Makin Banyak Unicorn Melantai di Bursa Saham, BEI: Tingkatkan Kapitalisasi Pasar

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 20 Januari 2022 | 12:46 WIB
Makin Banyak Unicorn Melantai di Bursa Saham, BEI: Tingkatkan Kapitalisasi Pasar
Bursa Efek Indonesia (Shutterstock)

Suara.com - Banyaknya perusahaan teknologi berstatus unicorn ke bursa pasar saham diyakini Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat meningkatkan kapitalisasi pasar di bursa dan berdampak positif bagi perkembangan pasar modal.

"Melihat perkembangan valuasi dari perusahaan teknologi dengan tingkatan unicorn maupun centaur, tentunya kami tetap optimistis adanya kontribusi positif yang dapat diberikan terhadap peningkatan kapitalisasi pasar BEI apabila perusahaan-perusahaan unicorn dan centaur tercatat nantinya," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Kamis (20/1/2021).

Optimisme ini, ia katakan, didukung faktor perkembangan kondisi kenormalan baru yang semakin kondusif dan pemulihan ekonomi nasional yang juga diharapkan dapat menjadi penggerak untuk mendorong korporasi berekspansi melalui pendanaan dari pasar modal.

"Harapan kami peningkatan kapitalisasi pasar juga dapat berasal dari perusahaan-perusahaan lain dari berbagai karakteristik dan sektor usaha," ujar Nyoman.

Untuk itu, kata dia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama SRO pasar modal juga bersikap adaptif terhadap perkembangan bisnis dan industri perusahaan-perusahaan di Tanah Air dengan melaksanakan beberapa inisiatif.

Salah satunya yakni pengembangan klasifikasi sektor dan industri, terbitnya peraturan OJK No. 22/POJK.04/2021 tentang Saham Hak Suara Multipel (SHSM), perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A, dan pengembangan notasi khusus SHSM.

Selain itu, ada pula IDX Incubatoryang memiliki Road-to-IPO yang bertujuan memberikan program pembangunan kapasitas dalam rangka mengakselerasi rencana perusahaan rintisan atau startup serta perusahaan dengan aset skala kecil dan menengah untuk melakukan IPO dan menjadi perusahaan tercatat di BEI.

Nyoman berharap dengan adanya inisiatif dan kebijakan adaptif dari OJK bersama SRO tersebut, dapat memacu lebih banyak perusahaan memanfaatkan pasar modal Indonesia.

"BEI selalu berkomitmen mendukung seluruh perusahaan-perusahaan potensial di Indonesia untuk tumbuh bersama dan optimis bahwa tahun 2022 akan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya." ujar Nyoman.

Baca Juga: Tahun Baru Fitur Baru, Kini Pengguna Bisa Pesan Saham IPO Secara Online di Stockbit

Pada 2021 PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menjadi unicorn pertama yang masuk ke bursa. Pada perdagangan perdananya, saham BUKA langsung menyentuh batas Auto Rejection Atas (ARA) melonjak 24,74 persen dari harga IPO Rp850 per saham menjadi Rp1.060 per saham. Kapitalisasi pasar BUKA saat itu juga langsung mencapai Rp109 triliun.

Pada perdagangan Kamis (20/1) saham BUKA berada di posisi Rp386 per saham. Kapitalisasi pasar BUKA saat ini mencapai Rp39,78 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI