Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Bill Gates: Akan Ada Pandemi Baru yang Menghantui Dunia Setelah Covid-19

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 21 Februari 2022 | 08:10 WIB
Bill Gates: Akan Ada Pandemi Baru yang Menghantui Dunia Setelah Covid-19
Bill Gates. [Ludovic Marin/AFP]

Suara.com - Bos dan pendiri Microsoft Bill Gates menyebut risiko keparahan dari virus Covid-19 terus akan berkurang. Akan tetapi, ia melihat akan ada pandemi baru yang menghantui manusia di dunia.

Seperti dikutip dari CNBC, Ketua Bersama Yayasan Bill & Melinda Gates Berbicara Konferensi Keamanan Munich tahunan Jerman dengan mengatakan bahwa potensi pandemi baru kemungkinan akan berasal dari patogen yang berbeda dengan keluarga virus corona.

Namun, dia melihat kemajuan dalam teknologi medis akan membantu dunia melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam memeranginya pandemi baru tersebut, jika investasi dilakukan sekarang.

"Kita akan menghadapi pandemi lain. Ini akan menjadi patogen yang berbeda di lain waktu," ujar Gates, Senin (21/2/2022).

Dua tahun setelah pandemi virus corona, Bill Gates mengatakan efek terburuk telah memudar ketika sebagian besar populasi global telah memperoleh beberapa tingkat kekebalan. Tingkat keparahannya juga berkurang dengan varian omicron terbaru.

"Kemungkinan penyakit parah, yang terutama terkait dengan usia lanjut dan memiliki obesitas atau diabetes, risiko itu sekarang berkurang secara dramatis karena paparan infeksi itu," katanya.

Bill Gates mengatakan, sudah terlambat untuk mencapai target WHO untuk memvaksinasi 70% populasi global pada pertengahan 2022. Saat ini 61,9% populasi dunia telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19.

Dia menambahkan bahwa dunia harus bergerak lebih cepat di masa depan untuk mengembangkan dan mendistribusikan vaksin, meminta pemerintah untuk berinvestasi sekarang.

"Lain kali kita harus mencoba dan membuatnya, alih-alih dua tahun, kita harus membuatnya lebih seperti enam bulan," kata Bill Gates.

baca juga

"Biaya untuk bersiap menghadapi pandemi berikutnya tidak begitu besar. Tidak seperti perubahan iklim. Jika kita rasional, ya, lain kali kita akan menangkapnya lebih awal."

Gates, melalui Yayasan Bill & Melinda Gates, telah bermitra dengan Wellcome Trust Inggris untuk menyumbangkan USD 300 juta kepada Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi, yang membantu membentuk program Covax untuk mengirimkan vaksin ke negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kendalikan Pandemi, Pejabat Hong Kong Ngaku Sudah Habis-habisan Tekan Penularan Covid-19

Kendalikan Pandemi, Pejabat Hong Kong Ngaku Sudah Habis-habisan Tekan Penularan Covid-19

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 02:05 WIB

Survei: 71 Persen Responden Puas dengan Kebijakan Pemerintah Soal Pandemi

Survei: 71 Persen Responden Puas dengan Kebijakan Pemerintah Soal Pandemi

News | Minggu, 20 Februari 2022 | 16:24 WIB

Bagaimana Nasib Peloton dan Olahraga Online Lain Selepas Pandemi?

Bagaimana Nasib Peloton dan Olahraga Online Lain Selepas Pandemi?

Video | Senin, 21 Februari 2022 | 08:00 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

×