Dukung Program Pembangunan Daerah, eFishery Ajak Karyawan Pulang Kampung

Iwan Supriyatna

Kamis, 17 Februari 2022 | 12:54 WIB
Dukung Program Pembangunan Daerah, eFishery Ajak Karyawan Pulang Kampung
Program Pulang Kampung eFishery.

Suara.com - Setelah mendapatkan pendanaan Seri C senilai US$ 90 Juta, eFishery berencana membuka rekrutmen untuk talenta terbaik terutama di bidang engineering dan pengembangan produk secara agresif.

Hal ini mengacu pada rencana eFishery untuk memiliki lebih dari 2.000 karyawan pada akhir 2022. Hingga saat ini jumlah karyawan sudah mencapai lebih dari 1.000 orang.

Sebagai salah satu penyedia platform teknologi untuk akuakultur yang terintegrasi, mulai dari IoT hardware, software, hingga ke marketplace, eFishery tidak hanya memperbesar kapasitas bisnis perusahaan, namun juga mengajak talenta terbaik yang memiliki pengalaman dalam ekosistem digital untuk #TumbuhBersama dan #TumbuhLebihKuat di tahun ini dan tahun mendatang.

“Perekrutan karyawan yang kami lakukan kali ini akan berbeda dengan yang sebelumnya. Dengan misi #TumbuhBersama agar #TumbuhLebihKuat kami mengajak karyawan eFishery untuk bergabung bersama membangun Indonesia di sektor akuakultur. Saat ini, sistem bekerja di eFishery adalah WFA (Work from Anywhere) dimana karyawan kami dipersilakan untuk “Pulang Kampung” sehingga bisa ikut serta dalam pembangunan daerahnya melalui teknologi digital eFishery,” jelas Co-founder dan Chief of Internal Operations Officer eFishery, Chrisna Aditya ditulis Kamis (17/2/2022).

Sistem kerja WFA yang diberikan oleh eFishery telah ditetapkan sejak tahun lalu, karyawan dapat bekerja dimana saja dan kapan saja, sesuai dengan lokasi mereka.

Hal ini membuat siapapun yang bergabung di eFishery dan bertalenta yang dirasa ingin pulang ke kampung halamannya dan memiliki misi untuk membangun daerahnya, dapat mewujudkan hal tersebut dan memperluas dampak yang dibangun melalui teknologi digital yang telah dikembangkan.

Hal ini diakui oleh Chrisna akan menjadi pendorong yang kuat untuk pembangunan ekonomi daerah.

“Mengajak talenta muda dan berpengalaman untuk kembali ke daerahnya, bangun desanya, berikan dampak nyata akan menjadi tantangan tersendiri bagi kami namun ini menjadi satu cara berbeda yang dapat kami lakukan untuk memberikan dampak lebih besar pada perekonomian Indonesia terutama di sektor akuakultur, harapannya dalam beberapa tahun mendatang kita bisa menjadikan Indonesia sebagai negara produsen akuakultur terbesar di dunia,” lanjut Chrisna.

Lebih dalam Chrisna menjelaskan bahwa hingga saat ini masih banyak potensi pembudidaya yang masih belum terjangkau oleh eFishery. Meski sejak didirikan pada 2013, ribuan smart feeders telah digunakan dan melayani lebih dari 40.000 pembudidaya dari 24 provinsi di Indonesia, eFishery berencana untuk menggandeng 1 juta pembudidaya dalam waktu 3 - 5 tahun ke depan.

baca juga

“Karena itulah, sistem WFA ini bisa dimanfaatkan oleh talenta muda yang telah mampu menghadapi berbagai tantangan disrupsi ini sebagai langkah awal untuk mencapai rencana kami kedepannya dalam menggandeng lebih banyak lagi pembudidaya masuk dalam ekosistem akuakultur yang kami bangun,” kata Chrisna.

Chrisna mengatakan dalam program WFA atau “Pulang Kampung” ini, fasilitas dan kebutuhan yang akan didapat oleh karyawannya tidak akan ada perbedaan antara karyawan yang “Pulang Kampung” dengan karyawan yang bekerja di kota besar terutama ibukota.

Program karyawan ini diberlakukan oleh eFishery tidak hanya untuk karyawan yang telah bergabung namun juga untuk talenta yang ingin bergabung dengan eFishery. Kesempatan bergabung untuk #TumbuhBersama dan #TumbuhLebihKuat dengan eFishery ini dapat langsung dilakukan melalui lini website efi.sh/wfa atau melalui
linkedin.com/company/efisheryid yang dapat langsung diakses oleh calon talenta terbaik dan berpengalaman di bidangnya.

Dalam program perekrutan karyawan ini, eFishery juga ingin menciptakan fleksibilitas dan membangun keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik. Hal ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis tidak hanya secara eksternal namun juga terlihat dari internal eFishery.

“Pertumbuhan ini kami harapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar pada sektor akuakultur Indonesia. Tidak hanya itu, kami berambisi untuk mencapai pertumbuhan bisnis skala yang lebih besar, yaitu untuk menaklukkan pasokan akuakultur secara global melalui teknologi yang kami hadirkan untuk menyediakan kebutuhan pangan dunia,” tutup Chrisna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Teknologi Rintisan eFishery Ambil Alih Pengelolaan Tambak Udang Lokal

Perusahaan Teknologi Rintisan eFishery Ambil Alih Pengelolaan Tambak Udang Lokal

Sulsel | Kamis, 20 Januari 2022 | 15:56 WIB

eFishery Dapat Pendanaan Seri C Senilai 90 Juta Dolar AS

eFishery Dapat Pendanaan Seri C Senilai 90 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 11 Januari 2022 | 17:10 WIB

Fishtival, Cara Unik eFishery Ajak Masyarakat Makan Ikan di Hari Ikan Nasional

Fishtival, Cara Unik eFishery Ajak Masyarakat Makan Ikan di Hari Ikan Nasional

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 08:37 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×