Harga Minyak Dunia Rebound Dipicu Kekhawatiran Ekspor Rusia dan Potensi Bencana Nuklir Ukraina

M Nurhadi

Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:47 WIB
Harga Minyak Dunia Rebound Dipicu Kekhawatiran Ekspor Rusia dan Potensi Bencana Nuklir Ukraina
Puluhan Warga Negara Ukraina menggelar aksi damai menyerukan perdamaian Rusia - Ukraina, di Kantor Konsulat Ukraina di Jalan Gurita, Pegok, Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Selasa 1 Maret 2022. [SuaraBali.id/Yosef Rian]

Suara.com - Harga minyak rebound di perdagangan Asia pada Jumat (4/3/2022) terdampak kekhawatiran sanksi Barat yang dapat mengganggu ekspor minyak Rusia melebihi kemungkinan lebih banyak pasokan Iran. Sementara laporan kebakaran pembangkit nuklir di Ukraina menakuti pasar keuangan.

Saham global jatuh dan harga minyak naik di tengah tanda-tanda eskalasi konflik Rusia-Ukraina setelah laporan kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir Ukraina menyusul serangan oleh pasukan Rusia.

Saat ini, kekhawatiran akan potensi bencana nuklir di pembangkit listrik terbesar di Eropa, telah menyebar ke seluruh ibu kota dunia sebelum pihak berwenang mengatakan api di sebuah gedung yang dikabarkan telah padam.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei naik setinggi 114,23 dolar AS per barel dan pada pukul 07.55 GMT menguat 73 sen atau 0,7 persen, menjadi diperdagangkan di 111,19 dolar AS per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman April bertambah 1,21 dolar AS atau 1,1 persen, menjadi diperdagangkan di 108,88 dolar AS per barel setelah menyentuh tertinggi 112,84 dolar AS di awal sesi.

Harga minyak mentah akan mencatat kenaikan mingguan terkuat sejak pertengahan 2020, dengan WTI melonjak 19 persen dan Brent terangkat 13 persen, setelah mencapai level tertinggi dalam satu dekade minggu ini.

Minyak naik di tengah kekhawatiran bahwa sanksi Barat terhadap Rusia atas konflik Ukraina akan mengganggu pengiriman dari Rusia, pengekspor minyak mentah dan produk minyak terbesar di dunia. Aktivitas perdagangan minyak mentah Rusia melambat karena pembeli ragu untuk melakukan pembelian akibat sanksi dan sementara Presiden AS Joe Biden mendapat tekanan yang semakin besar untuk melarang impor minyak Rusia.

"Eskalasi perang Rusia di Ukraina tidak hanya menyebabkan risiko geopolitik, tetapi juga menambah kekhawatiran inflasi yang sudah meningkat serta mendorong peningkatan premi risiko," kata analis RBC Capital Christopher Louney dalam sebuah catatan.

Lebih banyak pasokan minyak dapat ditambahkan dari pelepasan terkoordinasi 60 juta barel cadangan minyak oleh negara-negara maju.

baca juga

Pemerintah Jepang mengatakan pada hari ini untuk melepaskan 7,5 juta barel minyak, meskipun itu adalah sebagian kecil dari permintaannya.

Harga berayun dalam kisaran 10 dolar AS pada Kamis (3/3/2022) tetapi menetap lebih rendah untuk pertama kalinya dalam empat sesi karena investor fokus pada kebangkitan kesepakatan nuklir Iran, yang diharapkan dapat meningkatkan ekspor minyak Iran dan mengurangi pasokan global yang ketat.

"Kenaikan harga terkait dengan gangguan aktual dan yang dirasakan terhadap ekspor minyak Rusia seharusnya lebih dari mengimbangi penurunan harga dari potensi pasokan minyak mentah Iran yang lebih banyak," kata analis Commonwealth Bank of Australia Vivek Dhar dalam sebuah catatan.

Dhar memperkirakan Brent akan mencapai rata-rata 110 dolar AS per barel pada kuartal kedua dan ketiga tahun ini, tetapi mengatakan "risikonya adalah harga naik di atas perkiraan kami dalam jangka pendek", menambahkan bahwa masuk akal Brent berjangka bisa mencapai 150 dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BUMN Bisa 'Babak Belur' Terdampak Konflik Rusia - Ukraina, Pakar: Sektor Batu Bara Harus Bersiap

BUMN Bisa 'Babak Belur' Terdampak Konflik Rusia - Ukraina, Pakar: Sektor Batu Bara Harus Bersiap

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:30 WIB

WHO Sebut bahwa Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tingkatkan Penularan Virus Corona, Begini Pemaparannya

WHO Sebut bahwa Konflik Rusia-Ukraina Bisa Tingkatkan Penularan Virus Corona, Begini Pemaparannya

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:25 WIB

Rusia Dapat Sanksi Ekonomi, WNI di Rusia Ikut Terdampak

Rusia Dapat Sanksi Ekonomi, WNI di Rusia Ikut Terdampak

Video | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:00 WIB

Dubes Rusia: 8 Tahun Militer dan Neo Nazi Ukraina Membunuhi Warga Donbas, Kenapa Barat Tak Pernah Berteriak?

Dubes Rusia: 8 Tahun Militer dan Neo Nazi Ukraina Membunuhi Warga Donbas, Kenapa Barat Tak Pernah Berteriak?

News | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:43 WIB

Indonesia Masih Jadi Negara Konsumtif, Konflik Ukraina Buat Ekonomi Negara Makin Terdesak

Indonesia Masih Jadi Negara Konsumtif, Konflik Ukraina Buat Ekonomi Negara Makin Terdesak

Bisnis | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:29 WIB

Kisah Lahirnya Liga di Crimea Akibat Konflik Ukraina-Rusia

Kisah Lahirnya Liga di Crimea Akibat Konflik Ukraina-Rusia

Bola | Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:26 WIB

Terkini

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Hati-hati! Wakil Ketua DPRD Jateng Peringatkan Bahaya Bullying di Sekolah

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

Naik Mobil Komando di Patung Kuda, Stafsus Mensesneg Diteriaki Bohong Mahasiswa Trisakti

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

IHT Dapat Gangguan Lagi dari Aturan Larangan Tambahan Perisa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

Terima Tim Gabungan Perumus UU Satu Data Indonesia di Istana, Ini Sederet Arahan Tegas Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Wamensos Agus Jabo Dukung Wartawan Udin Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Wamen Ekraf Dorong UMKM Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual untuk Masuk Pasar Global

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:14 WIB

×