Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Lulusan BP3IP Diharapkan Bantu Wujudkan Program Poros Maritim Dunia

Iwan Supriyatna

Senin, 04 April 2022 | 08:23 WIB
Lulusan BP3IP Diharapkan Bantu Wujudkan Program Poros Maritim Dunia
Pelantikan perwira transportasi pelayaran ke-59.

Suara.com - Pemerintah melalui program Nawa Cita menggagas penguatan jati diri bangsa Indonesia sebagai negara maritim denggan visi mengembalikan kejayaan maritim. Dan salah satu langkahnya adalah tengah dipersiapkan sumber daya manusia (SDM) dibidang transportasi laut yang mumpuni.

Untuk itu, kampus Kementerian Perhubungan, Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta meminta lulusannya membantu mewujudkan agar Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur BP3IP Jakarta, Ahmad pada saat pelantikan perwira transportasi pelayaran ke-59 di Jakarta, akhir pekan lalu. Dengan mengusung tema "Through the 59th Bon Voyage We Are Committed to Rebuilding Indonesia Maritime", dirinya menekankan pentingnya SDM yang kompeten dan unggul untuk mewujudkan transportasi yang terkoneksi, andal, selamat, aman dan nyaman serta mendukung terwujudnya Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Sejak awal pemerintahan, Presiden Jokowi dengan program Nawa Cita telah menggagas penguatan jati diri Indonesia sebagai negara maritim. Presiden juga memiliki visi untuk mengembalikan kejayaan maritim Indonesia yang dapat dicapai dengan melakukan pembangunan sektor maritim. Untuk itu kami mengharapkan para lulusan perwira transportasi dapat membantu mewujudkan program pemerintah tersebut," kata Ahmad ditulis Senin (4/4/2022).

Ia juga menambahkan bahwa di awal tahun 2022 ini, Presiden Jokowi menetapkan misi Indonesia menjadikan poros maritim dunia dilanjutkan. Dengan ditetapkannya Peraturan Presiden (Perpres) No. 34 Tahun 2022 tentang Rencana Aksi Kebijakan Kelautan Indonesia Tahun 2021-2025. Aturan ini melanjutkan dari Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Kelautan Indonesia. 

"Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya Sumadi berharap agar seluruh pihak terkait dapat berpartisipasi aktif mendukung misi program tersebut. Termasuk para lulusan kampus yang ada dibahwa kementerian, dimana BP3IP ada dalamnya," kata Ahmad.

Dirinya juga menjelaskan dalam rangka membangkitkan dunia maritim Indonesia, diperlukan peningkatan industrialisasi, penyiapan SDM yang unggul, sarana prasarana yang berbasis teknologi, serta dukungan good governance dan regulasi serta iklim investasi yang kondusif. Untuk menunjang hal tersebut diperlukan SDM yang unggul dalam memenuhi kebutuhan transportasi yang terkoneksi, andal, selamat, aman, dan nyaman.

"Karenanya, BP3IP adalah salah satu lembaga diklat kepelautan milik pemerintah yang bergerak dalam pelayanan jasa pendidikan pelaut sebagaimana yang tertuang dalam tugas dan fungsi BP3IP berdasarkan KM 58 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja BP3IP dan berniat untuk terus menjadi penyedia jasa pendidikan kepelautan yang berkualitas sebagaimana tergambar dalam visi, misi dan komitmen manajemen BP3IP," kata pria yang pernah menjabat sebagai DirekturKesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) ini.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penyelenggaraan BP3IP Jakarta, P. Marcello Lopulalan menjelaskan bahwa Bon Voyage ke 59 ini pihanya  pada melantik 62 orang perwira transportasi. Itu terdiri dari 39 wisudawan lulusan program Diklat Pelaut Tingkat I Keahlian Nautika dan 23 wisudawan Diklat Pelaut Tingkat I Keahlian Teknika.

baca juga

"Para lulusan telah mengikuti pendidikan dan pelatihan sehingga berhak mendapatkan Surat Pendidikan dan Pelatihan Kepelautan (SPPK) Tingkat I Nutika dan Teknika, serta sertifikat keahlian pelaut berupa Certificate of Competency (COC) dan Certificate of Endorsement (COE) yang sangat dibutuhkan untuk bekerja di atas kapal," katanya.

Marcello juga menjelaskan bahwa sebagai salah satu lembaga diklat yang mencanangkan motto 'Terunggul dan Terdepan pihaknya senantiasa bekerja keras dan melayani dengan senang hati untuk menjadi mitra terpercaya dan mampu memberikan manfaat yang sebesar–besarnya kepada para pelaut maupun pengguna jasa lainnya. Dalam berperan serta untuk menciptakan lulusan diklat pelaut unggulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Ini Jadwal Kapal dari Bontang Tujuan Sulsel Jelang Ramadan

Catat! Ini Jadwal Kapal dari Bontang Tujuan Sulsel Jelang Ramadan

Kaltim | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:40 WIB

KRI Surabaya dan KRI Dewaruci Berlabuh di Dermaga Lanal Palu

KRI Surabaya dan KRI Dewaruci Berlabuh di Dermaga Lanal Palu

Foto | Jum'at, 25 Maret 2022 | 09:00 WIB

Sepi Penumpang, Pelaku Usaha Transportasi Karimun Minta Buka Jalur Pelayaran dari Malaysia

Sepi Penumpang, Pelaku Usaha Transportasi Karimun Minta Buka Jalur Pelayaran dari Malaysia

Batam | Rabu, 16 Maret 2022 | 08:00 WIB

Terkini

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Apa Tugas Komisaris di Perusahaan? Aspri Raffi Ahmad hingga Aktivis Muda Bisa Duduk di Posisi Ini

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:29 WIB

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

×