Melepas Harga Eceran Minyak Goreng ke Pasar Adalah Kesalahan Fatal

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 17 Maret 2022 | 13:07 WIB
Melepas Harga Eceran Minyak Goreng ke Pasar Adalah Kesalahan Fatal
Ekonom Indef (Institute for Development of Economics and Finance) Bhima Yudhistira. [Suara.com / Adhitya Himawan]

Suara.com - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira Adhinegara menyebut akan ada efek domino setelah pemerintah menyerahkan harga minyak goreng kemasan diserahkan dengan mekanisme pasar.

Salah satunya, pegadang atau produsen bisa sesuka-sukanya menetapkan harga minyak goreng kemasan ke konsumen. Sehingga, bisa saja nanti minyak goreng kemasan makin lebih tinggi.

"Apalagi melepas minyak goreng kemasan ke mekanisme pasar, harganya bisa lebih tinggi lagi," ujarnya saat dihubungi, Kamis (17/3/2022).

Terlebih, lanjut Bhima, sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri yang mana bisa akan lebih tinggi lagi harga minyak goreng kemasan.

Ia pun memperkirakan, harga minyak goreng kemasan bisa naik sebesar 20% pada bulan Ramadhan, sedang jelang Idul Fitri harga minyak goreng kemasan akan kembali naik 40%.

"Jadi melepas harga ke pasar kebijakan yang fatal ya, karena yang dirugikan kelas menengah, karena daya belinya belum bisa balik sebelum pandemi," ucap dia.

Selain itu, tambah Bhima, dengan naiknya harga minyak goreng kemasan, maka akan ada pergeseran konsumsi ke minyak goreng curah. Akibatnya, minyak goreng curah akan banyak dicari dan akan kembali langka.

"Jadi kalau minyak goreng curah yang subsidi, satu berarti ada pergeseran migrasi dari minyak goreng kemasan ke minyak goreng subisidi," imbuh dia.

Sebelumnya, Pemerintah mengubah skema penetapan harga minyak goreng curah maupun kemasan. Ke depan, hanya minyak goreng curah saja yang ditetapkan harga eceran tertinggi (HET), sedangkan minyak goreng kemasan akan diserahkan produsen untuk penetapan harganya.

baca juga

Artinya, produsen bebas menetapkan harga minyak goreng kemasan yang dijual ke masyarakat.

"Jadi, mengembalikan ke harga pasar sementara untuk minyak goreng curah HET menjadi Rp 14.000 per liter. Harga pasar untuk kemasan artinya diserahkan ke produsen," ujar Oke saat dihubungi, Rabu (16/3/2022).

Oke melanjutkan, dalam kebijakan HET tersebut harga minyak goreng curah tersebut naik dari Rp 11.500 per liter menjadi Rp 14.000 per liter.

"Benar (dicabut) tapi tidak semuanya hanya HET kemasan. Untuk curah diubah menjadi Rp 14.000 per liter," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Goreng di Siak Susah Dicari, Warga: Sekali Ada Harganya Capai Rp25.000 Seliter

Minyak Goreng di Siak Susah Dicari, Warga: Sekali Ada Harganya Capai Rp25.000 Seliter

Riau | Kamis, 17 Maret 2022 | 13:05 WIB

Minyak Goreng Mendadak Melimpah Usai HET Dicabut, Legislator PPP Curiga Ada Yang Sengaja Nahan Pasokan

Minyak Goreng Mendadak Melimpah Usai HET Dicabut, Legislator PPP Curiga Ada Yang Sengaja Nahan Pasokan

News | Kamis, 17 Maret 2022 | 13:05 WIB

Dampak Pencabutan HET Minyak Goreng Rp14 Ribu, Minyak Goreng di Minimarket Jogja Sentuh Rp24 Ribu

Dampak Pencabutan HET Minyak Goreng Rp14 Ribu, Minyak Goreng di Minimarket Jogja Sentuh Rp24 Ribu

Jogja | Kamis, 17 Maret 2022 | 13:01 WIB

Terkini

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

Kasus Korupsi Bea Cukai: Dedi Congor Batal Diperiksa KPK, Kembali Berdalih Sakit

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

Breaking News! Belasan Siswa SD Negeri di Medan Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap MBG

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Bobby Nasution soal Ijazah Gibran: Saran Saya Sekalian Permasalahkan Sarjananya

Bobby Nasution soal Ijazah Gibran: Saran Saya Sekalian Permasalahkan Sarjananya

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Oppo A7 Pro Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,49 Juta

Oppo A7 Pro Series Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,49 Juta

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Peternak Tak Usah Impor Lagi, 5 Pabrik Pakan Ternak Mau Dibangun

Peternak Tak Usah Impor Lagi, 5 Pabrik Pakan Ternak Mau Dibangun

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:52 WIB

26 Orang Menasihati Prabowo, Seberapa Besar Pengaruh Wantimpres?

26 Orang Menasihati Prabowo, Seberapa Besar Pengaruh Wantimpres?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Kasak-kusuk DPR Masih Jajaki Opsi Pansus hingga Hak Angket Gibran

Kasak-kusuk DPR Masih Jajaki Opsi Pansus hingga Hak Angket Gibran

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Four Hands, Two Sonatas: Persaingan, Persahabatan, dan Ambisi Meraih Mimpi

Four Hands, Two Sonatas: Persaingan, Persahabatan, dan Ambisi Meraih Mimpi

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Bukan Sekadar Hiasan: 4 Rekomendasi Kristal Populer untuk Tarik Rezeki dan Picu Ketenangan Batin

Bukan Sekadar Hiasan: 4 Rekomendasi Kristal Populer untuk Tarik Rezeki dan Picu Ketenangan Batin

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Persija dan Persib Kembali Beraksi, Simak Jadwal Lengkap Super League Pekan Keempat

Persija dan Persib Kembali Beraksi, Simak Jadwal Lengkap Super League Pekan Keempat

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×