Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Setelah Terus Turun, Harga Emas Dunia Kembali Menguat

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2022 | 08:25 WIB
Setelah Terus Turun, Harga Emas Dunia Kembali Menguat
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin, karena pertempuran di Ukraina mendorong permintaan untuk aset safe-haven  itu, sementara investor terus mengawasi pembicaraan damai Moskow-Kyiv.

Mengutip CNBC, Selasa (22/3/2022) harga emas di pasar spot naik 0,5 persen menjadi USD1.931,16 per ounce. Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman April sebagian besar menetap tidak berubah di USD1.929,50 per ounce.

"Eskalasi lain seputar Ukraina akan mendorong aliran safe haven yang signifikan ke emas, bahkan lindung nilai inflasi bergerak jika kita melihat sanksi yang memicu lonjakan komoditas lain," kata Craig Erlam, analis OANDA.

"Eusia dan Ukraina mendekati kesepakatan mengenai isu-isu kritis", tutur Menteri Luar Negeri Turki, Minggu, tetapi permintaan untuk aset berisiko mundur dan harga minyak melesat karena pertempuran berlanjut.

Kendati rumor potensi kompromi selama akhir pekan lalu membawa harga emas turun dari level tertingginya, "Launching pada emas berikutnya adalah area USD1.900," kata Rob Lutts, CIO Cabot Wealth Management.

Pekan lalu, emas jatuh lebih dari 3 persen di tengah harapan untuk kemajuan dalam pembicaraan dan kenaikan suku bunga Amerika.

Presiden Bank Federal Reserve Atlanta, Raphael Bostic, Senin, mengatakan dia terbuka untuk pengetatan kebijakan yang lebih agresif, sambil memperkirakan enam kenaikan suku bunga untuk tahun 2022.

Pasar menyiratkan peluang 50-50 untuk kenaikan setengah poin pada pertemuan Mei dan peluang yang lebih besar lagi di Juni.

"Bahkan jika perkiraan kenaikan suku bunga The Fed menjadi kenyataan, inflasi akan tetap di depan, dan suku bunga riil negatif, menjaga lingkungan positif untuk emas dalam jangka menengah," tulis analis Heraeus.

Sementara itu harga perak di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD25,15 per ounce, platinum melonjak 1,7 persen menjadi USD1.038,98 per ounce, sementara paladium melambung 3,2 persen menjadi USD2.569,68 per ounce. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 983.000/Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 983.000/Gram

Bisnis | Senin, 21 Maret 2022 | 09:35 WIB

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 991.000 Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 991.000 Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 09:29 WIB

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Justru Menguat

The Fed Kerek Suku Bunga, Harga Emas Justru Menguat

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB