Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Program Makmur PKT Tingkatkan Produktivitas Padi Bulungan Hingga 150 Persen

Iwan Supriyatna

Senin, 07 Maret 2022 | 16:19 WIB
Program Makmur PKT Tingkatkan Produktivitas Padi Bulungan Hingga 150 Persen
Program Makmur PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) kembali berhasil mendorong produktivitas pertanian masyarakat.

Suara.com - Program Makmur PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) kembali berhasil mendorong produktivitas pertanian masyarakat, khususnya komoditas padi di Desa Panca Agung Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara.

Pendampingan program Makmur PKT mampu meningkatkan hasil panen petani mencapai 5 ton per hektare, dari sebelumnya maksimal 2 ton per hektare. Keberhasilan ini ditandai panen raya padi oleh Direksi dan Manajemen PKT, bersama Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala serta stakeholder terkait.

Pada kesempatan itu, PKT turut menyalurkan bantuan pupuk hayati Ecofert dan Biodex untuk membantu meningkatkan kesuburan lahan Kelompok Tani Panca Agung, serta peresmian Pondok Makmur yang dihadirkan PKT sebagai dukungan sarana bagi petani setempat dalam memacu produktivitas pertanian.

Direktur Operasi dan Produksi PKT Hanggara Patrianta, mengatakan program Makmur kali ini dilaksanakan diatas lahan seluas 24 hektare, dengan kenaikan produktivitas mencapai 150 persen berdasarkan hasil panen rata-rata para petani.

Program ini merupakan salah satu fokus PKT bersama Pupuk Indonesia melalui sinergi BUMN, guna mendorong pengembangan sektor pertanian dalam mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Sesuai tujuannya, peningkatan produktivitas melalui program Makmur dilaksanakan PKT dengan memfasilitasi berbagai kemudahan bagi petani. Mulai dari penyediaan agri input seperti bibit, pupuk dan pestisida, akses permodalan melalui Himbara, pendampingan berkala pengelolaan lahan, asuransi pertanian untuk antisipasi gagal panen, hingga jaminan pembelian hasil panen oleh offtaker secara kontinyu di atas rata-rata harga pasar.

Selain itu, program Makmur juga langkah aktif PKT mengajak generasi muda kembali bertani dan melirik pertanian sebagai sektor potensial, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan pupuk non subsidi untuk mengurangi ketergantungan petani akan pupuk subsidi.

"Melalui optimalisasi tata kelola pertanian pada program Makmur, kesejahteraan petani pun dapat kita tingkatkan. Hal ini melihat produktivitas hasil yang jauh lebih tinggi dengan kepastian pembelian hasil panen secara berkala,"terang Hanggara.

Tahun ini, PKT menargetkan realisasi program Makmur seluas 60.000 hektare di seluruh wilayah tanggungjawab distribusi perusahaan, untuk berbagai komoditas pertanian. Target tersebut optimis tercapai selama 2022, melihat realisasi saat ini berkisar 20.000 hektare dengan komoditas seperti kentang, semangka, padi hingga jagung. Begitu juga untuk akuisisi petani, program Makmur PKT telah menggandeng 7.000 lebih petani dari target 9.000 orang di tahun 2021.

Mewakili petani, Kepala Desa Panca Agung Heri Purwanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan PKT bagi para petani di wilayahnya, sehingga sektor pertanian yang awalnya mulai ditinggalkan masyarakat karena tidak memberikan hasil yang sesuai, kini kembali berpotensi untuk dikembangkan dengan program Makmur.

Dirinya berharap program ini dapat lebih dikembangkan di Desa Panca Agung, mengingat luasan lahan yang tersedia mencapai 300 hektare untuk area persawahan maupun komoditas lainnya, sehingga lebih banyak petani yang bisa bergabung dan mendapatkan manfaat.

"Meski saat ini baru 30 petani yang bergabung, tapi kami optimis kedepan jumlah tersebut akan meningkat karena hasilnya sangat memuaskan. Kami harap PKT bisa terus memperluas program ini, agar petani kami bisa kembali bangkit dan mengoptimalkan sektor pertanian," ujar Heri.

Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, menyambut optimis realisasi program Makmur yang terbukti mampu meningkatkan sekaligus mendorong produktivitas hasil pertanian masyarakat.

Dikatakannya, program ini sejalan dengan langkah Pemkab Bulungan untuk mendorong pengembangan sektor pertanian guna mewujudkan kedaulatan pangan di daerah, sehingga Bulungan kedepan mampu menjadi penyangga pangan bagi Kaltara maupun Ibu Kota Negara (IKN) yang akan dibangun di Kalimantan Timur.

"Maka dari itu, intensifikasi lahan maupun peningkatan produktivitas hasil pertanian menjadi hal prioritas di Kaltara dan Bulungan pada khususnya, untuk terus dikembangkan agar kebutuhan pangan mampu terpenuhi dengan baik," kata Ingkong Ala.

Dirinya pun berharap program Makmur PKT dapat terus berperan melalui sinergi dengan Pemerintah Daerah, sehingga produktivitas pertanian Bulungan semakin meningkat dan merata di seluruh wilayah. Begitu pula dengan petani, dapat semakin berdaya sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dalam mendukung pengembangan perekonomian daerah melalui komoditas unggul.

"Kami ucapkan terima kasih atas dukungan PKT untuk memajukan sektor pertanian di Bulungan, hingga berhasil meningkatkan produktivitas padi masyarakat. Hal ini mengingat sektor pangan dan pertanian memiliki potensi untuk dikembangkan, sehingga kesejahteraan petani pun bisa lebih meningkat," pungkas Ingkong Ala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disahkan AGM, Proyek Pembangunan Pabrik Penggilangan Padi di PPU Dibatalkan Pemkab, Alasannya Karena Defisit

Disahkan AGM, Proyek Pembangunan Pabrik Penggilangan Padi di PPU Dibatalkan Pemkab, Alasannya Karena Defisit

Kaltim | Sabtu, 05 Maret 2022 | 18:32 WIB

Tahun Ini, Aceh Targetkan Produksi 1,8 Juta Ton Padi

Tahun Ini, Aceh Targetkan Produksi 1,8 Juta Ton Padi

Sumut | Sabtu, 05 Maret 2022 | 16:35 WIB

Produksi Padi di Bumi Mulawarman pada 2021 Diperkirakan Turun 6,77 Persen, Terjadi di 3 Daerah Termasuk IKN Nusantara

Produksi Padi di Bumi Mulawarman pada 2021 Diperkirakan Turun 6,77 Persen, Terjadi di 3 Daerah Termasuk IKN Nusantara

Kaltim | Kamis, 03 Maret 2022 | 14:29 WIB

Terkini

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:38 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:25 WIB

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:05 WIB

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB