Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Harga Emas dan Perak Dunia Kompak Menguat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 21 Januari 2022 | 08:06 WIB
Harga Emas dan Perak Dunia Kompak Menguat
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dan perak dunia menyentuh level tertingginya pada perdagangan Kamis, terangkat imbas kekhawatiran seputar inflasi dan ketegangan Rusia-Ukraina.

Mengutip CNBC, Jumat (21/1/2022) harga emas spot naik 0,2 persen menjadi USD1.842,87 per ounce menuju level tertinggi sejak 22 November.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah tipis 0,03 persen menjadi USD1.842,50 per ounce.

Sedangkan perak ditutup melambung 2,0 persen menjadi USD24,71 per ounce. Posisi terbaik juga lebih dari 2 bulan.

Analis RJO Futures Daniel Pavilonis mengatakan aktor utama yang mendorong emas adalah inflasi, yang meningkatkan daya tariknya sebagai lindung nilai terhadap kenaikan harga.

"Pasar sepertinya ingin terus bergerak lebih tinggi, dan ini adalah putaran yang terpenuhi dengan sendirinya dengan lebih banyak data yang keluar dan menunjukkan bahwa inflasi tidak sementara," kata Daniel.

Data yang dirilis Kamis menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat minggu lalu.

Mencerminkan selera investor, kepemilikan ETF emas terbesar, SPDR Gold Trust, melonjak ke level tertinggi sejak pertengahan Desember.

Sementara itu analis dari ActivTrades, Ricardo Evangelista mengatakan, meningkatnya ketidakstabilan geopolitik, terutama ketegangan Rusia-Ukraina, juga mendukung emas.

"Rusia mengerahkan pasukan di perbatasannya dengan Ukraina, dan negara-negara Barat khawatir Moskwa merencanakan serangan baru," ucapnya.

Namun, kenaikan suku bunga tetap menjadi tantangan potensial karena hal itu berarti opportunity cost yang lebih tinggi untuk menahan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Federal Reserve dapat memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari ekspektasi ketika bertemu pekan depan.

Sementara logam platinum melejit 2,6 persen menjadi USD1.048,60 per ounce dan paladium meroket 3,4 persen menjadi USD2.068,85 per ounce, keduanya mencapai level tertinggi dalam dua bulan. Paladium menguat lebih dari 7 persen pada sesi Rabu, sementara platinum melonjak 5 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini, Antam Meroket Rp12.000 Per Gram

Harga Emas Hari Ini, Antam Meroket Rp12.000 Per Gram

Batam | Kamis, 20 Januari 2022 | 10:43 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Naik Jadi Rp 948.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Naik Jadi Rp 948.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 20 Januari 2022 | 08:58 WIB

Harga Emas Dunia dan Paladium Kompak Melesat

Harga Emas Dunia dan Paladium Kompak Melesat

Bisnis | Kamis, 20 Januari 2022 | 08:13 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB