Program Jaringan Gas Rumah Tangga Diusulkan Jadi Alternatif Penggunaan Tabung Gas Elpiji

M Nurhadi

Senin, 07 Februari 2022 | 06:59 WIB
Program Jaringan Gas Rumah Tangga Diusulkan Jadi Alternatif Penggunaan Tabung Gas Elpiji
Aparat kepolisian ketika memeriksa jaringan gas alam di Depok. (ANTARA/Foto: Humas Polres Depok)

Suara.com - Program jaringan gas (jargas) rumah tangga dianggap alternatif yang tepat guna menggantikan penggunaan tabung elpiji, yang masih banyak digunakan masyarakat saat ini.

"Komisi VII DPR sangat mendukung program ini, karena sangat membantu masyarakat perkotaan dalam mengakses kebutuhan energi di rumah tangga. Ini sebagai alternatif energi elpiji," kata Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam, Minggu (7/2/2022).

Sehingga ia menyebut, pembangunan infrastruktur pipa gas bumi untuk menyalurkan kebutuhan energi rumah tangga harus terus diperluas.

Ia mengingatkan penggunaan elpiji untuk rumah tangga dan industri harus segera dikurangi, karena kebutuhan subsidinya sangat besar sekitar Rp60-80 triliun per tahun, sehingga membebani APBN.

Terlebih, program jargas yang mendistribusikan gas alam ini ramah lingkungan, dan masalahnya hanya pada jaringan pipa gas yang belum terbangun secara luas.

Ia mencontohkan pipa transmisi gas dari Gresik ke Semarang sudah lama terbangun, namun dari Gersik ke Cirebon belum juga dibangun.

Namun, saat ini, proyek tersebut sudah diambil alih Kementerian ESDM melalui penganggaran APBN, sehingga diharapkan pembangunannya tidak tertunda kembali.

Sementara, di Sumatera, ujar dia, ada jaringan pipa gas yang terputus dari Arun, Aceh, sampai ke Palembang, Sumsel. Jaraknya mencapai 400 km dengan nilai investasi diperkirakan Rp1 triliun.

"Komisi VII DPR meminta Kementerian ESDM agar proyek ini harus sudah dikerjakan. Jangan sampai terputus. Mungkin belum ekonomis dari sisi harga. Tapi, pemerintah tidak perlu melihat ekonomis. Itu adalah infrastruktur yang harus disiapkan selain infrastruktur jalan," papar Hisjam.

baca juga

Dikabarkan sebelumnya, PT PGN Tbk menyatakan pihaknya memiliki kemampuan mendukung proses transisi energi melalui ketersediaan pasokan gas dan infrastruktur yang matang sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi bersih menuju emisi nol pada 2060.

Direktur Utama PGN M Haryo Yunianto mengatakan dalam jangka pendek PGN akan terus memperkuat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan sumber pasokan gas bumi.

Langkah ini sangat strategis mengingat potensi kebutuhan gas bumi di masa depan akan semakin besar. Salah satunya terkait dengan kebijakan bauran energi baru terbarukan (EBT) hingga 23 persen pada 2025.

"Sebagai proses dari rencana penguatan bisnis tersebut, PGN telah mengintegrasikan infrastruktur di Sumatera bagian utara dan tengah, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk meningkatkan keandalan dan fleksibilitas penyaluran gas ke seluruh segmen pasar. Pembangunan infrastruktur yang semakin terintegrasi ini akan menjadi prioritas utama PGN," jelas Haryo.

Beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang saat ini dikembangkan PGN di antaranya konstruksi pipa Senipah-Balikpapan untuk mendukung Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan dengan memanfaatkan sumber gas bumi di Kalimantan Timur.

Proyek lainnya adalah memperkuat optimalisasi pipa Gresik-Semarang dengan infrastruktur nonpipa atau disebut beyond the pipe.

PGN juga dalam proses pembangunan proyek regasifikasi LNG dan mini LNG untuk memenuhi kebutuhan gas di beberapa lokasi di Indonesia bagian tengah dan timur, khususnya dalam penyediaan gas bagi pembangkit PT PLN (Persero).

