Anak Muda Indonesia Mesti Peduli Terhadap Perubahan Iklim

Iwan Supriyatna

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:55 WIB
Anak Muda Indonesia Mesti Peduli Terhadap Perubahan Iklim
Ilustrasi perubahan iklim. [Shutterstock]

Suara.com - Generasi muda diharapkan turut menyadari bahwa perubahan iklim akan menjadi tantangan bagi kehidupan masyarakat Indonesia ke depannya. Sebab, persoalan krisis iklim ini dapat berpengaruh dan menentukan masa depan bangsa.

Dian Paramita, Digital Organizer dari LSM lingkungan internasional yang menangani krisis iklim bernama 350.org Indonesia mengatakan, krisis iklim dan lingkungan merupakan sebuah tantangan bagi anak muda, yang merupakan generasi penerus masa depan bangsa. Oleh karena itu, ia percaya anak muda dapat menyuarakan permasalahan iklim.

“Saya percaya anak muda bisa. Apalagi dengan sosial media, dengan teknologi, dengan media, yang lebih bebas seperti sekarang ini, itu lebih mudah lagi jadi saya percaya sebenarnya kekuatan anak muda itu sangat kuat, apalagi sekarang,” ujar Dian dalam video yang diunggah akun instagram Bicara Udara ditulis Kamis (23/12/2021).

Lebih lanjut, Dian menjelaskan, saat ini yang menjadi tantangan dalam menyuarakan persoalan krisis iklim adalah ketidaktahuan masyarakat mengenai krisis iklim, apa penyebab dan dampaknya, serta betapa pentingnya perubahan iklim bagi kehidupan manusia.

“Dikiranya, udaranya panas, panas saja. Dikiranya, banjir, ya karena sistem drainase buruk, walaupun itu ada hubungannya. Dikiranya, hanya karena ada bencana tanah longsor, ya 10 tahun lalu, 30 tahun lalu juga ada tanah longsor. Dipikirannya, itu tidak ada hubungannya dengan krisis iklim,” ucapnya.

Kemudian, kata Dian, perubahan iklim juga memiliki keterkaitan dengan polusi udara. Menurutnya, sumber utama polusi udara memiliki kesamaan dengan perubahan iklim, yaitu pembakaran energi fosil.

“Jadi, kalau kualitas udaranya bagus, maka iklimnya akan bagus. Jadi saling sama gitu karena sumbernya sama. Kalau bisa men-tackle polusi udara artinya bisa men-tackle krisis iklim. Nah, pemerintah ini perlu strategi yang bagus untuk membuat kebijakan yang bisa terus menurunkan emisi yaitu menurunkan pembakaran energi fosil,” tuturnya.

Menurut Dian, untuk menanggulangi krisis iklim itu butuh perubahan sistematik. Perubahan sistematik, lanjut dia, baru dapat terjadi jika ada people power atau suara masyarakat yang bersatu untuk mendorong pemerintah mengubah sistem penanggulangan krisis iklim.

“Kalau kita tahu hak dan kewajiban, kita tahu informasi pengetahuan dan kita kritis, biasanya orang-orang itu yang bisa memperbaiki bumi ini secara individu maupun saat berjuang bersama-sama memperbaiki sistem,” pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selintas Perubahan Iklim, Apa yang Sesungguhnya Terjadi?

Selintas Perubahan Iklim, Apa yang Sesungguhnya Terjadi?

Your Say | Kamis, 23 Desember 2021 | 06:38 WIB

Selamat! Medan Terpilih Jadi Lokasi Program Mitigasi Perubahan Iklim

Selamat! Medan Terpilih Jadi Lokasi Program Mitigasi Perubahan Iklim

Sumut | Rabu, 22 Desember 2021 | 12:17 WIB

Generasi Muda DInilai Perlu Kembangkan Ecopreneurship, Kenapa?

Generasi Muda DInilai Perlu Kembangkan Ecopreneurship, Kenapa?

Press Release | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Mulai Dibahas, Pemberian Insentif untuk Mobil Hybrid Bakal Diusulkan Tahun Ini

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Harga Emas Antam Masih Terus Naik Jadi Rp2,57 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Cara Pakai Tinted Sunscreen Wardah yang Benar, Cukup 2 Jari

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Kasus Bobotoh Tewas Dibacok, Kapolres Bogor: Terduga Bukan Suporter

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Laba SIG Meroket 471 Persen, Tata Kelola Perusahaan Terus Dipacu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Mentan Duga Ada Pihak yang Permainkan Harga Ayam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

Demo di Monas, Tugu Tani, dan DPR: Simak Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Hari Ini

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Kurs Rupiah Hari Ini Melemah Rp18.187, Harga Minyak dan Sentimen The Fed Jadi Biang Kerok

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

Viral PT KAI Dicibir Pakai AI untuk Desain Livery Gerbong Kereta, Jari Anime Ada 6

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Aset Kripto dalam Perspektif Syariah, Benarkah Bisa Jadi Instrumen Investasi?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:35 WIB

×