Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB
Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia
Pamsimas. (Dok: Kementerian PUPR)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sebenarnya hanya sebagian kecil dari semua KPI yang statusnya belum tercapai. Walaupun meleset, persentase yang direalisasikan memperlihatkan jarak antara yang seharusnya dituju dan yang memang diwujudkan bisa dinilai tak signifikan. Secara keseluruhan, Pamsimas boleh dibilang memenuhi harapan.

Pamsimas Berhasil

Pamsimas. (Dok: Kementerian PUPR)
Pamsimas. (Dok: Kementerian PUPR)

Bank Dunia merupakan pemberi pinjaman utama sepanjang program berlangsung. Sebagai apresiasi atas keberhasilan program pamsimas maka pemerintah  Australia melalui DFAT memberikan bantuan berupa grant.

Selain menyediakan air minum bagi warga, Program Pamsimas juga bertujuan untuk menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan, yang merupakan bagian dari target pola hidup bersih dan sehat, pada akhirnya bisa direalisasikan di banyak desa melalui upaya mengubah pola pikir.

Dengan akses air minum yang menjadi kian mudah; warga desa tinggal membuka keran di depan rumah, alih-alih harus “pergi ke bukit, bolak-balik empat jam, cuma untuk air sejeriken”, misalnya.

Sesusai harapan, pada saat Pamsimas dirancang, pengadaan prasarana dan sarana air minum dan sanitasi memang bukan satu-satunya tujuan. Prasarana dan bangunan fisik.

Kini di sebagian besar desa ada pemberdayaan masyarakat. Di sebagian besar desa, jika merujuk KPI dan indikator lain, cabang-cabang dari tujuan ini merupakan perkembangan yang bisa dibilang transformatif, yang meliputi peningkatan kapasitas kelembagaan, kemampuan pengelolaan atau manajemen, kegiatan baru untuk meningkatkan pendapatan, dan partisipasi perempuan.

Jumlah desa/kelurahan yang telah menjadi peserta Pamsimas tentu saja belum merupakan semua desa/ kelurahan di Indonesia; setengahnya pun belum.

Menurut data Badan Pusat Statistik 2019, di Indonesia terdapat 83.931 wilayah administrasi setingkat desa. Jumlah ini merupakan gabungan dari 75.436 desa, 8.444 kelurahan, dan 51 unit permukiman transmigrasi/ satuan permukiman transmigrasi.

Baca Juga: Kementerian PUPR Sebut UU Cipta Bantu Warga Penghasilan Rendah Dapatkan Rumah

Di samping desa/kelurahan yang belum memenuhi semua KPI, desa/kelurahan yang masih di luar “radar” Pamsimas pun memerlukan perhatian, meski harus dengan cara atau program lain, karena tidak semuanya bisa memenuhi persyaratan Pamsimas.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI