Rujukan Berjenjang Bantu Rachmad dan Keluarga Dapatkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Minggu, 05 Desember 2021 | 11:32 WIB
Rujukan Berjenjang Bantu Rachmad dan Keluarga Dapatkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Rachmad Hidayat, Peserta JKN-KIS. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Sistem rujukan berjenjang merupakan salah satu kunci keberhasilan penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Indonesia. Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan komprehensif yang dijamin program jaminan kesehatan sosial ini, setiap peserta atau pasien diharuskan untuk mengakses layanan kesehatan tingkat pertama di Puskesmas, klinik ataupun praktek dokter perorangan.

Prosedur diatas wajib diikuti oleh seluruh peserta, sama seperti halnya yang dijalani Rachmad Hidayat (35). Pria yang berprofesi sebagai salah seorang pengemudi di salah satu badan usaha yang beroperasional di Kota Lhokseumawe ini kerap memanfaatkan layanan kesehatan di Klinik Lhokseumawe Husada, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Ketika ditanyakan perihal pengalamannya menggunakan jaminan kesehatan, bapak dari 2 orang anak balita ini mengaku bahwa ia tak pernah mengalami kendala karena sudah paham betul prosedur pengobatan dan pelayanan kesehatan dalam Program JKN-KIS.

“Kalau saya selalu ikut prosedur, berobat ke klinik dulu, diperiksa dokter, dikasih obat, lalu kalau belum juga sembuh dan dibilang butuh pemeriksaan lanjutan, baru nanti dokter kasih rujukan kita untuk berobat ke dokter spesialis di rumah sakit,” jelas Rachmad saat di tempat kerjanya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Rachmad mengaku bahwa ia sama sekali tidak merasa kesulitan dengan sistem yang rujukan berjenjang dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Rachmad lantas merasa dipermudah dengan pengelompokan jenis layanan.

“Lebih bagus begitu (red: rujukan berjenjang), klinik dekat dengan rumah kita jadi lebih mudah, dokternya juga sudah kenal kita karena kita selalu (red: datang) ke sana untuk periksa, jadi lebih nyaman juga, anak-anak juga sudah sering berobat sama dokter itu jadi kami tidak susah lagi,” ujar Rachmad.

Tidak hanya layanan biasa, Rachmad mengaku merasa lebih terbantu dengan adanya beberapa inovasi yang dibuat BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program JKN-KIS.

“Selama pandemi ini ada beberapa kali saya pakai Mobile JKN untuk konsultasi dengan dokter, bisa nyambung juga dengan kondisi tempat tidur yang tersedia di rumah sakit, jadi itu benar-benar sangat membantu,” ujar Rachmad.

Di akhir perbincangan, Rachmad berharap agar setiap masyarakat bisa paham dan mengakui manfaat yang besar dari jaminan kesehatan.

baca juga

“Yang bilang susah pakai BPJS itu pasti mereka belum merasakannya sendiri. Rasakanlah, jalani sesuai prosedur, pasti mudah,”  tutup Rachmad. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawab Kebutuhan, Masyarakat Ambon Kini Bisa Akses BPJS Kesehatan di RS Ini

Jawab Kebutuhan, Masyarakat Ambon Kini Bisa Akses BPJS Kesehatan di RS Ini

Health | Selasa, 16 November 2021 | 18:00 WIB

Transformasi Digital Mutlak Dilakukan Fasilitas Kesehatan

Transformasi Digital Mutlak Dilakukan Fasilitas Kesehatan

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 18:33 WIB

Tekan Kasus Diabetes, BPJS Kesehatan: Promotif Preventif FKTP Perlu Diperkuat

Tekan Kasus Diabetes, BPJS Kesehatan: Promotif Preventif FKTP Perlu Diperkuat

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 08:58 WIB

Universitas Pendidikan Ganesha Siap Berkolaborasi Dukung JKN-KIS

Universitas Pendidikan Ganesha Siap Berkolaborasi Dukung JKN-KIS

Bisnis | Minggu, 14 November 2021 | 10:14 WIB

RSU Puri Raharja Jamin Peserta JKN-KIS Dapatkan Pelayanan Terbaik

RSU Puri Raharja Jamin Peserta JKN-KIS Dapatkan Pelayanan Terbaik

Bisnis | Sabtu, 13 November 2021 | 13:08 WIB

Industri Rokok Sering Bawa-bawa Nasib Petani, Mantan Menkes Nafsiah Mboi: Omong Kosong!

Industri Rokok Sering Bawa-bawa Nasib Petani, Mantan Menkes Nafsiah Mboi: Omong Kosong!

Health | Kamis, 11 November 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

×