Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Konflik Rusia-Ukraina Bikin Investor Buru Emas Hingga Paladium

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 04 Maret 2022 | 08:26 WIB
Konflik Rusia-Ukraina Bikin Investor Buru Emas Hingga Paladium
Ilustrasi emas batang. [Shutterstock]

Suara.com - Invasi Rusia ke Ukraina yang terus berlangsung hingga saat ini membuat lonjakan laju inflasi dan mendorong para investor memborong logam mulia emas dan paladium.

Mengutip CNBC, Jumat (4/3/2022) harga emas di pasar spot naik 0,4 persen menjadi USD1.933,31 per ounce dan emas berjangka Amerika Serikat menetap 0,7 persen lebih tinggi menjadi USD1.935,90.

"Emas sebagian besar diperdagangkan dalam sentimen berita Ukraina-Rusia, tetapi juga mulai menghidupkan kembali hubungannya dengan imbal hasil riil menjelang pertemuan FOMC Maret," papar analis Standard Chartered, Suki Cooper.

Suki menambahkan, ekspektasi kenaikan suku bunga hingga berkurang. "Dan kami terus memperkirakan The Fed akan menaikkan 25 bps pada Maret," katanya.

Seiring dengan pelarian ke tempat yang aman, konflik tersebut memiliki implikasi bagi pasar fisik karena Rusia memulai kembali pembelian emas bank sentral.

Investor mencari petunjuk lebih lanjut tentang kenaikan suku bunga AS ketika testimoni Kongres Chairman Fed Jerome Powell memasuki hari kedua.

Meski emas dianggap sebagai investasi yang aman selama ketidakpastian politik dan ekonomi, kenaikan suku bunga AS meningkatkan opportunity cost memegang logam kuning yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara itu paladium memperpanjang kenaikan ke level tertinggi lebih dari tujuh bulan didorong kekhawatiran atas kekurangan pasokan menyusul sanksi keras terhadap produsen utama Rusia.

Harga spot paladium, yang digunakan pabrikan otomotif dalam catalytic converter untuk mengekang emisi, meroket 4,1 persen menjadi USD2.779,09.

"Paladium adalah satu-satunya komoditas dari Rusia yang menyumbang jumlah eksposur cukup besar ke negara itu, sehingga berada di titik optimal dalam hal dampaknya," kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Negara-negara Barat menjatuhkan sanksi kepada Rusia atas invasinya ke Ukraina, yang menyumbang 40 persen produksi paladium global.

Sementara itu, data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun lebih dari ekspektasi, pekan lalu.

Harga perak di pasar spot turun 0,5 persen menjadi USD25,12 per ounce, sementara platinum naik 0,6 persen menjadi USD1.077,76 per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antar Sheriff Bungkam Madrid, Yuriy Vernydub Kini Hadapi Rusia di Medan Perang

Antar Sheriff Bungkam Madrid, Yuriy Vernydub Kini Hadapi Rusia di Medan Perang

Bola | Jum'at, 04 Maret 2022 | 08:08 WIB

Sepekan Rusia Menyerang, Satu Juta Pengungsi Tinggalkan Ukraina

Sepekan Rusia Menyerang, Satu Juta Pengungsi Tinggalkan Ukraina

Sumsel | Jum'at, 04 Maret 2022 | 08:05 WIB

Buntut Perang Rusia-Ukraina, Satu Juta Orang Mengungsi

Buntut Perang Rusia-Ukraina, Satu Juta Orang Mengungsi

Sumbar | Jum'at, 04 Maret 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB