan mereka, dengan asumsi pemerintah dapat secara ketat mengontrol perbatasan luar negeri dan mencegah wabah COVID-19.

Kedua, defisit fiskal yang lebih rendah dari perkiraan pada kuartal ketiga (2,74 persen dari PDB atau sekitar Rp452 triliun lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu) berpotensi meningkatkan belanja infrastruktur.

Ketiga, sektor pertanian memiliki prospek positif karena perkiraan produksi beras yang tinggi pada Oktober-Desember, ditambah dengan kenaikan harga komoditas lain dari kelapa sawit hingga kopi, sehingga akan mendukung konsumsi rumah tangga petani Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertama kali Dalam Sejarah, Kasus Covid-19 di Singapura Tembus 5 Ribu

Pertama kali Dalam Sejarah, Kasus Covid-19 di Singapura Tembus 5 Ribu

Bogor | Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:38 WIB

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 Sumut Turun Drastis

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 Sumut Turun Drastis

Sumut | Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:22 WIB

Update Covid-19 Global: Rekor Lagi, Singapura Laporkan 5 Ribu Kasus dalam Sehari

Update Covid-19 Global: Rekor Lagi, Singapura Laporkan 5 Ribu Kasus dalam Sehari

Health | Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:17 WIB

Dukung Cuti Bersama Dihapus, Ketua DPR: Supaya Tahun Baru Tanpa Gelombang Baru

Dukung Cuti Bersama Dihapus, Ketua DPR: Supaya Tahun Baru Tanpa Gelombang Baru

DPR | Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:55 WIB

Kritik Pedas PKS Soal Penerapan PCR Buat Semua Transportasi: Jangan Peras Rakyat!!

Kritik Pedas PKS Soal Penerapan PCR Buat Semua Transportasi: Jangan Peras Rakyat!!

Banten | Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:15 WIB

Ahli Selidiki Varian Virus Corona Covid-19 AY.4.2, Berbahayakah?

Ahli Selidiki Varian Virus Corona Covid-19 AY.4.2, Berbahayakah?

Health | Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:44 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB