Terus Komitmen Menjaga Lingkungan, PLN Raih 8 Proper Emas dan 20 Proper Hijau

Fabiola Febrinastri

Rabu, 29 Desember 2021 | 14:21 WIB
Terus Komitmen Menjaga Lingkungan, PLN Raih 8 Proper Emas dan 20 Proper Hijau
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Menteri LHK, Siti Nurbaya, Jakarta, Selasa (28/12/2021). (Dok: KLHK)

Suara.com - PT PLN (Persero) melalui Pilar Green dalam transformasinya terus berkomitmen untuk mengelola pembangkit yang ramah lingkungan. Tahun ini, PLN menyabet 8 penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan disaksikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (28/12/2021).

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi PLN dalam menjaga pengelolaan lingkungan yang sehat dan keberlanjutan. Ma'ruf menjelaskan, langkah pemberian Proper ini dilakukan untuk menjadi pendorong bagi perusahaan untuk bisa mendukung rencana pemerintah mencapai net zero emission di 2060.

"Semakin banyak perusahaan yang menyadari pengelolaan lingkungan hidup. Tahun ini, jumlah penerima Proper Emas, Proper Hijau dan Proper Biru semakin meningkat. Hal ini bisa menjadi motivasi, agar semua pihak bisa mendukung tujuan pemerintah dalam mencapai net zero emission pada 2060," ujar Ma'ruf.

Menteri LHK, Siti Nurbaya merinci, tahun ini sebanyak 47 perusahaan menyabet predikat Proper Emas. Adapun dari 47 Proper Emas tersebut, 8 predikat diantaranya dianugerahkan kepada PLN beserta anak usahanya.

Selain Emas, tahun ini ada 186 yang mendapat Proper Hijau. Dalam penghargaan ini, PLN mendapatkan 20 Proper Hijau.

"Prestasi ini patut dijaga dan kami berharap bisa ditingkatkan. Tahun ini, pemerintah bisa mengantongi penghematan Rp102,49 triliun dari 697 eko-inovasi yang dilakukan oleh perusahaan," ujar Siti.

Sedangkan dari aspek inovasi sosial, menunjukkan terdapat 103 inovasi sosial dari digital marketing, budidaya pakan ternak, mitigasi kebakaran hutan dan lahan, serta pemberdayaan masyarakat adat dan masyarakat lokal di sekitar lokasi perusahaan.

"Dana program CSR yang bergulir ke masyarakat pada tahun ini mencapai Rp2,6 triliun sebagai kontribusi dunia usaha," ujar Siti.

baca juga

Proper Emas untuk PLN diraih oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B Jepara, yang dioperasikan oleh PLN. Selain itu PLTU Grati, PLTU Priok, Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Gas (PLTDG) Pesanggaran, dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Darajat yang dikelola oleh anak usaha PLN yaitu PT Indonesia Power. Proper Emas juga diraih PLTU Paiton, PLTU Rembang dan PLTU Gresik yang dioperasikan anak usaha PLN yaitu PT Pembangkitan Jawa Bali.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, prestasi gemilang yang diperoleh merupakan hasil dari upaya kolaborasi yang baik antara PLN dengan masyarakat. Penghargaan ini membuktikan kinerja luar biasa PLN dalam pengelolaan lingkungan hidup dan kehadirannya bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

"Penghargaan ini sangat penting bagi PLN. Ini sekaligus menjadi bagian dari semangat transformasi PLN untuk menjalankan kegiatan usaha yang makin berwawasan lingkungan," ujar Darmawan.

Darmawan menjelaskan, PLN berkomitmen untuk senantiasa menyelenggarakan bisnis pembangkitan tenaga listrik dengan aman, bersih, dan efisien serta memberdayakan masyarakat sekitar.

Proper Emas menjadi penghargaan tertinggi dari penilaian sebagai bukti upaya berkelanjutan perusahaan dalam bidang lingkungan, melakukan inovasi dalam aspek pemberdayaan sumber daya serta pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, yang artinya perusahaan telah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Sementara Proper Hijau artinya perusahaan tersebut tidak hanya taat, tetapi melebihi ketaatan terhadap peraturan perundangan baik dalam hal penerapan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, pengurangan dan pemanfaatan limbah B3, penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) limbah padat non B3, pengurangan pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri BUMN Apresiasi Kemandirian Ekonomi yang Dilakukan Para ODHA di Bali

Menteri BUMN Apresiasi Kemandirian Ekonomi yang Dilakukan Para ODHA di Bali

Bisnis | Rabu, 29 Desember 2021 | 13:58 WIB

Berharap Situasi Lebih Stabil, Tahun Depan Toyota Siapkan Produk Ramah Lingkungan

Berharap Situasi Lebih Stabil, Tahun Depan Toyota Siapkan Produk Ramah Lingkungan

Otomotif | Selasa, 21 Desember 2021 | 19:04 WIB

Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas, Ini Dampak Positifnya Bagi Lingkungan

Pembangunan Berkelanjutan Jadi Prioritas, Ini Dampak Positifnya Bagi Lingkungan

Press Release | Sabtu, 18 Desember 2021 | 22:07 WIB

PLN Journalist Award Dibuka hingga Akhir Desember 2021, Hadiah Rp400 Juta Menanti!

PLN Journalist Award Dibuka hingga Akhir Desember 2021, Hadiah Rp400 Juta Menanti!

News | Jum'at, 17 Desember 2021 | 10:14 WIB

Tahun Depan Toyota Tambah Varian Baru Berupa Produk Elektrifikasi

Tahun Depan Toyota Tambah Varian Baru Berupa Produk Elektrifikasi

Otomotif | Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:22 WIB

Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan, 18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan, 18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Press Release | Selasa, 30 November 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×