Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Ambles 6 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2022 | 07:42 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi, Kini Ambles 6 Persen
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak anjlok lebih dari 6 persen ke level terendah dalam hampir tiga minggu, pada perdagangan Selasa, karena ketakutan gangguan pasokan mulai mereda dan melonjaknya kasus Covid-19 di China memicu kekhawatiran permintaan.

Mengutip CNBC, Rabu (16/3/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup merosot USD6,99, atau 6,5 persen menjadi USD99,91 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), menyusut USD6,57, atau 6,4 persen menjadi menetap di posisi USD96,44 per barel.

Kedua kontrak itu ditutup di bawah USD100 per barel untuk pertama kalinya sejak akhir Februari.

Brent jatuh serendahnya USD97,44 selama sesi Selasa dan WTI menyentuh USD93,53, level terendah sejak 25 Februari.

Kedua kontrak bergerak mendekati wilayah jenuh jual sejak Desember.

Brent dan WTI berada dalam kondisi jenuh beli baru-baru ini pada awal Maret, ketika keduanya mencapai level tertinggi 14 tahun setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Sejak itu, Brent kehilangan hampir USD40 dan WTI jatuh lebih dari USD30.

Penurunan tajam pada sesi Selasa terjadi ketika Rusia mengatakan telah menerima jaminan tertulis bahwa mereka dapat melakukan pekerjaannya sebagai pihak dalam kesepakatan nuklir Iran, menunjukkan Moskow akan mengizinkan pakta 2015 diberlakukan kembali.

Pembicaraan untuk menghidupkan kembali perjanjian nuklir tersebut, yang akan mendorong pencabutan sanksi terhadap sektor minyak Iran dan memungkinkan Teheran untuk melanjutkan ekspor minyak mentah, baru-baru ini terhenti karena tuntutan Rusia.

Pada saat bersamaan, negosiator Ukraina, Selasa, mengatakan pembicaraan dengan Rusia mengenai gencatan senjata dan penarikan pasukan Rusia dari Ukraina sedang berlangsung.

Akibat invasi Rusia, yang disebutnya sebagai "operasi khusus", sanksi Barat terhadap Moskow tak mampu menghalangi China dan India membeli minyak mentah Rusia.

Penurunan harga yang curam pada sesi Selasa mengejutkan beberapa analis.

"Walau laporan perundingan yang menjanjikan (antara Rusia dan Ukraina) akan disambut, sulit untuk melihat bagaimana kedua pihak pada tahap ini akan siap untuk membuat konsesi yang dapat diterima oleh pihak mana pun," kata catatan penelitian dari Kpler.

"Dalam situasi saat ini, sulit untuk melihat bagaimana harga minyak mentah tidak under-priced." Sebut Kpler.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia-Ukraina Mulai Damai, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 5 Persen

Rusia-Ukraina Mulai Damai, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 5 Persen

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2022 | 08:42 WIB

Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi, Jubir Erick Thohir Sindir Orang Kaya Masih Pakai Pertalite

Harga Minyak Dunia Bertahan Tinggi, Jubir Erick Thohir Sindir Orang Kaya Masih Pakai Pertalite

Bisnis | Senin, 14 Maret 2022 | 18:33 WIB

Kenaikan Harga Minyak Momentum Gunakan BBM Kualitas Tinggi

Kenaikan Harga Minyak Momentum Gunakan BBM Kualitas Tinggi

Bisnis | Senin, 14 Maret 2022 | 11:54 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB