Harga Minyak Goreng Mahal, Ekonom Faisal Basri: Pemerintah Biang Keladinya

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 16 Februari 2022 | 18:19 WIB
Harga Minyak Goreng Mahal, Ekonom Faisal Basri: Pemerintah Biang Keladinya
Miftah, pedagang sembako dan minyak goreng yang masih menerapkan harga lama di Pasar Wage Purwokerto, Rabu (2/2/2022). [Suara.com/Anang Firmansyah]

Suara.com - Ekonom senior Faisal Basri menuding mahalnya harga minyak goreng akhir-akhir ini dikarenakan salah urus pemerintah dalam hal membuat kebijakan sehingga berimbas kepada rakyat kecil yang susah.

Menurutnya, mahalnya harga minyak goreng ini disebabkan para perusahaan CPO lebih memilih menjual produksinya kepada perusahaan biodiesel ketimbang perusahaan minyak goreng.

"Kalau CPO saya jual ke perusahaan minyak goreng dalam negeri, harganya harga domestik. Tapi, kalau saya jual ke perusahaan biodiesel saya buat harga internasional. Ya otomatis pengusaha CPO jual ke sana," papar Faisal dalam acara disuruh virtual bertajuk 'Minyak Goreng Langka Ada Apa' pada Rabu (16/2/2022).

"Siapa yang buat begitu? Ya pemerintah lah. Jadi biang keladi yang bikin kisruh minyak goreng ini yah pemerintah," tambah Faisal.

Menurut Faisal, selama ini pemerintah sangat gencar melakukan konversi solar ke biodiesel. Untuk diketahui, konsumsi CPO buat biodiesel naik tajam dari 5,83 juta ton tahun 2019 menjadi 7,23 juta ton tahun 2020.

Sementara di sisi lain, konsumsi CPO untuk industri pangan turun dari 9,86 juta ton pada 2019 menjadi 8,42 juta ton di 2020.

Pola konsumsi CPO dalam negeri seperti itu dinilai akan terus berlanjut dan diperkirakan porsi untuk biodiesel akan terus meningkat sejalan dengan peningkatan porsi CPO dalam biodiesel lewat Program B30 atau bahkan lebih tinggi lagi.

"Jadi karena wajib, konsumsinya naik, sawitnya kan tidak meningkat secepat kebutuhan biodiesel (jadi) diambil dari minyak goreng ini, industri pangan ini," katanya.

"Ini adalah reaksikan kebijakan pemerintah yang memanjakan biodisel. Ongkosnya mahal sekali" katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emak-emak Rusuh Antre Minyak Goreng di Mini Market, Komputer Kasir Sampai Jatuh Terbalik, Warganet Salahkan Pemerintah

Emak-emak Rusuh Antre Minyak Goreng di Mini Market, Komputer Kasir Sampai Jatuh Terbalik, Warganet Salahkan Pemerintah

News | Rabu, 16 Februari 2022 | 17:12 WIB

Pemkot Bandung Klaim Stok Minyak Goreng Lebih dari 780 Ribu Liter, Kok Masih Langka di Pasaran?

Pemkot Bandung Klaim Stok Minyak Goreng Lebih dari 780 Ribu Liter, Kok Masih Langka di Pasaran?

Jabar | Rabu, 16 Februari 2022 | 15:47 WIB

Duh! Minyak Goreng Curah di Banyumas Masih Tinggi, Tembus Rp19 Ribu

Duh! Minyak Goreng Curah di Banyumas Masih Tinggi, Tembus Rp19 Ribu

Jawa Tengah | Rabu, 16 Februari 2022 | 15:01 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×