Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Kopi Termahal di Dunia Ternyata Berasal dari Indonesia, Ini Penjelasannya

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 30 Desember 2021 | 15:14 WIB
Kopi Termahal di Dunia Ternyata Berasal dari Indonesia, Ini Penjelasannya
Ilustrasi kopi luwak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Minum kopi adalah budaya segala kalangan dan usia di seluruh dunia. Warung kopi juga menjamur mulai dari kelas kaki lima hingga bintang lima di mall dan pusat perbelanjaan.

Orang-orang berani membayar mahal untuk kopi impor, namun tahukah kamu jika kopi termahal di dunia justru ada di Indonesia? Kopi termahal itu adalah kopi Luwak.

Situs berita The Manual menyebutkan kopi Luwak sebagai kopi termahal di dunia mengalahkan kopi dari negara tropis lain Brasil. Kopi ini disebut bisa dibanderol seharga 600 dolar per 500 gram.

Situs yang sama menjelaskan kopi ini bisa dihargai dengan sangat mahal karena dihasilkan dari proses fermentasi alami dari perut luwak, musang khas negara tropis.

Pengolahannya yang dilakukan di Indonesia disebut berhasil menemukan kopi paling mewah sedunia. Selain proses penyesuaian kimiawi yang dilakukan dari dalam perut luwak terhadap biji kopi, kopi luwak juga gampang diidentifikasi.

Proses yang hanya bisa dilakukan oleh hewan membuat luwak buatan manusia dengan mesin gampang diidentifikasi sebagai penipuan.

Sumber lain menyebutkan kopi luwak dibuat dengan langkah awal memberikan makanan berupa biji kopi merah cerah kepada luwak.

Biji tersebut akan mendorong luwak menghasilkan fases yang bisa diproses menjadi biji kopi luwak. Fases tersebut dibersihkan terlebih dahulu kemudian dijemur hingga kelembabannya mencapai kadar tertentu untuk membuat biji kopi.

Setelah kering, biji dikupas dengan alat kemudian dipilah berdasarkan bentuk dan ukuran. Biasanya setiap produsen menerapkan standar ukuran biji tertentu untuk diproses menjadi kopi.

Biji kemudian dibakar sebelum digiling menjadi bubuk kopi. Bubuk kopi inilah yang nantinya bakal dikemas dan dipasarkan ke berbagai tempat.

Namun, untuk menjamin rasa, biasanya setiap produsen kopi melakukan percobaan penyeduhan untuk setiap satu kali proses pembuatan kopi. Proses tersebut biasanya memakan waktu hingga dua minggu.

Setelah semua prosedur dinilai tepat, kopi akan dipasarkan ke berbagai wilayah bahkan mancanegara. Kopi luwak asal Indonesia diekspor ke berbagai negara di Asia, Eropa, juga Amerika Serikat. Kopi ini mengalahkan kopi jenis lain seperti Finca El Injerto dari Amerika Tengah dan Saint Helena dari Yaman.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyelamatkan Bumi dengan Ampas Kopi, 3 Cara Ini Patut Dicoba!

Menyelamatkan Bumi dengan Ampas Kopi, 3 Cara Ini Patut Dicoba!

Your Say | Kamis, 30 Desember 2021 | 13:43 WIB

Goloso Pasta Pizzeria Sajikan Pengalaman Ngopi Berbeda, Ala-ala Italia

Goloso Pasta Pizzeria Sajikan Pengalaman Ngopi Berbeda, Ala-ala Italia

Lifestyle | Rabu, 29 Desember 2021 | 13:14 WIB

Pemkot Tanjungpinang Peringatkan ASN yang Kelamaan Duduk di Kedai Kopi di Jam Kerja

Pemkot Tanjungpinang Peringatkan ASN yang Kelamaan Duduk di Kedai Kopi di Jam Kerja

Batam | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:48 WIB

Tidak Semua Biji Kopi di Lampung Diekspor

Tidak Semua Biji Kopi di Lampung Diekspor

Lampung | Senin, 27 Desember 2021 | 21:44 WIB

Kopi Kenangan Berhasil Jadi Unicorn, Valuasi Rp14, 2 Triliunan

Kopi Kenangan Berhasil Jadi Unicorn, Valuasi Rp14, 2 Triliunan

Batam | Senin, 27 Desember 2021 | 21:00 WIB

7 Manfaat Ampas Kopi untuk Tanaman, Bisa Jadi Pupuk hingga Mengusir Hama

7 Manfaat Ampas Kopi untuk Tanaman, Bisa Jadi Pupuk hingga Mengusir Hama

Lifestyle | Senin, 27 Desember 2021 | 13:47 WIB

Terkini

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Pemerintah Bebaskan Bea Impor LPG & Bahan Baku Plastik, Cegah Kenaikan Harga Makanan-Minuman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:16 WIB

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

IHSG Terus Terjun ke Zona Merah, Nyaris ke Level 6.900

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:07 WIB

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:03 WIB

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:46 WIB

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:22 WIB

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:12 WIB

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 15:46 WIB