Dorong Peningkatan Pendapatan Petani, Presiden Minta Kelembagaan Food Estate Diperkuat

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 15 Desember 2021 | 10:15 WIB
Dorong Peningkatan Pendapatan Petani, Presiden Minta Kelembagaan Food Estate Diperkuat
Presiden Joko Widodo dan Mentan, Syahrul Yasin Limpo. (Dok: Kementan)

Suara.com - Demi memingkatkan pendapatan para petani, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mendorong penguatan kelembagaan food estate di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah terus diperkuat. Kelembagaan petani ini nantinya akan memudahkan peningkatan daya saing dan posisi tawar dalam pemasaran.

"Dengan begitu, kita harapkan pendapatan income dari para petani juga akan meningkat. Harga yang ada juga tidak dipermainkan oleh para tengkulak," ujarnya, didampingi Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, saat melakukan kunjungan kerja sekaligus kick off perdana di dua food estate di Jateng, Selasa (14/12/2021).

Dalam kesempatan ini, Jokowi berjanji akan membantu petani menyiapkan bibit unggul sampai kelengkapan sarana panen. Menurutnya, harus ada kerja sama yang baik antara petani dengan pihak swasta (offtaker) sebagai bagian dari pembeli yang sudah pasti.

"Saya rasa, kita ingin melihat model bisnisnya seperti apa. Proses bisnis yang akan dilakukan di sini seperti apa, hitung-hitungannya sudah ada. Ini akan menjadi contoh untuk provinsi-provinsi lain yang ingin membuat food estate," katanya.

Ke depan, kata Presiden, kemampuan digitalisasi penting diterapkan pada sistem korporasi ini untuk kemudahan komunikasi, transparansi dan efisiensi.

Kawasan food estate di Kabupaten Temanggung tersebar di 4 titik, yakni Dusun Banaran, Desa Bansari, Kecamatan Bansari, dan Kabupaten Temanggung, dengan jenis komoditas yang akan dikembangkan antara lain, cabai (22 hektare), bawang putih (179 hektare), bawang merah (137 hektare), dan kentang (1 hektare).

Adapun kawasan Food Estate di Kabupaten Wonosobo, tersebar di 5 titik yakni Kecamatan Kalikajar, Kecamatan Watumalang, Kecamatan Kertek, Kecamatan Garung, dan Kecamatan Kejajar. Komoditas yang dikembangkan cabai merah keriting dan cabai rawit merah (25,5 Ha), bawang putih (308 Ha), bawang merah (1 Ha), dan kentang konsumsi (5 Ha).

Adapun pemilihan lokasi ini dikarenakan kedua kabupaten tersebut memiliki tanah yang subur dalam mengembangkan Komoditas hortikultura. Selain itu, food estate Tawon juga memiliki kesesuaian agroklimat untuk pertanaman hortikultura. Wonosobo dikenal memiliki resource hortikultura yang cukup besar dan menjadi penyangga kebutuhan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa kawasan food estate hortikultura Temanggung dan wonosobo di Jawa Tengah total area of excellence di Kabupaten Temanggung saat ini sudah mencapai 32 hektar dari sebelumnya yang hanya 30 hektar.

"Tapi baik Temanggung maupun Wonosobo pada dasarnya memiliki resource hortikultura yang cukup besar dan menjadi penyangga kebutuhan nasional," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hujan Lebat, Jokowi Kuyup Saat Tinjau Pertanian Cabai di Wonosobo

Hujan Lebat, Jokowi Kuyup Saat Tinjau Pertanian Cabai di Wonosobo

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 18:27 WIB

Negara Impor Bawang Putih Saat Petani Panen, Presiden Jokowi Langsung Hubungi Mendag

Negara Impor Bawang Putih Saat Petani Panen, Presiden Jokowi Langsung Hubungi Mendag

Bisnis | Selasa, 14 Desember 2021 | 17:31 WIB

Jokowi Minta Kepastian Harga Bawang Merah Agar Petani Tak Merugi

Jokowi Minta Kepastian Harga Bawang Merah Agar Petani Tak Merugi

Bisnis | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:56 WIB

Presiden Jokowi ke Jawa Tengah, Cek Lumbung Pangan di Temanggung dan Wonosobo

Presiden Jokowi ke Jawa Tengah, Cek Lumbung Pangan di Temanggung dan Wonosobo

Jawa Tengah | Selasa, 14 Desember 2021 | 08:56 WIB

Presiden Jokowi akan Resmikan Vaksin Sinovac untuk Anak-anak, Selasa 14 Desember

Presiden Jokowi akan Resmikan Vaksin Sinovac untuk Anak-anak, Selasa 14 Desember

Bekaci | Senin, 13 Desember 2021 | 16:46 WIB

Alasan Tol Pekanbaru-Bangkinang Batal Diresmikan Akhir Tahun Ini

Alasan Tol Pekanbaru-Bangkinang Batal Diresmikan Akhir Tahun Ini

Riau | Minggu, 12 Desember 2021 | 21:10 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB