Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Petani di Pohuwatu Terancam Gagal Panen Gegara Limbah Tambang Emas: Kami Takut Lahan Tidak Bisa Ditanami Lagi

M Nurhadi

Rabu, 02 Februari 2022 | 13:58 WIB
Petani di Pohuwatu Terancam Gagal Panen Gegara Limbah Tambang Emas: Kami Takut Lahan Tidak Bisa Ditanami Lagi
Sawah tercemar limbah tambang emas (Gopos.id)

Suara.com - Aktivitas tambang emas di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato diduga memberi dampak negatif pada lahan sawah di desa dekitarnya. Akibatnya, petani disekitar tambang tersebut terancam gagal panen.

Penyebabnya diduga karena pertambangan tersebut dilakukan tidak sesuai dengan kaidah hingga limbahnya mencemari area sawah.

Salah seorang petani asal Desa Sipayo, Kecamatan Paguat, Abdul Gafar Djauhari menuturkan, sejumlah warga sudah mengeluhkan limbah yang mencemari air di areal sawah.

“Lahan sawah saya sudah tercampur dengan material lumpur, dari aktivitas tambang emas yang terbawa air, yang masuk ke persawahan. Sehingga tanaman padi yang ada di desa kami rusak, menyebabkan pertumbuhan padi tidak maksimal. Akibatnya padi menguning dan kerdil,” jelas Abdul dikutip via Gopos.id --jaringan Suara.com, Senin (24/01/2022).

Sebelum adanya tambang tersebut, selama ini tidak pernah ada masalah apapun terkait pencemaran. Namun, semenjak aktivitas tambang tersebut mulai dilakukan, para petani kini terancam gagal panen.

“Sejak dibukanya aktivitas tambang di sana, air yang ada sungai mulai keruh. Air yang masuk ke persawahan penuh dengan lumpur. Sebelumnya air yang masuk di area persawahan tidak ada masalah apapun,” kata Abdul.

Tidak hanya satu desa saja, petani di sejumlah desa juga mengalami hal yang sama. Mereka sudah mengeluhkannya kepada pihak yang berwajib.

“Kami takutkan lahan persawahan ini, akan sama dengan Desa Pepaya, Kecamatan Dengilo. Karena lahan persawahan mereka sudah tidak bisa lagi dimanfaatkan. Pasalnya, area persawahan yang ada di situ sudah penuh dengan lumpur dari tambang emas,” tutur Abdul.

Pihaknya mengaku sudah menyampaikan aspirasi ke pemerintah. Namun, hingga kini belum ada realisasi pemecahan masalah.

baca juga

“Sebelumnya sudah sempat kita rapatkan dengan pemerintah kecamatan, dan sudah ada kesepakatan, bahwa yang mana di lokasi tambang itu akan dibuatkan waduk. Akan tetapi hingga saat ini belum direalisasikan,” ungkap Abdul.

Untuk itu, ia berharap para penggola tambang agar segera mengambil langkah konkret, untuk menangani persoalan tersebut. Agar dampak yang ditimbulkan tidak meluas.

“Saya tidak melarang ada aktivitas tambang emas di Dengilo, tetapi bagaimana caranya supaya para petani juga tidak terdampak dengan kegiatan tersebut. Karena kita tahu bersama, saat ini kita sama-sama mencari nafkah,” tutup Abdul.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani Malinau Khawatir Gagal Panen, Mentan Sarankan Mereka Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Petani Malinau Khawatir Gagal Panen, Mentan Sarankan Mereka Ikut Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 11:06 WIB

Warga Kota Banjar Tewas Tersambar Petir saat Cari Keong di Sawah

Warga Kota Banjar Tewas Tersambar Petir saat Cari Keong di Sawah

Jabar | Selasa, 01 Februari 2022 | 13:41 WIB

Dampak Kebocoran Pipa Transportasi CPO PT EUP, Agus Sutomo Minta Dinas Terkait Berikan Sanksi

Dampak Kebocoran Pipa Transportasi CPO PT EUP, Agus Sutomo Minta Dinas Terkait Berikan Sanksi

Kalbar | Senin, 31 Januari 2022 | 20:28 WIB

Pipa Transportasi CPO PT EUP di Sekitar Pelabuhan Internasional Kijing Bocor, Perusahaan Sangkal Cemari Lingkungan?

Pipa Transportasi CPO PT EUP di Sekitar Pelabuhan Internasional Kijing Bocor, Perusahaan Sangkal Cemari Lingkungan?

Kalbar | Senin, 31 Januari 2022 | 15:34 WIB

Anggota Brimob Tembak Mati Warga di Tambang Emas Ilegal Gunung Botak Kabupaten Buru

Anggota Brimob Tembak Mati Warga di Tambang Emas Ilegal Gunung Botak Kabupaten Buru

Sulsel | Minggu, 30 Januari 2022 | 19:47 WIB

Sampah Kemasan Rapid Test Antigen Mencemari Perairan Ketapang Banyuwangi

Sampah Kemasan Rapid Test Antigen Mencemari Perairan Ketapang Banyuwangi

Malang | Minggu, 30 Januari 2022 | 18:56 WIB

Terkini

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

×