Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Blak-blakan! Bank Indonesia Ungkap Bahaya Tukar Uang Angpao di Inang-inang

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Senin, 04 April 2022 | 16:36 WIB
Blak-blakan! Bank Indonesia Ungkap Bahaya Tukar Uang Angpao di Inang-inang
Penjual pecahan uang baru menunggu pembeli di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (14/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Momen Ramadhan dan Idul Fitri pastinya banyak orang yang menukarkan uang pecahan kecil untuk angpao. Momen tersebut dimanfaatkan oleh segelintir pihak untuk membuka layanan penukaran uang pecahan kecil tidak resmi di jalan-jalan atau biasa disebut Inang-inang.

Namun ternyata, terdapat sejumlah risiko jika masyarakat menukarkan uang pecahan kecil di inang-inang.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim mengatakan, bisa saja masyarakat mendapatkan uang palsu, jika menukarkan uang pecahan kecil di inang-inang.

"Kami mengimbau kepada masyarakat tukarlah uang di Bank Indonesia ataupun di perbankan (karena) pasti jumlahnya, pasti keasliannya," ujarnya dalam taklimat media, Senin (4/4/2022).

Selain itu, bisa saja masyarakat juga tidak mendapatkan nominal yang sesuai dengan jumlah uang yang ditukar.

Namun demikian, Marlison menyebut, BI tidak melarang adanya praktik penukaran uang pecahan kecil oleh segelintir pihak. Akan tetapi, ia meminta pemerintah daerah untuk melakukan pembatasan dalam layanan tersebut.

"Kami bekerja sama dengan pihak dinas terkait untuk melakukan semacam mengimbau untuk melakukan pembatasan dalam penjaja uang tersebut," ucap dia.

Sebelumnya, BI kembali membuka layanan penukaran pecahan kecil lewat mobil kas perbankan. Layanan ini mulai dibuka pada 18-29 April 2022 mendatang.

Adapun, khusus Jabodebek mobil kas perbankan ada di simpul-simpul transportasi seperti Stasiun dan Terminal diantaranya di Stasiun Gambir ada di BCA, BRI, BJB, dan BTN.

baca juga

Kemudian, Terminal Kampung Rambutan ada BCA, Bank OCBC NISP, CIMB Niaga. Terminal Pulo Gebang ada Bank Mandiri, Bank Mega, Bank Permata. Terminal Kalideres ada BNI, Sinarmas dan Maybank. Masyarakat bisa langsung ke lokasi mobil kas keliling yang tersedia tanpa syarat KTP hingga vaksin.

Sedangkan, untuk layanan kas keliling BI, masyarakat hanya perlu mendaftar terlebih dahulu di aplikasi web PINTAR.

Dalam aplikasi web itu, masyarakat tinggal memilih lokasi, jam, dan pecahan jumlah yang ditukar.

Kemudian, masyarakat bawa bukti pemesanan dan bawa uang sesuai jumlah dan dilayani, sehingga masyarakat tidak perlu berdesak-desakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Indonesia Kembali Buka Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil Buat lebaran, Catat Syaratnya

Bank Indonesia Kembali Buka Layanan Penukaran Uang Pecahan Kecil Buat lebaran, Catat Syaratnya

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 14:36 WIB

Akhir Maret, Modal Asing Sebesar Rp 0,98 Triliun Masuk Lagi ke Indonesia

Akhir Maret, Modal Asing Sebesar Rp 0,98 Triliun Masuk Lagi ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 01 April 2022 | 18:38 WIB

Kebutuhan Uang Kartal di Sumut pada Ramadhan-Idul Fitri Capai Rp 5,25 Triliun

Kebutuhan Uang Kartal di Sumut pada Ramadhan-Idul Fitri Capai Rp 5,25 Triliun

Sumut | Kamis, 31 Maret 2022 | 18:13 WIB

Inflasi Sumsel Terjaga di Awal Tahun, Warga Diminta Tidak Belanja Berlebihan Saat Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri

Inflasi Sumsel Terjaga di Awal Tahun, Warga Diminta Tidak Belanja Berlebihan Saat Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri

Sumsel | Kamis, 31 Maret 2022 | 08:27 WIB

Terkini

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:35 WIB

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:13 WIB

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB