facebook

Pendapatan Modernland Realty Naik Jadi Rp 578 Miliar Hingga Kuartal III 2021

Iwan Supriyatna
Pendapatan Modernland Realty Naik Jadi Rp 578 Miliar Hingga Kuartal III 2021
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Public Expose, bertempat di Modern Golf & Country Club, Kota Modern, Tangerang, Jum’at (10/12/2021).

PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Public Expose, bertempat di Modern Golf & Country Club, Kota Modern, Tangerang, Jumat (10/12/2021).

Suara.com - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar acara Public Expose, bertempat di Modern Golf & Country Club, Kota Modern, Tangerang, Jum’at (10/12/2021). Acara Public Expose Perseroan dihadiri oleh jajaran Direksi, Komisaris dan Manajemen PT Modernland Realty Tbk.

Tujuan diselenggarakannya Public Expose ini adalah untuk memberikan gambaran kinerja Perusahaan tahun 2021. Selain itu untuk memberikan informasi terkait proses Restrukturisasi Guaranteed Senior Notes 2021 dan 2024.

Dharma Mitra, Direktur PT Modernland Realty Tbk dalam pemaparannya menjelaskan, timbulnya Covid-19 sejak awal tahun 2020 telah membawa dampak terhadap perekonomian di Indonesia dan dunia.

Pandemi ini menimbulkan ketidakpastian untuk kegiatan operasional Perseroan sehingga berdampak pada hasil operasi Perseroan serta posisi keuangannya.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun Modernland Realty Siapkan Program Marketing

Terhitung sejak pertengahan Maret 2020, Perseroan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah sesuai dengan anjuran Pemerintah dimana hal ini sangat membatasi aktivitas bisnis Perseroan.

Memasuki tahun 2021 kondisi perekonomian masih mengalami perlambatan terlebih dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di bulan Juli.

Namun kegiatan vaksinasi yang tengah digalakkan oleh Pemerintah memberikan sentimen positif pada pasar dengan meningkatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi perekonomian yang ditandai dengan membaiknya mobilitas masyarakat sejalan dengan pelonggaran kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat.

“Perseroan terus berupaya meningkatkan kinerja pemasaran, antara lain dengan memanfaatkan program relaksasi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari Pemerintah untuk rumah tapak di bawah Rp2 miliar,” ujar Dharma Mitra.

Lebih lanjut Dharma Mitra menuturkan, di sektor industrial meskipun sentimen positif berkembang di pasar seiring dengan kegiatan vaksinasi masyarakat, namun kebanyakan investor masih mengambil sikap wait and see.

Baca Juga: Penghijauan Lingkungan, Jakarta Garden City Gelar Gowes dan Tanam

“Namun demikian Perseroan tetap menjaga hubungan yang baik dan terjalinnya komunikasi dengan beberapa potensial investor yang diharapkan akan mulai berinvestasi di tahun 2022,” tutur Dharma Mitra.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar