Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pupuk Kaltim Fasilitasi Pendidikan 36 Anak Melalui Program PKTPP

Iwan Supriyatna

Senin, 27 Desember 2021 | 13:18 WIB
Pupuk Kaltim Fasilitasi Pendidikan 36 Anak Melalui Program PKTPP
Ilustrasi pendidikan (Shutterstock)

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) secara konsisten terus meningkatkan komitmen dalam mendukung pendidikan yang layak bagi anak, melalui program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan (PKTPP).

Sepanjang 2021, ada 36 anak yang menerima manfaat program PKTPP di Kota Bontang, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi. Para penerima terdiri dari 10 siswa tingkat SD, 8 siswa tingkat SMP, 8 siswa tingkat SMA dan 10 orang tingkat perguruan tinggi.

Program yang digagas sejak 2008 ini merupakan langkah aktif PKT dalam menciptakan SDM terampil, profesional dan berkompetensi dengan memberikan pendidikan yang layak bagi anak berprestasi dari keluarga kurang mampu secara finansial.

Program PKTPP juga sesuai misi Perusahaan untuk memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan, karena pendidikan dinilai sebagai faktor utama pengembangan kapasitas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

SVP Sekretaris Perusahaan PKT Teguh Ismartono, mengatakan program PKTPP memberi keleluasaan bagi penerima untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang diminati, dengan pembiayaan penuh mulai awal masuk hingga lulus.

PKT menjalin kerjasama dengan 15 universitas terkemuka di Tanah Air di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Brawijaya (Unibraw), Universitas Mulawarman (Unmul), Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Institut Seni Indonesia (ISI), Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia.

“Sedangkan tingkat SD hingga SMA, para siswa difasilitasi pendidikan di Yayasan Pupuk Kaltim (YPK). Beasiswa disasar mulai tingkat SD agar ada kesinambungan proses pendidikan di setiap jenjang bagi anak, sehingga ke depan mampu berkontribusi bagi daerah sesuai bidang ilmu yang dimiliki,” kata Anggono ditulis Senin (27/12/2021).

Sejak 2008-2021, PKT telah mengalokasikan anggaran mencapai Rp24,4 Miliar untuk seluruh tingkat pendidikan, dengan total penerima manfaat tingkat perguruan tinggi sebanyak 188 orang dan tingkat SD hingga SMA sebanyak 128 orang. Saat ini, jumlah mahasiswa aktif dalam program PKTPP tingkat perguruan tinggi ada 62 orang dan siswa SD-SMA 96 orang.

Pembiayaan program PKTPP memfasilitasi hampir seluruh kebutuhan pendidikan, mulai dari biaya tes sebelum masuk perguruan tinggi hingga tugas akhir, biaya akomodasi, buku dan sebagainya.

baca juga

Selain itu PKT juga memberi bantuan biaya penelitian bagi mahasiswa tingkat akhir, agar mereka dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Sementara untuk tingkat SD-SMA, PKT memberikan fasilitas seragam, buku pelajaran, SPP dan lainnya.

“Beasiswa PKTPP juga sebagai bentuk dukungan PKT terhadap visi misi Pemkot Bontang yang Hebat dan Beradab, agar SDM lokal lebih berdaya saing melalui pendidikan yang layak,” tambah Teguh.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, mengungkapkan pendidikan bagi anak harus berkesinambungan, guna terwujudnya generasi penerus yang cerdas terliterasi, sekaligus kreatif dan informatif.

Meski diadang pandemi, PKT berkomitmen untuk terus berperan dalam peningkatan kapasitas SDM melalui pendidikan, karena anak berhak untuk mendapat kesempatan belajar lebih tinggi dan menjadi generasi penerus bangsa yang terampil serta berkompeten.

“Beasiswa PKTPP juga sebagai upaya PKT dalam menciptakan ikatan moril dengan masyarakat di sekitar Perusahaan, sebab pendidikan yang layak menjadi faktor utama penunjang kesejahteraan masyarakat,” ujar Rahmad.

Ke depan, program PKTPP akan terus dikembangkan PKT dalam mendukung pendidikan anak yang berkualitas di Kota Bontang dan Kalimantan Timur, sehingga peran Perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang berdaya saing tak hanya dilihat dari penguatan kapasitas melalui berbagai pelatihan dan pengembangan kompetensi saja, tapi juga menyasar pendidikan sejak dini dengan kesinambungan proses secara optimal.

“Program PKTPP akan tetap menjadi bagian dari langkah PKT dalam menciptakan SDM yang andal, terampil dan berdaya saing, sehingga ke depan tidak ada lagi anak di Bontang dan Kaltim yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan, karena PKT akan hadir untuk memfasilitasi itu,” pungkas Rahmad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa UTM Menggunakan Permainan Tradisional untuk Media Pembelajaran di SDN Kranji II

Mahasiswa UTM Menggunakan Permainan Tradisional untuk Media Pembelajaran di SDN Kranji II

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 13:07 WIB

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Akuntansi dan Prospek Karier Setelah Lulus

Mengenal Lebih Dekat Jurusan Akuntansi dan Prospek Karier Setelah Lulus

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 11:18 WIB

3 Jalur Penerapan MBKM di PresUniv

3 Jalur Penerapan MBKM di PresUniv

Bisnis | Senin, 27 Desember 2021 | 10:19 WIB

Terkini

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB