Dorong UMKM Go Digital, Indotrading Gandeng LKPP dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 15 November 2021 | 11:27 WIB
Dorong UMKM Go Digital, Indotrading Gandeng LKPP dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Ilustrasi UMKM. (Freepik)

Suara.com - Untuk ecommerce yang berperan sebagai supply chain berbagai perusahaan dan bisnis penyedia barang dan jasa, PT Inovasi Sukses Sentosa sebagai operator platform online Indotrading ikut mendukung program go digital UMKM maupun bisnis kecil untuk proses pengadaan barang dan jasa pemerintah (Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah) melalui program LKPP yaitu Bela Pengadaan (Belanja Langsung Pengadaan).

Berkiprah sejak 2012, Indotrading berkembang menjadi salah satu platform B2B yang membantu para UMKM mendapatkan penawaran dan permintaan dari pasar online secara cepat, aman dan mudah, tercatat lebih dari 85.000 supplier yang sudah menjalin kerja sama dari seluruh penjuru Indonesia.

Pengembangan fitur-fitur pada platform Indotrading menjadi andalan untuk solusi terintegrasi dengan adanya tren e-procurement selama beberapa tahun ke belakang, diantaranya adalah mengembangkan sistem pengadaan barang dan jasa sejak tahun 2018, yang sering dikenal dengan istilah Request for Quotation (RFQ).

Dengan sistem RFQ yang berfungsi sebagai mekanisme tender online ini, baik mitra supplier maupun pencari/pembeli barang dan jasa akan mendapatkan transparansi dalam proses dan penawaran terbaik dari berbagai segi yang diunggulkan maupun dipentingkan.

Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi pelaku UMKM dan bisnis kecil yang sudah siap dengan produk dan jasa namun membutuhkan dukungan sistem siap pakai yang bisa memberi akses kapanpun dan dimanapun.

Database penawaran dan dukungan ekstra dari tim atau personil disediakan oleh Indotrading.com sementara pebisnis UMKM tinggal melacak dan melihat histori dan audit transaksi secara mandiri ke sistem indotrading.

Selaras dengan program pemerintah untuk UMKM Go Digital, Indotrading pun menjadi mitra ecommerce untuk pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui kerja sama dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah).

Program Bela (Belanja Langsung) Pengadaan menjadi jalur ringkas untuk nilai belanja maksimum Rp 50 juta per transaksi.

“Dengan kemitraan yang terjalin antara LKPP dan Indotrading, diharapkan menjadi penyambung digital antara pelaku UMKM yang ingin maju bersama teknologi dalam perdagangan dengan Indotrading menjadi fasilitator secara teknologi dan dukungan SDM berpengalaman dan keahlian termasuk untuk optimasi digital di setiap langkah mereka,” ungkap Handy Chang, founder dan CEO Indotrading ditulis Senin (15/11/2021).

Peluncuran Bela Pengadaan oleh LKPP ini merupakan perwujudan amanat dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 beserta Perubahannya yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 untuk kemudahan berbisnis dan meningkatkan peran serta usaha mikro dan kecil khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Untuk peran serta usaha kecil dan koperasi berdasarkan Perpres ini akan mendapatkan alokasi minimal 40% dari nilai anggaran belanja barang/jasa Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, sementara paket pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa Lainnya dengan nilai Pagu Anggaran sampai dengan Rp 15 miliar.

Bahkan juga terbuka kesempatan untuk penyedia usaha non kecil atau koperasi mengajak UMKM dan koperasi dalam bentuk kemitraan, subkontrak atau lainnya.

“Sebagai mitra Bela Pengadaan Indotrading.com siap untuk mendukung program yang dikelola LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah) untuk mendukung UKM Go Digital melalui proses belanja langsung di lingkungan kementerian/lembaga/pemerintah daerah mulai dari kebutuhan makanan minuman (mamin), alat tulis kantor, souvenir, seragam dan furniture,” tandas Handy Chang.

Indotrading juga mengajak seluruh pelaku UMKM di Indonesia untuk bergabung ke platform memasarkan produk dan jasanya di indotrading.

Dengan menjadikan Indotrading mitra LKPP ini sebagai penyedia platform diharapkan memberi stimulus kepada UMKM untuk Go Digital, sekaligus turut mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nobu Bank Resmikan Taman QRIS di Desa Digital Giriroto

Nobu Bank Resmikan Taman QRIS di Desa Digital Giriroto

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 09:33 WIB

Puji Olahan Laut UMKM Banyuwangi, Puan Minta Upayakan Hilirisasi Tangkapan Nelayan

Puji Olahan Laut UMKM Banyuwangi, Puan Minta Upayakan Hilirisasi Tangkapan Nelayan

DPR | Minggu, 14 November 2021 | 10:37 WIB

Rudi Jadi Pahlawan Kembangkan Kampung Sayur Cempoko Berkat BRI

Rudi Jadi Pahlawan Kembangkan Kampung Sayur Cempoko Berkat BRI

Jogja | Minggu, 14 November 2021 | 10:03 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB