Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Malaysia Dihantui Kekurangan Pasokan Kebutuhan Pokok Pasca Bencana Banjir, Indonesia Terdampak?

M Nurhadi

Jum'at, 14 Januari 2022 | 09:35 WIB
Malaysia Dihantui Kekurangan Pasokan Kebutuhan Pokok Pasca Bencana Banjir, Indonesia Terdampak?
Seorang pria berpegangan pada besi pembatas menunggu untuk dievakuasi oleh tim penyelamat di Shah Alam, Selangor, Malaysia, Senin (20/12/2021). [ARIF KARTONO / AFP]

Suara.com - Malaysia dikabarkan tengah mempersiapkan strategi pangan lantaran kekhawatiran kekurangan pangan yang meningkat setelah para petani di negara itu  terdampak bencana banjir bandang.

Salah seorang pengusaha ternak di Malaysia, Azim Omar mengaku kehilangan lebih dari 7.000 ekor bebek miliknya pada bencana banjir awal tahun ini.

Mengutip laporan dari The Straits Times (ST) Singapura, 1 Januari ketika banjir melanda Segamat, Johor, yang membuat peternakannya terendam air setinggi dada orang dewasa.

“Saya harus membuang sekitar 1.200 telur karena bisa terkontaminasi bakteri dari air banjir,” katanya seperti dikutip ST.

Ia mengaku bersyukur selamat dari bencana itu. Namun, masalah ini membuat Azim tidak memiliki pendapatan dan hanya 90 ekor itik yang selamat dari banjir.

Sebagai salah satu pemasok bebek secara nasional, ia mengaku tidak akan mampu memenuhi permintaan telur asin, yang sangat populer selama periode ini.

Dalam laporan yang sama, presiden Asosiasi Petani Sayuran Malaysia Lim Ser Kwee mengatakan banyak petani yang terkena banjir parah di negara bagian seperti Johor, Selangor dan Pahang.

“Kami akan menghadapi kelangkaan sayuran hingga Tahun Baru Imlek dan Hari Raya karena banjir. Petani tidak dapat menanam kembali tepat waktu untuk Hari Raya. Sebagian besar peternakan telah hancur total. Dan tidak ada cukup pekerja asing saat ini,” kata Lim kepada ST.

Untuk petani cabai Ahmad Irham Mohd Noor, 40, air banjir yang naik setinggi 3,4m di Dengkil, Selangor benar-benar menghancurkan pertaniannya, meninggalkan dia dengan kerugian sekitar RM100,000.

baca juga

“Permintaan cabai saat Imlek cukup tinggi. Tanaman saya seharusnya dipanen pada akhir Januari tetapi sekarang semuanya hilang,” katanya kepada ST, seraya menambahkan bahwa dia belum menerima bantuan pemerintah.

Salah seorang manajer perkebunan sayuran Yong Kah di Simpang Renggam, Johor — yang mengekspor sekitar 70 persen produknya ke negara tetangga Singapura — bernama Bernard Teh, memperkirakan, komoditas sayuran baru bisa membaik pada Tahun Baru Imlek.

“Sayuran keras dan berdaun terbatas. Hujan dan banjir yang terus menerus sangat mempengaruhi hasil panen. Kalaupun tidak ada banjir, hujan yang terlalu deras menyebabkan tanaman mati,” ujarnya kepada ST via Warta Ekonomi.

Saat ini, harga sejumlah komoditas terpantau naik hingga 30 persen karena krisis pasokan. Sementara, Asosiasi Restoran dan Koki Pan Malaysia Koo Soo mengklaim, guna mengantisipasi kekurangan kebutuhan, penjual dan operator makanan dapat mengurangi jumlah bahan atau menyajikan porsi yang lebih kecil.

“Intinya, mengurangi porsi makanan adalah menaikkan harga makanan karena meski dengan porsi yang lebih kecil, konsumen tetap harus membayar (harga) yang sama,” kata Datuk Ringo Kaw, wakil presiden asosiasi, seraya menambahkan bahwa beberapa pemilik restoran tidak punya pilihan lain. untuk mempertahankan klien mereka.

Kaw mengatakan operator makanan berjuang untuk mengatasi karena harga unggas telah meningkat sebesar 20 persen, serta biaya tambahan 35 persen untuk bahan non-makanan seperti kantong plastik, peralatan sanitasi dan biaya overhead lainnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Daerah di OKU yang Rawan Banjir dan Tanah Longsor

5 Daerah di OKU yang Rawan Banjir dan Tanah Longsor

Sumsel | Jum'at, 14 Januari 2022 | 08:47 WIB

Tak Ingin Diklaim Malaysia, Mendagri Kunjungi Pulau Karang Singa

Tak Ingin Diklaim Malaysia, Mendagri Kunjungi Pulau Karang Singa

Batam | Kamis, 13 Januari 2022 | 20:07 WIB

8 Desa Terendam Banjir, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln Paparkan Penyebabnya

8 Desa Terendam Banjir, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Henri Lincoln Paparkan Penyebabnya

Bekaci | Kamis, 13 Januari 2022 | 21:30 WIB

Gagal Pakai Adat Jawa, Pernikahan Wanita Malah Banjir Pujian Warganet

Gagal Pakai Adat Jawa, Pernikahan Wanita Malah Banjir Pujian Warganet

Video | Jum'at, 14 Januari 2022 | 08:00 WIB

Banjir Mulai Genangi Beberapa Wilayah di Kapuas Hulu

Banjir Mulai Genangi Beberapa Wilayah di Kapuas Hulu

Kalbar | Kamis, 13 Januari 2022 | 18:50 WIB

Warga Tembok Jalan Jadi Tanggul Gegara Banjir, Lurah Pondok Bambu: Sedang Kami Koordinasikan

Warga Tembok Jalan Jadi Tanggul Gegara Banjir, Lurah Pondok Bambu: Sedang Kami Koordinasikan

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 18:07 WIB

Terkini

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Pajak Ecommerce Segera Berlaku, Siapa dan Apa yang Dipajaki?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:21 WIB

×