StreetScooter Diakuisi Odin Automotive, Menteri Bahlil Sindir Ahok?

Jum'at, 07 Januari 2022 | 18:37 WIB
StreetScooter Diakuisi Odin Automotive, Menteri Bahlil Sindir Ahok?
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Fadhil]

Suara.com - Rencana pemerintah berinvestasi ke StreetScooter Engineering atau StSE lewat
Indonesia Battery Corporation (IBC) pupus sudah. Pasalnya, perusahaan produsen mobil listrik asal Aachen, Jerman itu kini jatuh ke tangah Odin Automotive.

StreetScooter sendiri pernah ramai diperbincangkan banyak orang di Tanah Air, salah satunya oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Kala itu, Komisaris Utama PT Pertamina Persero ini bilang investasi ke StreetScooter hanya akan bikin keuangan negara rugi alias boncos.

Menteri Investasi atau Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ikut berkomentar terkait akuisisi yang dilakukan oleh Odin Automotive ini.

Bahlil sempat kecewa mengetahui kabar akuisisi ini, karena sebetulnya pemerintah sangat getol ingin mengakuisisi StreetScooter.

"Saya sudah mengecek StreetScooter di Jerman. Tapi kan oleh beberapa kelompok, dibilang investasi akan rugi. Aku tahu itu sudah diakuisisi oleh Singapura (salah satu pemegang saham besar Odin investor berbasis di Singapura, Djamal Attamimi)," kata Bahlil saat ditemui di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (7/1/2022).

Potensi akuisisi yang seharusnya memberikan manfaat yang besar bagi negara terhadap industri kendaraan listrik, lanjut Bahlil lenyap begitu saja karena ada omongan miring dari orang tersebut.

Padahal, kata dia, StreetScooter merupakan perusahaan yang boleh dibilang cukup baik dalam memproduksi sejumlah kendaraan listrik.

"Jadi kita enggak tahu negara ini, kita paling gampang dipecah belah negara sendiri. Barang itu barang bagus. Kita dibilang bahwa ini rugi dan sebagainya. Belum kerja udah bilang rugi. Jadi kita terlalu banyak curiga."

Baca Juga: Tanggapi Kans Usung Ahok di Pilkada DKI 2024, Elite PDIP: Keputusannya Ada di Megawati

"Ada yang bilang ini akan terjadi mark-up, apaan, kan transparan belinya. Singapura (jadinya) beli itu tuh, dan opsi itu sekarang enggak dikasih lagi ke kita," sesal Bahlil.

Sebelumnya, Ahok menolak rencana IBC untuk mengakuisisi saham produsen mobil listrik asal Jerman, StreetScooter. Dia menilai rencana itu tidak masuk akal.

Ahok mencatat proses pengambilalihan saham StreetScooter tidak layak untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dalam negeri. Ada sejumlah kegagalan yang dilakukan perusahaan tersebut dalam mengembangkan kendaraan listrik.

Hal senada juga dikatakan mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini yang menolak proses akuisisi tersebut.

Karena sikap Zaini ini, dirinya harus rela meninggalkan kursi nomer satu PLN, meskipun Menteri BUMN Erick Thohir membantahnya.

Padahal kata Bahlil, StreetScooter sendiri adalah barang bagus yang memang untuk bisa diambil alih. "Gimana kalau kita mencle-mencle. Lewat lah barang itu. Barang bagus diambil orang."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI