Alasan Pemerintah Kenapa Tak Pernah Turunkan Harga BBM Saat Harga Minyak Dunia Murah

Erick Tanjung, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 04 April 2022 | 15:07 WIB
Alasan Pemerintah Kenapa Tak Pernah Turunkan Harga BBM Saat Harga Minyak Dunia Murah
Ilustrasi - BBM milik PT Pertamina Persero. Antara/HO-Pertamina

Suara.com - PT Pertamina Persero resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak/BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) pada 1 April 2022.

Berdasarkan pengumuman resmi perseroan, harga Pertamax per 1 April naik menjadi di kisaran Rp12.500 sampai Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp9.000 sampai Rp9.400 per liter. Kenaikan ini dipicu melejitnya harga minyak dunia yang hingga kini menembus USD100 per barel.

Namun sebagian masyarakat menilai kenapa ketika harga minyak dunia turun, seperti yang terjadi pada awal pandemi Covid-19, harga BBM tak kunjung turun juga?

Menanggapi hal ini Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu mengatakan karena selama ini Pertamina menjual BBM di bawah harga keekonomian, alias dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari kondisi pasar.

"Karena memang hampir tidak pernah harga kita di SPBU itu di atas harga keekonomian. Jadi memang selalu harga kita adalah harga yang di bawah harga keekonomian," kata Febrio dalam acara Macroeconomic Update 2022, Senin (4/4/2022).

Dia juga bilang bahwa harga minyak dunia juga sempat turun pada awal Maret 2020, bahkan sampai tercatat minus. Namun kala itu Pertamina tidak menurunkan harga jual BBM-nya dikarenakan penurunan tersebut hanya terjadi hanya dalam waktu singkat.

"Pernah beberapa bulan di tahun tertentu waktu 2020 ketika harga minyak bumi jauh sekali turunnya, itu ada beberapa bulan. Tapi nggak lama kemudian balik ke mekanisme subsidi, balik ke mekanisme bahwa harga yang diberikan ke masyarakat itu lebih rendah dari harga keekonomiannya," katanya.

Sekedar informasi, harga minyak dunia melemah di awal perdagangan Asia, Senin pagi, setelah Uni Emirat Arab dan kelompok Houthi menyambut gencatan senjata yang akan menghentikan operasi militer di perbatasan Saudi-Yaman.

Kondisi ini mengurangi beberapa kekhawatiran tentang potensi masalah pasokan. Penurunan awal pekan ini terjadi setelah harga minyak anjlok sekitar 13 persen minggu lalu, pelemahan mingguan terbesar dalam dua tahun.

baca juga

Mengutip CNBC, Senin (4/4) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, turun 76 sen atau 0,73 persen menjadi USD103,63 per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, menyusut 70 sen, atau 0,71 persen menjadi USD98,57 per barel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertalite Makin Langka, Masyarakat Waspada Pertamax Oplosan

Pertalite Makin Langka, Masyarakat Waspada Pertamax Oplosan

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 14:56 WIB

Punya Piutang Rp100 Triliun pada Pertamina, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Strategis

Punya Piutang Rp100 Triliun pada Pertamina, Pemerintah Diminta Tunda Proyek Strategis

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 12:50 WIB

Air Mata Puan Maharani Saat Tolak BBM Era SBY Disorot, Pengamat: Pencitraan Semata

Air Mata Puan Maharani Saat Tolak BBM Era SBY Disorot, Pengamat: Pencitraan Semata

News | Senin, 04 April 2022 | 09:56 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×