Sementara, di segmen rumah tangga, PGN terus menjalin kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah merealisasikan program jaringan gas rumah tangga atau jargas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Maling Tabung Gas Dibekuk Tim Reskrim Polsek Sungai Pinyuh, Satu Pelaku Berusia 19 Tahun

Dua Maling Tabung Gas Dibekuk Tim Reskrim Polsek Sungai Pinyuh, Satu Pelaku Berusia 19 Tahun

Kalbar | Minggu, 06 Februari 2022 | 07:06 WIB

PGN Perluas Pasar Gas Bumi Penuhi Kebutuhan Pasokan di Empat Kawasan Industri Jawa Timur

PGN Perluas Pasar Gas Bumi Penuhi Kebutuhan Pasokan di Empat Kawasan Industri Jawa Timur

Bisnis | Jum'at, 28 Januari 2022 | 20:09 WIB

Viral Momen Pasangan Pengantin Unboxing Kado Pernikahan, Kaget Ternyata Dapat Tabung Gas

Viral Momen Pasangan Pengantin Unboxing Kado Pernikahan, Kaget Ternyata Dapat Tabung Gas

Lifestyle | Jum'at, 28 Januari 2022 | 10:35 WIB

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

Gandeng 4 Kawasan Industri Jatim, PGN Bidik Kerja Sama Bisnis dan Tingkatan Pemanfaatan Gas Bumi

News | Kamis, 27 Januari 2022 | 17:07 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Warga Pali Kembali Gunakan Kayu Bakar

Gas Elpiji 3 Kg Langka, Warga Pali Kembali Gunakan Kayu Bakar

Sumsel | Rabu, 26 Januari 2022 | 07:38 WIB

Subholding Pertamina Mulai Konversi PLTD dari BBM ke Gas di 33 Titik

Subholding Pertamina Mulai Konversi PLTD dari BBM ke Gas di 33 Titik

News | Rabu, 19 Januari 2022 | 21:23 WIB

Terkini

Respons Tenang Jokowi saat Disinggung Isu Pemakzulan Gibran

Respons Tenang Jokowi saat Disinggung Isu Pemakzulan Gibran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 10:07 WIB

6 Perangkat Smart Home Xiaomi di Indonesia, Harga Mulai Rp759 Ribu

6 Perangkat Smart Home Xiaomi di Indonesia, Harga Mulai Rp759 Ribu

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 10:07 WIB

Sinergi Bappisus dan PLN Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional

Sinergi Bappisus dan PLN Dorong Penguatan Keandalan Listrik Nasional

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:04 WIB

Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Masih Naik Tinggi Jadi Rp2.565.000/Gram.

Jangan Beli Dulu, Harga Emas Antam Masih Naik Tinggi Jadi Rp2.565.000/Gram.

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 10:02 WIB

Strawberry, Ice Cream, and You: Luka Keluarga yang Tak Mudah Disembuhkan

Strawberry, Ice Cream, and You: Luka Keluarga yang Tak Mudah Disembuhkan

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 10:00 WIB

Menapaki Jabal Rahmah, Bukit Penuh Kisah di Padang Arafah

Menapaki Jabal Rahmah, Bukit Penuh Kisah di Padang Arafah

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 10:00 WIB

Rekor Kandang Jadi Taruhan Gomes Jelang Duel Panas Madura United vs Arema FC

Rekor Kandang Jadi Taruhan Gomes Jelang Duel Panas Madura United vs Arema FC

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 09:59 WIB

4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh

4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:55 WIB

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

Habib Jafar dan Wamensos Bekali SDM Sekolah Rakyat Cara Mendidik Siswa

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:52 WIB

Bitcoin Melesat Tembus ke Level 80.000 USD Lagi, Ini Pendorongnya

Bitcoin Melesat Tembus ke Level 80.000 USD Lagi, Ini Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:49 WIB

×