Pertamina Hulu Mahakam Tingkatkan Kualitas Hidup Nelayan Lewat Program Nelayanku Hebat

Iwan Supriyatna

Minggu, 05 Desember 2021 | 08:07 WIB
Pertamina Hulu Mahakam Tingkatkan Kualitas Hidup Nelayan Lewat Program Nelayanku Hebat
Ilustrasi nelayan dan hasil laut Indonesia. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Bagi para nelayan tradisional yang berada di pesisir Delta Mahakam, ada tiga tantangan utama yang kerap dihadapi, yakni kondisi geografis dan alam, praktek perikanan yang tidak ramah lingkungan, dan faktor ketidakberdayaan nelayan.

Ketiga hal itu kerap menyebabkan ekonomi mereka sulit berkembang. Sebagai perusahaan yang juga beroperasi di wilayah Delta Mahakam, PHM telah mengidentifikasi hal-hal tersebut, sehingga untuk membantu mengatasinya, diluncurkanlah program Nelayanku Hebat pada tahun 2018.

Program Nelayanku Hebat dibentuk sebagai upaya Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam mendukung kemajuan nelayan pesisir melalui peningkatan peran nelayan dalam perlindungan lingkungan, peningkatan kapasitas nelayan dan dukungan fasilitas akses pemasaran hasil penangkapan.

Program Nelayanku Hebat mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kutai Kartanegara, Edi Darmansyah, saat beliau mengunjungi desa Muara Pantuan, di Kecamatan Anggana, dalam rangka memantau efektifitas alat bantu tangkap ikan nelayan binaan PHM pada Februari lalu.

Bupati menyambut baik pelaksanaan program ini dan berharap dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

Dalam menjalankan program ini, PHM berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kutai Kartanegara. Sinergi dilakukan dalam menentukan titik-titik rumpon yang menjadi area para nelayan mencari ikan. Titik-titik yang diidentifikasi telah dipastikan aman dari kegiatan operasi hulu migas. Sehingga keberadaan berbagai instalasi produksi migas PHM, yang termasuk kategori Objek Vital Nasional (OBVITNAS), ikut terjaga.

“Kami juga diajarkan oleh PHM bagaimana caranya menggunakan teknologi GPS dan Fishfinder, yang menjadi informasi lokasi titik rumpon kami, sehingga kami tidak perlu lagi boros fuel (BBM) untuk berkeliling mencari titik rumpon, terutama ketika penanda rumpon kami hilang,” kata Azis ditulis Sabtu (4/12/2021).

Selain GPS & Fishfinder, PHM juga memperkenalkan penggunaan tenaga listrik alternatif Solar Cell, melalui kegiatan ini, nelayan dapat dengan mudah mengisi daya baterai GPS dan listrik di kapal.

“Melalui program Nelayanku Hebat ini PHM mendorong kemajuan nelayan pesisir dari sisi ekonomi, lingkungan dan kehidupan sosial, sekaligus mengamankan berbagai instalasi produksi,” jelas Frans Alexander A Hukom, Head of Communication, Relations & CID PHM.

baca juga

Nelayan kini tidak perlu hilir mudik mencari ikan, sehingga dapat menghemat biaya bahan bakar hingga 30%. Aziz, seorang warga desa Muara Pantuan yang berprofesi sebagai nelayan lebih dari 30 tahun, merasakan manfaat program Nelayanku Hebat.

“Buat saya yang terpenting adalah biaya bahan bakar minyak turun sejak dapat bantuan PHM. Mencari ikan juga menjadi lebih jelas titiknya, karena di rumpon ada banyak ikan,” katanya.

Memancing ikan di rumpon ini meningkatkan penghasilan rata-rata nelayan kecil setiap tahunnya. Di luar itu, dalam sebulan para nelayan bisa dua kali meminjamkan perahunya untuk para pemancing di rumpon dengan pendapatan sekitar Rp 1,5 juta/trip.

Sebelum program ini diluncurkan, para nelayan setempat umumnya menangkap ikan menggunakan pukat tarik/trawl yang tidak ramah lingkungan.

“Kini, sebagian nelayan telah beralih ke alat pancing dengan memanfaatkan rumpon yang ramah lingkungan,” ungkap Frans.

Rumpon yang dipergunakan dibuat dari besi, bambu, daun kelapa, dan tidak lagi menggunakan dahan dan batang dari tanaman mangrove seperti dulu. Pemilihan bahan alternatif untuk rumpon itu merupakan upaya PHM dalam menjaga kelestarian hutan mangrove di pesisir Delta Mahakam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Maju 4.0 Pertamina Hulu Mahakam Sedot Perhatian Milenial di Bidang Pertanian

Petani Maju 4.0 Pertamina Hulu Mahakam Sedot Perhatian Milenial di Bidang Pertanian

Bisnis | Sabtu, 04 Desember 2021 | 05:15 WIB

Cuaca Ekstrem, Enam Kelompok Nelayan Hilang Kontak di Natuna

Cuaca Ekstrem, Enam Kelompok Nelayan Hilang Kontak di Natuna

News | Jum'at, 03 Desember 2021 | 17:09 WIB

Hati-hati, Nelayan Tangkap Ikan Pakai Potas Bisa Dipidana!

Hati-hati, Nelayan Tangkap Ikan Pakai Potas Bisa Dipidana!

Sumut | Kamis, 02 Desember 2021 | 13:13 WIB

Terkini

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:27 WIB

×