Menko Airlangga Akui Harga Mobil Listrik Mahal

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 November 2021 | 13:57 WIB
Menko Airlangga Akui Harga Mobil Listrik Mahal
Menko Airlangga Hartarto di International Conference on Humanities and Social Science (ICHSS) 2021.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengakui harga jual kendaraan elektrik atau mobil listrik cukup menguras kantong alias mahal.

Namun kata dia harga tersebut sepadan dengan hasil yang didapat dalam mengurangi emisi karbon.

"Memang kita ketahui bahwa dari segi harga, mobil elektrik lebih tinggi 30 persen hingga 40 persen dibanding mobil BBM," kata Airlangga dalam CEO Forum, Kamis (18/11/2021).

Saat ini kata Airlangga, pemerintah sudah sangat serius dalam menjalankan program mobil listrik, dimana kata dia Presiden Joko Widodo sangat concern akan kebijakan ini.

"Kemarin disampaikan Bapak Presiden sesudah meninjau GIIAS, paling penting ujungnya itu adalah ramah lingkungan atau emisi rendah mobil emisi rendah," katanya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut harga kendaraan listrik yang tinggi jadi tantangan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. 

Ia mengaku, mahalnya mobil listrik membuat masyarakat enggan membelinya. 

Dalam paparannya, berdasarkan studi Deloite, 61 persen responden Indonesia akan membeli mobil listrik jika harganya sama dengan mobil bensin. Untuk diketahui, saat ini kisaran harga mobil listrik berkisar Rp 800 jutaan. 

"Mahalnya harga mobil listrik jadi tantangan kita. Makanya, kita kasih insentif-insentif supaya harganya terjangkau. Misalnya, mobil Wuling itu kita minta harganya Rp 150 juta, dan itu betul-betul dari mobil rakyat," ujar Luhut dalam webinar ITS pada Rabu (17/11/2021).

baca juga

Di sisi lain, Wakil Ketua KPCPEN ini juga meminta produsen mobil bisa berinvestasi membangun pabrik mobil listrik di Indonesia. Sebab, saat ini, mobil berbahan bakar bensin masih dikuasai oleh merek-merek Jepang.

"Perlu investasi komprehensif untuk ekosistem mobil listrik di indonesia, saya kira banyak yang nggak suka, misalnya satu kendaraan hanya satu merek, merek Jepang 94-96 persen. Sekarang kita nggak mau dong hanya dikontrol satu merek saja," ucap dia.

Luhut mengungkapkan, sebenarnya banyak investasi yang ingin masuk ke Indonesia. Hanya saja, banyak kendala dari oknum-oknum dalam negeri yang menghambat jalannya investasi tersebut.

"Asal kita tangani dengan tepat itu bisa, tapi saya lihat kadang-kadang orang dalam negeri yang menghambat kita, kenapa? karena kepentingan bisnis sesaat," kata Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pidato Presiden di GIIAS 2021, Pengamat Kaji Kemampuan Indonesia Soal Mobil Listrik Global

Pidato Presiden di GIIAS 2021, Pengamat Kaji Kemampuan Indonesia Soal Mobil Listrik Global

Otomotif | Kamis, 18 November 2021 | 13:16 WIB

Mobil Listrik Wuling Berplatform GSEV Akan Sasar Orang Muda

Mobil Listrik Wuling Berplatform GSEV Akan Sasar Orang Muda

Otomotif | Rabu, 17 November 2021 | 21:37 WIB

Saat Jokowi Pilih Jajal Mobil Listrik di GIIAS 2021

Saat Jokowi Pilih Jajal Mobil Listrik di GIIAS 2021

Video | Kamis, 18 November 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama

Jeda dari Timeline Kehidupan: Tidak Semua Orang Harus Sukses di Usia Sama

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Kemenkop Dorong Koperasi Babel Bertransformasi Jadi Pelaku Tambang Legal

Kemenkop Dorong Koperasi Babel Bertransformasi Jadi Pelaku Tambang Legal

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Guntur Romli Tantang Wamensesneg Tunjukkan Ijazah SMA Gibran Usai Sebut "Belum Ditemukan"

Guntur Romli Tantang Wamensesneg Tunjukkan Ijazah SMA Gibran Usai Sebut "Belum Ditemukan"

Video | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Bikin Baterai EV Tetap Adem, BYD Patenkan Teknologi Merendam Baterai dalam Cairan

Bikin Baterai EV Tetap Adem, BYD Patenkan Teknologi Merendam Baterai dalam Cairan

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Motorola Resmi Jual Moto g37, g77 Power, dan g67 Mulai Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Motorola Resmi Jual Moto g37, g77 Power, dan g67 Mulai Rp3 Jutaan, Ini Spesifikasinya

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengamalan Sila ke-3 dalam Kehidupan Sehari-hari

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:25 WIB

When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak

When I Am Not with You: Tentang Cinta yang Tak Berjarak

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pilihan Cushion Berkualitas di Indomaret, Cek Skintific Cover All Perfect Cushion yang Jadi Andalan

Pilihan Cushion Berkualitas di Indomaret, Cek Skintific Cover All Perfect Cushion yang Jadi Andalan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Patricia Gouw Pilih Rumah yang Nyaman untuk Isi Ulang Energi di Tengah Segudang Kesibukan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:09 WIB

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

5 Sunscreen Ceramide Lokal untuk Membantu Memperbaiki Skin Barrier

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 14:05 WIB

×