Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Rabu, 18 Maret 2026 | 10:09 WIB
Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran
Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti. (Suara.com/Fadil)
  • Bank Indonesia menjaga stabilitas pasar keuangan dan nilai tukar Rupiah saat libur panjang Lebaran 2026.
  • BI memantau pergerakan Rupiah 24 jam melalui pasar NDF akibat potensi dampak konflik global.
  • BI memperkuat transaksi mata uang lokal (LCT) dengan mitra seperti Tiongkok untuk kurangi permintaan dolar.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memastikan akan menjaga pasar keuangan saat libur panjang. Termasuk, menstabilkan rupiah agar tidak terus melemah.

Pasalnya, rupiah ditutup melemah ke level Rp16.997 pada Selasa. Untuk itu, Deputi Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan akan terus memperkuat berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, dari dampak memburuknya kondisi global akibat perang Timur Tengah.

"Langkah yang kami lakukan pada saat liburan panjang ini adalah memang pasar domestik kan tutup, tapi pasar di luar itu tidak tutup. Nah ini yang kami terus berjaga-jaga 24 jam,” tutur Deputi Gubernur BI Destry Damayanti dalam RDG secara virtual yang dikutip Rabu (18/3/2026).

Kata dia, pemantauan 24 jam tersebut terutama difokuskan pada pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang dapat terlihat melalui pasar Non Deliverable Forward (NDF). Dengan demikian, meskipun di dalam negeri sedang libur Lebaran, tim BI tetap bekerja untuk memantau dinamika pasar global.

Selain itu, BI akan terus memperkuat penggunaan local currency transaction (LCT). Salah satu pasar yang terus diperdalam yaitu yuan China, baik CNH maupun CNY.

“Ini yang terus kita lakukan sehingga bagi mereka yang akan melakukan transaksi, mereka tidak perlu lagi membeli dolar dulu, tapi mereka bisa (langsung) melakukannya di pasar domestik,” bebernya.

Langkah menggunakan mata uang lokal untuk transaksi lintas negara, berpengaruh untuk mengurangi permintaan dolar di pasar domestik.

Hingga Februari 2026, transaksi LCT mencapai 4,1 miliar dolar AS. Transaksi terbesar LCT terjadi dengan China yang sebesar 3 miliar dolar AS per bulan.

“Artinya kebutuhan terhadap mata uang lain selain dolar AS itu semakin meningkat di Indonesia,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Rupiah Menguat Tips, Dolar AS Sentuh ke Level Rp16.861

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:52 WIB

Waspada! Kewajiban Neto Luar Negeri RI Bengkak Jadi 272,6 Miliar Dolar AS

Waspada! Kewajiban Neto Luar Negeri RI Bengkak Jadi 272,6 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 09:14 WIB

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Menkeu Purbaya Beberkan Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 21:06 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Nilai Tukar Rupiah Menguat Seiring Turunnya Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:20 WIB

Efek Ramadan, Penjualan Eceran Februari 2026 Diproyeksi Naik 4,4 Persen

Efek Ramadan, Penjualan Eceran Februari 2026 Diproyeksi Naik 4,4 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09 WIB

Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?

Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 15:04 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB