Reckitt Indonesia Percepatan Pemulihan Pandemi Lewat Protect the Protectors

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 05:18 WIB
Reckitt Indonesia Percepatan Pemulihan Pandemi Lewat Protect the Protectors
Reckitt Indonesia berkolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Suara.com - Guna menguatkan infrastruktur kesehatan pada transisi status pandemi menjadi endemi serta senantiasa mengedukasi masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih sehat, termasuk mencuci tangan pakai sabun, Reckitt Indonesia melalui merek beberapa mereknya menghadirkan kembali inisiatif kolaborasi bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Program ini merupakan wujud komitmen perusahaan dan merek dalam mendorong percepatan pemulihan pandemi Covid-19 di Indonesia. Tahun ini, Reckitt Indonesia berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan untuk menyediakan sejumlah dukungan, seperti 50 oxygen concentrator senilai 696 Juta dan donasi produk senilai 151 Juta kepada Kemenkes serta 200 ribu paket kebersihan senilai 3.2 Miliar rupiah kepada Palang Merah Indonesia (PMI).

Sebelumnya, perusahaan telah mengadakan berbagai program edukasi dan vaksinasi massal di Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya pada bulan Juni hingga Agustus tahun ini.

Sebagaimana diketahui, saat ini kondisi penanganan pandemi COVID-19 telah menunjukkan perbaikan yang signifikan, dimana setiap pemangku kepentingan, khususnya di sektor kesehatan berhasil menurunkan angka positivity rate harian di bawah standar dunia.

Tak hanya itu, tren peningkatan kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia juga terus memperlihatkan situasi yang membahagiakan.

Kondisi penanganan pandemi COVID-19 yang terus membaik kemudian memunculkan himbauan masyarakat dari Pemerintah Indonesia untuk hidup berdampingan dengan virus, sekaligus memunculkan transisi dari pandemi ke endemi dengan kesiapan infrastruktur kesehatan yang lebih matang.

“Sebagai perusahaan yang terus berusaha memberikan dampak positif melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, kami berkomitmen untuk melindungi, menyembuhkan, dan bersama – sama menciptakan dunia yang lebih sehat dan lebih bersih. Kami percaya dengan kolaborasi bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Palang Merah Indonesia, kami dapat mempercepat pemulihan pandemi COVID-19 sekaligus menyiapkan infrastruktur kesehatan dalam transisi status pandemi melalui program donasi ini,” kata Srinivasan Appan, General Manager Reckitt Indonesia ditulis Jumat (29/10/2021).

Selain itu, ia menambahkan Reckitt Indonesia dan Dettol ingin turut memastikan bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya secara konsisten menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik, tetapi juga membantu pemerintah dalam hal ketersediaan infrastruktur kesehatan yang memadai, khususnya guna melawan potensi terjadi kembalinya pandemi atau penyakit menular baru yang tidak terduga di masa depan.

Hadir dalam acara penyerahan program donasi, Muhammad Jusuf Kalla, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), menyatakan apresiasi dan dukungannya bagi perusahaan.

“Sebagai sebuah organisasi perhimpunan nasional yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan, Palang Merah Indonesia percaya bahwa penanganan COVID-19 membutuhkan partisipasi dari beragam pihak melalui solusi jangka panjang. Salah satunya, dengan menyediakan akses konsisten bagi masyarakat kepada solusi sanitasi dan kebersihan,” kata Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla berharap dengan adanya donasi dan diseminasi paket kebersihan Dettol dan Harpic dari Reckitt, masyarakat Indonesia dapat senantiasa waspada menerapkan protokol kesehatan dan mengaplikasikan perilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya mencuci tangan.

Berkaitan penanganan COVID-19, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. dr Eka Jusup Singka, M.Sc mengapresiasi program Reckitt Indonesia.

“Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan percaya bahwa dukungan pada infrastruktur kesehatan merupakan strategi percepatan pemulihan pandemi COVID-19 yang sangat tepat. Hal ini akan selalu beriringan dengan kegiatan Tracing, Testing, Treatment yang akan terus kami percepat. Selain itu, sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ucapnya.

Donny Wahyudi, Head of External Communications and Community Affairs Reckitt Indonesia menambahkan, program donasi ini terus kami gulirkan untuk membantu percepatan pemulihan pandemi COVID-19, khususnya guna mempersiapkan infrastruktur kesehatan Indonesia agar lebih siap dan senantiasa waspada.

"Kami percaya bahwa perubahan tidak dapat dicapai dengan solusi jangka pendek dan akses akan produk sanitasi kami secara berkelanjutan bagi masyarakat dan beragam pihak adalah kunci keberhasilan dalam memenangkan pandemi,” kata Donny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wali Kota Cilegon Sebut Vaksinasi Capai 70 Persen, Swasta Ikut Support

Wali Kota Cilegon Sebut Vaksinasi Capai 70 Persen, Swasta Ikut Support

Banten | Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:50 WIB

Tragis, PMI asal Lampung Timur Tewas di Hotel saat Jalani Karantina COVID-19 di Taiwan

Tragis, PMI asal Lampung Timur Tewas di Hotel saat Jalani Karantina COVID-19 di Taiwan

Lampung | Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:27 WIB

Kasus Covid-19 di Kalbar Naik Lagi, Diduga Dibawa Pekerja Migran yang Pulang dari Malaysia

Kasus Covid-19 di Kalbar Naik Lagi, Diduga Dibawa Pekerja Migran yang Pulang dari Malaysia

Kalbar | Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:50 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB