Putus Listrik Sekretariat Keluarga TNI AD, Pelanggan Curhat Dipalak Petugas PLN, Bayar Tunggakan ke Rekening Pribadi

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Rabu, 23 Maret 2022 | 21:41 WIB
Putus Listrik Sekretariat Keluarga TNI AD, Pelanggan Curhat Dipalak Petugas PLN, Bayar Tunggakan ke Rekening Pribadi
Ilustrasi petugas PLN pasang jaringan listrik. (Ist)

Suara.com - Pelanggan PLN mengalami kejadian mengenakan dalam hal pelayanan. Pasalnya, pelanggan tiba-tiba ditagih untuk membayar tagihan listrik ke rekening pribadi petugas PLN.

Hal ini dialami oleh Sahata Tobing, penjaga Sekretariat Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Bahkan, listrik sekretariat tersebut dipadamkan sepihak oleh PLN.

Sahata mengatakan, peristiwa ini terjadi pada bulan Februari lalu, setelah dirinya membayar tagihan listrik. Namun, setelah membayar listrik sekretariat tersebut tiba-tiba diputus sepihak tanpa pemberitahuan.

"Saya cek ke PLN, terus di PLN  di-jelasin, bahwa masih ada tunggakan November-Desember, tapi saya heran kalau ada tunggakan kenapa bulan Februari bisa bayar, harusnya kan enggak bisa," ujarnya kepada Suara.com, Rabu (23/3/2022).

Setelah mendatangin PLN, Sahata juga mendapat penjelasan bahwa pembayaran tagihan November dan Desember telah ditalangi oleh petugas PLN. Namun penalangan itu tanpa pemberitahuan dari pihak PLN.

"Padahal kami enggak nyuruh, tapi denger-denger mereka yang nagih itu kejar target, makanya nalangin dulu, takut dipecat atau apa," ucap dia.

Sahata mengaku, pembayaran tagihan listrik sekretariat memang biasanya dirapel yang dibayarkan setiap tiga bulan. Setiap bulannya, ungkap dia, nilai tagihan listrik sekitar Rp 4 juta per bulan.

"Biasanya sih bayarnya ditransfer langsung, ini belum dibayar, tiba-tiba mereka bayar dulu," kata dia.

Sahata menyebut, sebelum pemadaman, sekitar tiang listrik di sekretariat tersebut juga dipasang alat yang bisa memadamkan listrik.

baca juga

"Saya tanya kenapa dipasang itu tugasnya PLN, waktu dipasang jelasin itu untuk diputus listrik," imbuh dia.

Dalam hal ini, Sahata menambahkan, sebenarnya pihaknya ingin membayar tagihan bulan November dan Desember, asalkan langsung membayar ke PLN dan tidak membayar ke rekening pribadi dari petugas PLN.

"Sebenarnya mau bayar kalau langsung, nggak direkening pribadi petugas. Kalau nggak salah tagihannya sekitar lebih dari Rp 8 juta dari dua bulan tersebut," pungkas dia. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meriahkan Sidang Transisi Energi G20, KESDM dan PLN Gelar Parade Motor Listrik

Meriahkan Sidang Transisi Energi G20, KESDM dan PLN Gelar Parade Motor Listrik

News | Rabu, 23 Maret 2022 | 20:13 WIB

Kurangi Emisi di Indonesia, Kementerian ESDM Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik

Kurangi Emisi di Indonesia, Kementerian ESDM Dorong Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik

Jogja | Rabu, 23 Maret 2022 | 17:03 WIB

Pelaku Usaha di Batam Mengeluh Merugi Sejak Pemadaman Listrik Bergilir PLN

Pelaku Usaha di Batam Mengeluh Merugi Sejak Pemadaman Listrik Bergilir PLN

Batam | Selasa, 22 Maret 2022 | 13:10 WIB

Pro Kontra Akun PLN Sarankan Air Fryer Pengganti Minyak Goreng: Atasi Masalah Dengan Masalah

Pro Kontra Akun PLN Sarankan Air Fryer Pengganti Minyak Goreng: Atasi Masalah Dengan Masalah

News | Selasa, 22 Maret 2022 | 12:52 WIB

Terkini

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

×