facebook

29 Ribu Mobil dari BMW Hingga Honda di Korea Selatan Ditarik Karena Masalah Perangkat Kontrol Rusak

M Nurhadi
29 Ribu Mobil dari BMW Hingga Honda di Korea Selatan Ditarik Karena Masalah Perangkat Kontrol Rusak
BMW 320i Dynamic varian baru muncul pertama kalinya di depan publik, lewat acara BMW Group Driving Experience 2021 yang digelar di Senayan Park, Jakarta, Jumat (22/10/2021) [ANTARA/Rizka Khaerunnisa].

Kasus ini jadi komplikasi panjang dari serangkaian penarikan oleh produsen mobil yang beroperasi di Korea Selatan karena masalah dengan komponen kendaraan.

Suara.com - Setidaknya ada tujuh perusahaan otomotif di Korea Selatan, termasuk Audi hingga BMW secara sukarela akan menarik lebih dari 29 ribu kendaraan untuk memperbaiki komponen yang rusak, kata kementerian transportasi negara itu.

Mengutip dari Yonhap via Antara, Minggu (23/1/2021), kasus ini jadi komplikasi panjang dari serangkaian penarikan oleh produsen mobil yang beroperasi di Korea Selatan karena masalah dengan komponen kendaraan.

Tujuh perusahaan yang dimaksud termasuk Stellantis Korea, Honda Motor Co., Tesla Korea, MAN Truck & Bus Korea, dan Hyundai Motor Co., menarik 29.092 unit dari 26 model yang berbeda, kata Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan dalam sebuah pernyataan.

Stellantis adalah perusahaan patungan yang dibentuk melalui penggabungan pembuat mobil Amerika Serikat Fiat Chrysler Automobiles N.V. dan pembuat mobil Prancis PSA Groupe.

Baca Juga: Profil Member Black Swan, Girl Band Unik dengan Anggota dari Berbagai Negara

Masalah yang muncul termasuk perangkat lunak unit pengontrol mesin di SUV Jeep Grand Cherokee yang diimpor oleh Stellantis Korea, kait kap yang rusak di SUV Honda Pilot, dan unit kontrol gateway pusat yang rusak di SUV Audi Q5 45 TFSI quattro, kata pernyataan itu.

Pemilik kendaraan dapat menghubungi atau mengunjungi pusat perbaikan dan layanan yang ditunjuk untuk mengganti suku cadang secara gratis mulai Kamis, kata kementerian itu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar